Menemukan Akar Kecemasan Matematika itu perlu dilakukan sejak anak-anak. Ketika anak-anak mampu memandang diri mereka sebagai ahli matematika, mereka cenderung lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan matematika yang lebih kompleks.
Menurut penelitian, perasaan negatif terhadap matematika dapat muncul sejak masa taman kanak-kanak. Ketika siswa mencapai jenjang sekolah menengah, banyak yang mulai merasa bahwa mereka “bukan orang matematika,” seperti yang dijelaskan oleh Kasi Allen dan Kemble Schnell dalam jurnal Math Teaching in Middle School.
“Saat mereka seharusnya melihat matematika sebagai alat yang kuat untuk memahami dunia, banyak siswa justru terjebak dalam pola pikir sempit, mitos yang salah tentang matematika, serta hubungan yang tidak harmonis dengan subjek ini. Hal ini memengaruhi jalur pendidikan dan karier mereka di masa depan,” tulis Allen dan Schnell.
Namun, awal masa remaja adalah waktu yang unik dalam perkembangan siswa. Di fase ini, siswa mulai membangun identitas diri, termasuk dalam bidang akademik. Dengan pendekatan pengajaran yang tepat, guru dapat menciptakan lingkungan kelas yang mendukung perkembangan positif dalam matematika, saran Allen dan Schnell.
Tentunya di kelas ada ataupun bahkan banyak siswa merasa mereka tidak pandai matematika. Identitas ini berkembang di kelas dan sekolah kita. Para guru untuk mengubah agar siswa dapat mengenali kekuatan mereka dalam matematika dan mendorong rasa percaya bahwa mereka mampu.
Paige Tutt (2023) menyampaikan beberapa cara yang dapat digunakan guru untuk membantu siswa membangun identitas matematika yang positif.
1. Identifikasi Kekuatan Matematika
Pernyataan seperti “Saya tidak pandai matematika” sering kali menyembunyikan makna yang lebih penting, misalnya, “Saya kesulitan menghitung keliling/luas daerah suatu objek.” Identitas matematika, menurut Aristotle meliputi seorang guru matematika, bersifat kompleks dan mencakup berbagai aspek, seperti geometri, aljabar, atau pecahan.
Guru dapat meminta siswa untuk mengidentifikasi keunggulan mereka dalam matematika, yang disebut “kekuatan matematikanya”. Misalnya, siswa yang pandai membuat grafik persamaan linear dapat menuliskannya sebagai kekuatan mereka. Daftar ini kemudian dapat dipajang di kelas, sehingga siswa merasa memiliki “pakar” yang dapat mereka jadikan rujukan.
2. Hubungkan Matematika dengan Kehidupan Sehari-hari
Sering kali, matematika dianggap sebagai serangkaian langkah yang harus dihafal dan diikuti. Untuk mengubah pandangan ini, guru memperkenalkan aplikasi matematika dalam kehidupan nyata.
Contohnya, siswa dapat mempraktikkan matematika dengan bermain peran, seperti sebagai penjual dan pembeli bersama teman-teman, lengkap dengan perhitungan harga, keuntungan, dan kembaliannya. Aktivitas ini membuat matematika terasa relevan dan menyenangkan.
3. Perjalanan Matematika Siswa
Meminta siswa menulis "ingatan" matematika, seperti “otobiografi matematika,” adalah cara efektif untuk mendorong refleksi diri. Siswa dapat berbagi bagaimana hubungan mereka dengan matematika telah berkembang, serta tantangan yang mereka hadapi.
Bisa juga membuat mathografi, di mana siswa menggambar atau membuat karya seni yang mencerminkan bagaimana mereka melihat diri mereka sebagai matematikawan. Mereka juga dapat menambahkan kekuatan, tantangan, dan tujuan mereka untuk tahun ini.
4. Petakan Emosi terhadap Matematika
Menggunakan alat seperti roda perasaan atau awan kata dapat membantu siswa mengekspresikan bagaimana mereka merasa tentang matematika. Misalnya, guru dapat meminta siswa berbagi kata-kata yang mereka asosiasikan dengan matematika, lalu mengamati polanya bersama-sama.
5. Tantang Keyakinan Siswa tentang Matematika
Beberapa siswa menganggap matematika sebagai kumpulan aturan yang tidak dapat diganggu gugat. Menurut Leatham dan Hill, keyakinan ini dapat membuat siswa merasa kewalahan. Guru dapat mengajak siswa berdiskusi tentang apa artinya menjadi “pandai matematika,” menggunakan deskripsi seperti “kreatif” atau “bermotivasi.”
6. Kembangkan Pola Pikir Positif
Menekankan pentingnya pola pikir fleksibel. Guru dapat mencontohkan optimisme dengan menggunakan kalimat seperti, “Ini tantangan yang sulit, tapi lihat apa yang bisa kita capai!”
7. Eksplorasi Perasaan Siswa terhadap Matematika
Bay-Williams menyarankan kegiatan sederhana seperti menggambar garis dengan ujung “rasa sakit” di satu sisi dan “menyenangkan” di sisi lain. Siswa menandai posisi mereka di sepanjang garis ini dan mendiskusikan alasan di balik pilihan mereka.
8. Dokumentasikan Keberhasilan Siswa
Identitas matematika yang positif dapat diperkuat dengan mencatat dan merayakan pencapaian siswa. Siswa dapat membuat “arsip keberhasilan” yang mencakup tugas yang telah diselesaikan, tantangan yang telah diatasi, dan pencapaian lainnya. Mereka dapat membuatnya sendiri dengan hanya menuliskan kata keberhasilan di atasnya, atau mempersonalisasinya dengan cara yang menggambarkan keberhasilan bagi mereka. Sesering mungkin, idealnya setiap hari, ingatkan siswa untuk menambahkan contoh pekerjaan mereka ke dalam map yang "mendukung definisi keberhasilan pribadi mereka," mulai dari tugas dan pekerjaan yang diselesaikan hingga dokumentasi saat mereka mempelajari sesuatu. Berkas tersebut dapat ditinjau secara berkala.
Referensi
Paige Tutt. 2023. Getting to the Root of Math Anxiety
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2286206107
dari materi di atas, dapat kita ketahui bahwa pentingnya mengubah cara pandang anak terhadap matematika yang berguna untuk mengatasi kecemasan yang sering muncul. mungkin beberapa dari kita memiliki pengalaman negatif di masa lalu sehingga kita juga mengira bahwa matematika itu adalah suatu hal yang perlu dihindari. oleh karena itu kita bisa membangun persepsi baru untuk kita dan juga anak terhadap matematika. mulai dari pentingnya penciptaan lingkungan yang positif dan mendukung, salah satu cara tersebut adalah untuk mengubah cara pandang untuk memperkenalkan matematika sebagai sesuatu yang menyenangkan dan relevan dalam kehidupan sehari-hari
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
Npm : 2286206107
kita bisa melibatkan anak dalam aktivitas yang menggabungkan permainan dan matematika sehingga peserta didik atau anak dapat melihat aplikasi praktis sederhana dari konsep-konsep matematika. contohnya menggunakan perhitungan dalam aktivitas memasak mulai dari takaran ukuran hingga lamanya dalam memasak dan hal itu membantu anak kemari matematika dengan cara yang lebih menyenangkan
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
Npm : 2286206107
pasukan lainnya juga adalah pentingnya komunikasi yang terbuka antar orang tua guru lain dan juga pastinya kepada peserta didik. pentingnya diskusi tentang perasaan mereka terhadap matematika akan membantu kita untuk mengidentifikasi sumber kecemasan dan juga mencarikan mereka solusi, dengan adanya diskusi kita bisa mendengarkan pengalaman anak ataupun permasalahan yang ada di rumah terkait ketakutan mereka akan hal matematika, pentingnya orang dewasa dapat memberikan dukungan yang lebih baik dan membantu peserta didik atau anak untuk mengatasi ketakutan yang mungkin mereka miliki
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
Npm : 2286206107
dengan tips-tips di atas kita bisa menggunakan pembelajaran yang fleksibel serta berbasis pemahaman konsep yang membantu peserta didik merasa percaya diri dalam kemampuan matematika, kita bisa mengubah pembelajaran tradisional yang dulunya menunjukkan metode yang terlalu kaku dan hanya berfokus pada hafalan sehingga anak-anak semakin cemas dan memperburuk kemampuan mereka
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
Npm : 2286206107
inilah pentingnya mengubah cara pandang anak terhadap matematika bahwa pendidikan matematika harus lebih dari sekedar angka dan rumus, ini harus melibatkan pengembangan pola pikir yang positif dan percaya diri dimulai dari kita sebagai pendidik dan juga sebagai calon orang tua untuk generasi yang akan datang, ya nantinya anak-anak dapat melihat bahwa matematika ini adalah alat yang berguna dan menarik dalam kehidupan mereka
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Mengubah cara pandang anak terhadap matematika adalah langkah penting untuk membantu mereka melihat pelajaran ini sebagai sesuatu yang menarik dan relevan, bukan sebagai subjek yang sulit dan membosankan. Banyak anak merasa tertekan atau takut terhadap matematika karena mereka melihatnya hanya sebagai kumpulan rumus dan angka yang sulit dipahami. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan pendekatan yang lebih menyenangkan dan menginspirasi agar mereka bisa lebih menghargai dan menikmati matematika.
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Membuat Matematika Lebih Relevan dan Kontekstual
Anak sering kali merasa matematika adalah pelajaran yang jauh dari kehidupan nyata. Untuk mengubah pandangan ini, penting untuk menghubungkan konsep-konsep matematika dengan situasi yang mereka temui sehari-hari. Contohnya:
Pecahan dengan Makanan: Menggunakan pizza atau kue untuk menjelaskan pecahan. Ini membantu anak memahami konsep pembagian atau bagian dari suatu keseluruhan dengan cara yang konkret.
Perhitungan Uang: Mengajarkan penjumlahan, pengurangan, dan perkalian dengan menggunakan uang sebagai alat bantu. Hal ini membuat anak melihat bahwa keterampilan matematika berguna dalam aktivitas sehari-hari seperti belanja.
Waktu dan Jam: Memahami waktu dengan menggunakan jam analog atau digital, yang tidak hanya mengajarkan angka tetapi juga mengembangkan keterampilan perencanaan dan pengelolaan waktu.
Ketika anak melihat bahwa matematika terlibat dalam hal-hal yang mereka sukai atau lakukan, mereka akan lebih termotivasi untuk mempelajarinya.
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Menggunakan Metode Pembelajaran yang Menyenangkan
Anak lebih cenderung merasa tertarik pada matematika jika pembelajaran dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Beberapa metode yang bisa dicoba adalah:
Permainan Matematika: Ada banyak permainan papan atau kartu yang didesain khusus untuk membantu anak belajar matematika, seperti permainan sudoku, ular tangga dengan soal matematika, atau teka-teki logika.
Aplikasi dan Alat Digital: Banyak aplikasi pembelajaran interaktif yang menyajikan soal matematika dalam bentuk game, yang membuat anak lebih terlibat dalam proses belajar tanpa merasa bosan.
Tantangan dan Kompetisi: Mengadakan lomba kecil di kelas atau di rumah, seperti siapa yang bisa menyelesaikan soal dalam waktu tertentu, bisa menambah unsur kegembiraan.
Dengan cara ini, anak belajar tanpa merasa sedang dipaksa untuk belajar dan menikmati tantangan yang diberikan.
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Memberikan Penghargaan atas Usaha, Bukan Hanya Hasil
Fokus utama dalam mengubah cara pandang anak terhadap matematika adalah mengubah persepsi mereka tentang kegagalan dan kesuksesan. Biasanya, anak merasa takut atau tertekan untuk mendapatkan nilai sempurna, yang membuat mereka enggan untuk mencoba atau menghadapi tantangan. Oleh karena itu:
Menghargai Proses: Fokuslah pada usaha anak dalam menyelesaikan masalah, bukan hanya pada jawaban akhir. Misalnya, jika seorang anak tidak dapat menyelesaikan soal tetapi telah mencoba berbagai cara, beri pujian untuk usahanya. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri mereka dan mengurangi rasa takut gagal.
Kesalahan sebagai Bagian dari Belajar: Ajarkan bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran, bukan hal yang harus dihindari. Melalui kesalahan, anak bisa belajar dan memahami konsep matematika lebih dalam.
Ketika anak merasa usaha mereka dihargai, mereka akan lebih termotivasi untuk terus berusaha dan tidak cepat menyerah.
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Menghubungkan Matematika dengan Minat Anak
Setiap anak memiliki minat atau hobi tertentu. Dengan menghubungkan matematika dengan minat tersebut, anak akan lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar. Beberapa contoh:
Musik: Banyak konsep matematika yang bisa diajarkan melalui musik, seperti ritme yang berhubungan dengan pembagian waktu, pola dalam melodi, atau frekuensi suara yang berkaitan dengan bilangan.
Olahraga: Menghitung skor atau menghitung kecepatan dan jarak dalam olahraga dapat mengajarkan konsep matematika seperti perkalian, pembagian, atau kecepatan.
Seni dan Desain: Geometri dalam seni, seperti penggunaan simetri dalam desain, atau penghitungan luas dan keliling dalam membuat karya seni, bisa membuat matematika terasa lebih menarik.
Dengan menghubungkan matematika dengan hal-hal yang anak sukai, mereka tidak hanya belajar angka, tetapi juga memahami aplikasi nyata dari matematika.
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Meningkatkan Keterlibatan dengan Kolaborasi dan Diskusi
Salah satu cara efektif untuk mengubah cara pandang anak terhadap matematika adalah dengan meningkatkan keterlibatan mereka melalui kolaborasi dan diskusi kelompok. Ketika anak-anak bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah matematika, mereka bisa saling bertukar ide dan menemukan cara-cara baru untuk menyelesaikan soal. Hal ini tidak hanya memperkuat pemahaman mereka terhadap konsep-konsep matematika, tetapi juga membuat pembelajaran lebih sosial dan menyenangkan. Kolaborasi semacam ini juga mengajarkan keterampilan komunikasi, kerjasama, dan pemecahan masalah yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Nama: Rahma Yunita
BalasHapusKelas: 5B
Npm: 2286206031
Membangun Rasa Percaya Diri Melalui Pengalaman Positif
Mengubah cara pandang anak terhadap matematika juga melibatkan membangun rasa percaya diri mereka dalam menghadapi tantangan. Dengan memberikan kesempatan bagi anak untuk berhasil melalui soal-soal yang sesuai dengan tingkat kemampuannya, serta memberikan umpan balik positif saat mereka berusaha dan belajar dari kesalahan, anak akan mulai merasa bahwa mereka mampu menguasai matematika. Pengalaman positif yang berulang-ulang dapat mengurangi rasa takut dan kecemasan mereka, sehingga mereka lebih berani untuk mencoba soal-soal yang lebih sulit. Ini membantu mereka membangun keyakinan bahwa matematika bukanlah subjek yang menakutkan, melainkan tantangan yang dapat dihadapi dengan tekad dan usaha.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM: 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Menurut saya, dari Cara yg dapat digunakan guru untuk untuk membantu siswa membangun identitas matematika positif seperti yang sudah disebutkan yakni:
1. identifikasi kekuatan manusia, lihat kemampuan siswa yang unggul dimana dan bisa didukung potensi bakat tersebut.
2. Hubungkan manusia dengan kehidupan sehari-hari, hal ini sangat berpengaruh untuk membantu memahami matematika dengan mudah karna di kehidupan sehari-hari lah kita merasakan hal itu sendiri.
3. Perjalanan matematika siswa, jangan membuat siswa menjadi takut untuk belajar matematika walaupun dia pernah salah harus didukung untuk proses keberhasilan nya.
4. Petakan emosi terhadap MTK, jangan pula selalu emosional dalam menghadapi matematika dibawa rileks akan lebih nyaman dan cari gaya belajar yang cocok dan yang membuat nyaman untuk kita lebih mudah paham.
5. Tantang keyakinan siswa tentang Matematika, siswa yang menganggap matematika remeh ataupun takut harus ditantang supaya anak itu ingin mencoba memahami matematika sesuai dengan pola belajarnya sendiri.
6. Kembangkan pola pikir positif, jangan menganggap matematika adalah hal yang negatif.
7. Eksplorasi perasaan siswa terhadap Matematika,gunakan cara yang tepat untuk berkomunikasi dengan siswa apakah yang menjadi kesulitan nya dalam memahami matematika
8. Dokumentasi keberhasilan Matematika ,jangan lupa jika ada siswa yang berhasil dalam matematika untuk selalu dimotivasi dan terus belajar dan bisa anak itu membantu untuk membangun motivasi anak lainnya.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM: 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Cara pandang anak terhadap matematika sangat mempengaruhi motivasi dan keberhasilan mereka dalam belajar. Jika anak memandang matematika sebagai sesuatu yang sulit, membosankan, atau menakutkan, maka mereka akan cenderung menghindari mata pelajaran ini. Sebaliknya, jika anak melihat matematika sebagai sesuatu yang menarik, menantang, dan berguna, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM: 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Menurut saya sebagai seorang guru perlu untuk membantu peserta didik dalam mengubah cara pandang negatif mereka terhadap matematika, seperti membuat pembelajaran matematika lebih menarik dan menyenangkan seperti mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari,adakan games ,dan gunakan media pembelajaran yang menarik seperti gambar-gamaar.Ubah pandangan negatif mereka seperti menghindari kata-kata negatif, puji usaha bukan hanya hasil dan juga jadikan kesahalan sebagai peluang.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM: 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Dalam mengubah cara pandang anak terhadap matematika perlu diingat bahwasanya setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Temukan cara yang paling efektif untuk membantu anak belajar matematika.Membangun minat anak pada matematika membutuhkan waktu dan kesabaran. Buat belajar matematika menjadi pengalaman yang positif ,dengan membuat matematika menjadi menyenangkan, anak akan lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM: 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Matematika tidak harus menjadi hal yang menakutkan. Dengan pendekatan yang tepat dan kreatif, kita bisa mengubah persepsi anak tentang matematika menjadi lebih positif. Buatlah matematika menjadi petualangan yang menyenangkan, bukan hanya sekadar tugas.
Nama: Aulia Zalzabila
BalasHapusKelas: 5D
Npm:2286206111
Kita juga bisa membuat matematika menjadi menyenangkan bagi anak dengan menghubungkan matematika dengan minat anak. Misalnya, jika anak suka olahraga, kita menunjukkan bagaimana statistik dan angka digunakan dalam analisis permainan atau olahraga. Misal permainan bola voly, dengan menghitung skor.
Nama: Aulia Zalzabila
BalasHapusKelas: 5D
Npm: 2286206111
Salah satu cara mengubah sudut pandang anak terhadap matematika adalah dengan menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengubah pandangan siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang rumit, guru perlu memperkenalkan pengaplikasian matematika dalam kehidupan nyata. Contohnya seperti bermain jual beli bersama dengan teman-teman. Siswa dapat mempraktekkan matematika dengan menggunakan perhitungan harga, keuntungan dan kembaliannya. Dengan ini, siswa akan merasa matematika Lebih relevan dan menyenangkan
Nama : syahrini
BalasHapusKelas : 5D PGSD
Npm : 2286206116
Berikut beberapa cara mengubah pandangan anak terhadap matematika:
# Membangun Minat
1. Buatlah matematika menyenangkan dengan permainan dan aktivitas.
2. Gunakan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
3. Berikan pujian dan penghargaan atas pencapaian.
4. Ciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.
5. Dorong anak untuk bertanya dan mencari jawaban.
# Mengubah Paradigma
1. Ubah pandangan bahwa matematika hanya tentang angka dan rumus.
2. Tunjukkan bahwa matematika ada di sekitar kita (alam, seni, teknologi).
3. Berikan kesempatan anak untuk mengeksplorasi konsep matematika.
4. Fokus pada pemahaman konsep, bukan hanya menghafal.
5. Berikan contoh aplikasi matematika dalam karir dan kehidupan.
# Strategi Pembelajaran
1. Gunakan metode pembelajaran aktif (diskusi, proyek, presentasi).
2. Manfaatkan teknologi (aplikasi, game, video).
3. Berikan latihan yang variatif dan menantang.
4. Dorong anak untuk membuat soal dan jawaban sendiri.
5. Berikan umpan balik konstruktif dan bimbingan.
Nama: Oktafiana Rosanta kapi
BalasHapusNpm. :2286206112
Kelas :5d
Iya benar sekali perlunya kita untuk mengetahui atau bahkan merubah cara pandang anak terhadap matematika .Solusi yang lebih tepat dapat ditemukan dengan melihat secara langsung bagaimana anak-anak menangani soal-soal matematika dan melakukan wawancara dengan anak-anak, orang tua, atau guru. Pendekatan yang lebih holistik dan berbasis observasi ini akan membantu menemukan akar masalah.
Nama : Oktafiana Rosanta kapi
BalasHapusNpm. :2286206112
Kelas. :5d
Semakin dewasa semakin mengerti matematika menggambarkan bagaimana pemahaman seseorang tentang matematika dapat berkembang seiring bertambahnya usia dan pengalaman. Ketika kita masih muda, matematika sering kali tampak sulit dan abstrak. Namun, seiring berjalannya waktu, kita akan lebih memahami konsep tersebut.
Nama : Oktafiana Rosanta kapi
BalasHapusNpm. :2286206112
Kelas. :5d
Secara keseluruhan, cara anak SD dan orang dewasa melihat matematika berbeda terletak pada tingkat abstraksi, pemahaman, dan manfaatnya bagi mereka. Ya sangat berbeda sekalai karena anak SD lebihengahar pada kesulitannya sedangkan dewasa lebih kepada cara memecahkannya. Karena mereka mengangap ini merupakan suatuasqlah yang mana harus segera di selesaikan.
Nama :oktafiana Rosanta kapi
BalasHapusNpm. :2286206112
Kelas. :5d
Sebagai guru kita harus mampu mengetahui apasaja yang di butuhkan siswa kita, untuk itu kita perlu beberapa cara. Guru dapat membantu siswanya dalam memahami matematika seperti enghubungkan dengan kehidupan sehari-hari dan lain sebagainya.Dengan cara-cara tersebut, siswa akan lebih mudah melihat matematika sebagai hal yang menarik dan relevan, serta merasa lebih percaya diri dalam mempelajarinya.
Nama : Oktafiana Rosanta kapi
BalasHapusNpm. :2286206112
Kelas. :5d
Guru mengidentifikasi siswa agar mereka mampu mengetahui dan memahami kemampuan, potensi, serta kesulitan belajar siswa dalam berbagai aspek matematika. Yang mana Proses ini sangat penting untuk menyesuaikan cara pengajaran agar efektif bagi masing-masing siswa. Beberapa cara yang dapat dilakukan guru untuk mengidentifikasi kemampuan siswa contohnya melalui tes atau ujian.
Nama : Fadia
BalasHapusNpm : 2286206076
Kelas : 5C
Cara mengubah sudut pandang anak pada matematika adalah dengan menjadikan matematika pelajaran yang menyenangkan dan kita sebagai guru harus harus tau bagaimana cara agar pelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan misalnya ketika kita mengajar buat lah suasana di kelas menjadi lebih menyenangkan setelah itu gunakan media yang kreatif dan asik dan juga ajak lah mereka sesekali bermain game ketika belajar
Nama:Fadia
HapusNpm:2286206076
Kelas:5C
Setiap orang bisa belajar matematika Ubah mindset bahwa hanya orang tertentu yang bisa pintar matematika. Setiap orang punya kemampuan untuk belajar matematika dengan cara yang berbeda.
Nama : Lovita Agustina
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206037
Dari beberapa faktor cara mengubah sudut pandang terhadap matematika yang sudah saya baca, bisa dengan memanfaatkan teknologi di era digitalisasi seperti saat ini. Apalagi gen Z lebih banyak atau sering yang bermain Tiktok, untuk itu guru dapat memanfaatkan cara ini agar membuat lebih menyenangkan untuk anak-anak. Guru dapat memanfaatkan media sosial tiktok untuk membuat konten pembelajaran matematika itu sendiri.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Menurut saya, mengubah cara pandang anak terhadap matematika dapat dimulai dengan menunjukkan bahwa matematika memiliki peran penting dan menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kita dapat melibatkan anak dalam kegiatan yang memerlukan penggunaan matematika, seperti menghitung bahan resep atau mengukur panjang benda. Anak juga perlu diberikan apresiasi dan dorongan ketika mereka berhasil menyelesaikan tugas matematika, sehingga mereka merasa lebih percaya diri. Selain itu, penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan bebas dari tekanan. Dengan demikian, anak akan merasa lebih nyaman dan tertarik untuk mempelajari matematika.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Untuk menemukan akar kecemasan matematika pada anak, diperlukan pendekatan yang sabar. Orang tua dan guru perlu mendengarkan keluhan dan ketakutan anak terkait matematika. Kecemasan ini seringkali berasal dari pengalaman negatif sebelumnya atau keyakinan bahwa mereka tidak cukup baik dalam matematika. Setelah memahami sumber kecemasan tersebut, kita dapat membantu anak dengan memberikan penjelasan yang lebih mudah dipahami dan mengurangi beban tugas yang diberikan. Terakhir, penting untuk memberikan waktu kepada anak untuk belajar dengan kecepatan mereka sendiri tanpa tekanan.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengubah cara pandang anak terhadap matematika. Mereka perlu memberikan dukungan emosional dan akademis yang konsisten kepada anak. Misalnya, dengan memberikan apresiasi atas usaha anak, bukan hanya hasil akhirnya. Selain itu, penting untuk mengenali dan mengatasi setiap kesulitan yang anak hadapi dengan sabar dan empati. Dengan demikian, anak akan merasa didukung dan termotivasi untuk terus belajar matematika tanpa merasa takut atau cemas.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Matematika bisa menjadi lebih menarik bagi anak-anak jika kita menghubungkannya dengan kegiatan sehari-hari. Misalnya, saat berbelanja, kita bisa mengajak anak menghitung jumlah uang yang harus dibayar atau menghitung kembalian. Dengan cara ini, mereka dapat melihat langsung manfaat dari belajar matematika. Selain itu, permainan seperti monopoli juga bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk belajar berhitung. Dengan memahami aplikasi nyata, anak-anak akan lebih termotivasi untuk belajar matematika.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Salah satu cara untuk mengubah cara pandang anak terhadap matematika adalah dengan mengaitkannya dengan hobi mereka. Jika anak suka memasak, kita bisa melibatkan mereka dalam menghitung bahan-bahan resep. Mengukur bahan dan menghitung takaran bisa menjadi cara yang efektif untuk menunjukkan pentingnya matematika. Dengan pendekatan ini, anak-anak akan menyadari bahwa matematika tidak hanya ada di buku, tetapi juga di dapur. Hal ini bisa meningkatkan minat mereka terhadap pelajaran tersebut.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Matematika bisa diperkenalkan kepada anak-anak melalui permainan yang mereka sukai. Misalnya, permainan lego bisa digunakan untuk mengajarkan konsep bangun ruang dan geometri. Dengan cara ini, anak-anak dapat belajar sambil bermain dan merasa senang. Permainan seperti ini juga membantu mereka memahami konsep-konsep matematika secara visual dan praktis. Anak-anak akan merasa lebih mudah dan menyenangkan dalam mempelajari matematika.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Mengajak anak-anak untuk merencanakan liburan bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengajarkan matematika. Mereka bisa belajar tentang penghitungan jarak, waktu perjalanan, dan anggaran. Misalnya, kita bisa meminta mereka menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tujuan atau berapa biaya yang harus dikeluarkan. Dengan cara ini, anak-anak bisa belajar tentang matematika dalam konteks yang nyata dan relevan. Hal ini juga bisa membuat mereka lebih antusias dan bersemangat dalam mempelajari matematika.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Memperkenalkan matematika sebagai ilmu yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari bisa mengubah cara pandang anak. Misalnya, menunjukkan bagaimana matematika digunakan dalam memasak, belanja, atau bermain game. Ketika siswa melihat bahwa matematika memiliki aplikasi praktis, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar. Ini juga membantu mereka memahami bahwa matematika bukan hanya tentang angka dan rumus, tetapi juga tentang logika dan pemecahan masalah. Dengan demikian, keyakinan mereka terhadap kemampuan matematika akan meningkat.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Banyak siswa yang merasa takut dengan matematika karena mereka tidak memiliki keyakinan yang cukup terhadap kemampuan mereka. Rasa takut ini bisa diatasi dengan memberikan pujian dan dukungan ketika mereka berhasil menyelesaikan soal. Membantu siswa memahami bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar juga penting. Dengan demikian, mereka akan lebih berani mencoba dan tidak mudah menyerah. Keyakinan diri yang tinggi akan membuat siswa lebih mudah menguasai konsep matematika yang diajarkan.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Pendekatan yang lebih personal dalam mengajar matematika bisa membantu mengubah cara pandang siswa. Setiap anak memiliki kecepatan dan cara belajar yang berbeda, dan memahami hal ini adalah kunci untuk membuat mereka merasa nyaman dengan matematika. Dengan memberikan perhatian khusus dan dukungan yang mereka butuhkan, siswa akan merasa dihargai dan termotivasi untuk belajar. Ini juga membantu mereka mengembangkan keyakinan bahwa mereka mampu menguasai matematika. Pengalaman positif ini akan membuat mereka lebih tertarik untuk belajar lebih lanjut.
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Memberikan pujian yang tepat ketika anak berhasil menyelesaikan soal matematika dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka. Pujian ini harus spesifik dan berfokus pada usaha mereka. Dokumentasi keberhasilan mereka juga penting untuk menunjukkan kemajuan yang telah dicapai. Dengan cara ini, anak-anak akan merasa lebih termotivasi untuk terus belajar. Melihat catatan keberhasilan mereka dapat memberi mereka dorongan
Nama : Kristina Septiana Rinda
BalasHapusKelas : VB
NPM : 2286206032
Penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung bagi anak-anak dalam mempelajari matematika. Ini termasuk memberikan mereka ruang untuk membuat kesalahan dan belajar darinya. Dokumentasi proses belajar mereka, termasuk kesalahan dan keberhasilan, bisa memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang perkembangan mereka. Dengan cara ini, kita bisa memberikan dukungan yang lebih tepat. Anak-anak juga akan lebih menghargai proses belajar mereka sendiri.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
Dokumentasi Keberhasilan Siswa adalah cara yang efektif untuk memantau, mengukur, dan merayakan pencapaian siswa dalam proses belajar. Dokumentasi ini bukan hanya berguna untuk evaluasi diri siswa, tetapi juga untuk guru dan orang tua sebagai alat untuk memahami perkembangan belajar siswa. Dokumentasi keberhasilan siswa sangat penting untuk memberikan gambaran tentang kemajuan belajar dan untuk merayakan pencapaian mereka. Hal ini tidak hanya mendokumentasikan pencapaian akademik, tetapi juga memberikan siswa rasa pencapaian dan kepercayaan diri. Dengan berbagai metode dokumentasi seperti arsip keberhasilan,siswa dapat melihat dan merasakan perkembangan diri mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan motivasi dan kinerja mereka dalam belajar.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
Eksplorasi perasaan siswa terhadap matematika memberikan wawasan yang penting bagi pendidik untuk memahami tantangan yang dihadapi siswa dan mencari cara untuk mendukung perkembangan mereka. Dengan mengenali berbagai perasaan ini, guru dapat mengadaptasi pendekatan mereka untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif, menyenangkan, dan produktif bagi siswa.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
menurut saya Mengembangkan pola pikir positif pada siswa adalah proses yang melibatkan perubahan cara pandang terhadap pembelajaran, tantangan, dan kesulitan. Dengan memberikan dukungan emosional, membangun kepercayaan diri, serta menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, siswa akan lebih siap untuk menghadapi tantangan, melihat kegagalan sebagai peluang untuk belajar, dan terus berkembang dalam proses pembelajaran mereka.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
Tantangan keyakinan siswa terhadap matematika mencakup berbagai perasaan negatif yang dapat menghambat perkembangan mereka. Untuk mengatasi tantangan ini, penting bagi pendidik untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, di mana siswa merasa aman untuk membuat kesalahan, belajar dari pengalaman, dan mengembangkan keyakinan positif tentang kemampuan mereka dalam matematika.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
menurut saya Pemetaan emosi terhadap matematika membantu untuk memahami perasaan dan sikap siswa terhadap pelajaran ini, serta bagaimana emosi tersebut dapat memengaruhi proses pembelajaran mereka. Dengan mengenali dan mengelola emosi-emosi ini, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung dan efektif, yang memungkinkan siswa untuk mengatasi kecemasan, kebingungan, atau frustrasi, serta memotivasi mereka untuk mengembangkan rasa ingin tahu dan kepuasan dalam belajar matematika.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
menurut saya Perjalanan matematika siswa adalah proses bertahap yang dimulai dari dasar hingga tingkat yang lebih tinggi, melibatkan pengembangan keterampilan, pemahaman konsep, dan penerapan dalam kehidupan nyata. Setiap tahap memiliki tantangan dan peluang untuk berkembang, dan penting untuk mendukung siswa dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan mereka untuk membantu mereka melewati setiap fase perjalanan ini.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
Identifikasi kekuatan matematika sangat penting karena dapat mengarah pada pengembangan bakat siswa di bidang yang lebih spesifik, seperti matematika terapan atau teori matematika. Dengan mengetahui kekuatan siswa, kita dapat membantu mereka menemukan minat mereka dalam cabang matematika tertentu, seperti aljabar, geometri, atau statistik.Pendidikan matematika sebaiknya memberikan berbagai peluang bagi siswa untuk mengeksplorasi bidang-bidang yang lebih spesifik ini. Menggunakan proyek berbasis penelitian atau kompetisi matematika dapat menjadi cara yang efektif untuk mengidentifikasi kekuatan dan minat siswa dalam matematika.
Nama : Oktavia Pega wete
BalasHapusKelas : 5 B PGSD
NPm : 2286206019
Untuk mengubah cara pandang anak terhadap matematika, pendekatan yang kreatif, relevan, dan menyenangkan sangat penting. Menggunakan permainan, aplikasi interaktif, serta mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari dapat membantu anak melihat matematika sebagai alat yang berguna dan menarik, bukan sebagai pelajaran yang sulit. Pendekatan yang berfokus pada pengalaman positif dan pemberian tantangan yang sesuai dengan kemampuan mereka akan membantu anak mengatasi ketakutan dan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam matematika.
Nama :ike surya anggreini
BalasHapusKelas :5A
Npm : 2286206008
Dengan tips tips di atas guru bisa menciptakan suasana belajar yang santai dan bebas dari tekanan, sehingga anak merasa nyaman menjelajahi konsep konsep baru
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Saya sangat setuju dengan menemukan akar kecemasan matematika kepada anak anak sejak usia dini. Siswa harus melihat matematika sebagai alat yg berguna bukan pelajaran yg sulit. Paige tutt (2023) memberikan ide ide yang sangat bermanfaat. Dengan mengenali kekuatan siswanya dan menghubunglan matematila dgn kehidupan kehari hari, kita dapat memberikan konteks yg lebih nyata untuk pembelajaran matematika.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Ide mengidentifikasi kekuatan sangat bagus. Saya percaya bahwa mengidentifikasi kekuatan matematika siswa adalah langkah yg efektif. Ketika siswa dapat mengenali bidang di mana yang mereka bisai atau kuasai , mereka akan merasa lebih termotivasi untuk belajar.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Juga menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari hari adalah strategi yg sangat efektif. Misal, aktifitas seperti berbelanja dapat membuat siswa belajar menghitung harga dan kembalian secara praktis. Ini tidak hanya membuat pembelajaran matematika menjadi menyenangkan tetapi juga akan memberikan hal yg nyata yg akan mereka ingat.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Mendorong siswa untuk menulis "otobiografi matematika" merupakan strategi yang efektif untuk mendorong refleksi diri dan pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan mereka dengan matematika. Selain itu juga mathografi itu sangat unik, mereka dapat mengekspresikan diri melalui gambar atau karya seni, menjadikannya pengalaman belajar yang menyenangkan.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Menggunakan alat seperti roda perasaan untuk membantu siswa mengekspresikan emosi mereka tentang matematika adalah ide yang brilian. Dengan ini siswa dpat memahami bahwa perasaan yang mereka alami adalah hal yang umum dan bisa diatasi. Diskusi tentang kata kata dan mengamati polanya bersama sama, mereka juga dapat memperkuat rasa kebersamaan di dalam kelas.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Banyak siswa memiliki anggapan bahwa menjadi "pandai matematika" berarti harus tau setiap aturan dan rumus. Dengan mengganti arti tersebut dengan "kreatif" atau "bermotivasi. Siswa bisa melihat contoh nyata dari matematika menggunakan kreativitas dalam pekerjaan mereka dapat sangat menginspirasi. Contohnya bagaimana arsitek menggunakan matematika untuk merancang bangunan, ini dapat membantu siswa memahami betapa pentingnya matematika dalam berbagai bidang, tidak hanya sebagai sekedar pelajaran disekolah.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Mengembangkan pola pikir positif di kelas adalah hal yang sangat penting. Ketika guru memberikan contoh optimis, seperti menyatakan bahwa tantangan adalah kesempatan untuk belajar, siswa akan lebih terbuka terhadap kesulitan. Dengan menekankan bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Mencatat dan merayakan pencapaian siswa adalah cara yang efektif untuk memperkuat identitas matematika yang positif. Misalkan seorang siswa berhasil menyelesaikan soal yang sulit, mereka dapat menuliskan pencapaian tersebut dalam arsip mereka. Dengan ini mereka akan memiliki bukti nyata tentang kemampuan dan kemajuan mereka dalam matematika.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Secara keseluruhan, untuk mengubah cara pandang anak dalam matematika adalah proses yang melibatkan berbagai pendekatan. Dengan menerapkan teori-teori yang telah dibahas dan menciptakan lingkungan yang mendukung. kita dapat membantu siswa mengatasi kecemasan mereka terhadap matematika.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Sebagai pendidik, harus memiliki peran penting dalam membantu siswa menemukan kekuatan mereka dan melihat matematika sebagai alat yang berguna dalam kehidupan mereka. Dengan memahami siswa tentang pemhaman matematikanya dan memberikan dukungan yang mereka butuhkan. Cara ini, kita tidak hanya membantu mereka dalam pembelajaran matematika, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kepercayaan diri mereka di masa depan.
Nama: Miftah Nur Hidayah
BalasHapusKelas: 5B
NPM: 2286206023
Mengubah sudut pandang anak terhadap matematika merupakan langkah penting untuk membantu mereka melihatnya sebagai keterampilan yang menyenangkan dan tidak menakutkan, tetapi sebagai sesuatu yang dapat dipelajari dan dinikmati. Biasanya anak-anak memandang matematika sebagai pelajaran yang sulit. Pandangan ini bisa terbentuk karena pengalaman awal mereka, baik di rumah maupun di sekolah. Oleh karena itu, penting bagi orang tua maupun guru untuk memperkenalkan matematika dengan cara yang relevan, menarik, dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Nama:Fadia
BalasHapusNpm:2286206076
Kelas:5C
Matematika itu menyenangkan. Ubah persepsi bahwa matematika itu sulit dan membosankan. Ajak anak melihat sisi menyenangkannya, misalnya dengan mengaitkannya dengan permainan, teka-teki, atau hal-hal yang mereka sukai.
Nama: Aulia Zalzabila
BalasHapusKelas: 5D
Npm: 2286206111
Penting untuk membangun sikap positif terhadap matematika dengan memberi dukungan emosional dan motivasi. Anak perlu tahu bahwa kesalahan dalam matematika itu biasa dan bagian dari proses belajar. Kalau anak merasa didukung, tidak takut salah, dan diberi pujian untuk usaha mereka, mereka akan lebih percaya diri dan bersemangat untuk terus mencoba. Guru dan orang tua bisa berperan besar dengan memberi dorongan yang positif, sehingga anak merasa bahwa matematika itu bukan hanya soal rumus, tapi juga tentang mencoba dan belajar dari pengalaman. Dengan cara ini, anak-anak bisa mengubah pandangannya terhadap matematika, dari yang awalnya sulit menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Perlunya dukungan dari orang tua, guru, dan teman sebaya untuk mengubah cara pandang siswa dan membangun kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika. Lingkungan yang mendukung dapat membantu siswa mengatasi kesulitan dan mencapai potensi terbaiknya. Contohnya dukungan disaat seorang anak yang menyerah saat belajar matematika, ini dapat di berikan dukungan dengan cara, dibantu agar dapat menyelesaikan tugasnya.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Bagi Seorang guru mengubah cara pandang siswa terhadap matematika bukan hal yang mudah. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti kurikulum yang padat, kurangnya sumber daya, dan pandangan negatif yang sudah tertanam. Maka mengubah cara pandangnya bisa di lakukan secara perlahan dan harus berkerja sama dengan banyak orang tidak cukup dengan 1 guru atau 1 orang saja.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Peran teknologi dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengubah cara pandang siswa. Dengan cara membuat pembelajaran matematika lebih asik dan menarik. Seperti permainan edukasi, simulasi, video pembelajaran yang dapat membantu siswa, dan gambar-gambar konsep matematika yang menarik untuk di di pertunjukkan siswa.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Pentingnya guru yang berkualitas memiliki peran yang sangat penting dalam mengubah cara pandang siswa terhadap matematika. Sebagai guru yang berkualitas, guru bisa memasukkan ide-ide menarik dalam pembelajaran dan membuat pembelajaran tidak hanya satu arah melainkan dari berbagai arah. Dalam mengubah cara pandang, guru juga harus bersemangat, kreatif seperti ide-ide di atas, dan mampu membangun hubungan yang baik dengan siswa, agar dapat memotivasi siswa untuk belajar.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Dari beberapa artikel yang saya baca juga, untuk cara mengubah cara pandang anak terhadap matematika perlu di terapkannya suasana belajar yang menyenangkan, memberikan mereka waktu berfikir dalam mengerjakan tugas, dan tidak menjadi guru yang di takuti oleh anak-anak. Sering kita jumpai guru matematika itu biasanya bisa dibilang hobinya marah-marah, lalu kalau menjelaskan juga tidak di jelaskan dengan baik, tapi tiba-tiba di berikan tugas yang banyak. Itulah yang menyebabkan cara pandang anak terhadap matematika jelek dan tidak mau menghadapi matematika.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Menurut pengalaman saya, saya cukup suka dengan matematika waktu di SD, hanya saja di saat saya SMP dan SMA saya kaget dengan pembelajaran matematikanya yang seperti penjelasan dari gurunya itu sangat cepat dan tidak bisa saya pahami, akhirnya saya mulai tidak suka dengan matematika tapi tetap mengikutinya dengan baik. Di saat SMA hal yang sama terjadi, akhirnya saya memutuskan mengerjakan tugas-tugas dengan perlahan dan di bantu oleh teman kadang-kadangnya.
Nama : Rivani Ayatullah Rahman
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206061
Bagi seorang guru, kita dapat menggunakan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik perhatian siswa. Agar membuat pandangan yang berbeda kepada matematika. Seperti menggunakan permainan, teknologi, atau proyek berbasis masalah, sehingga matematika tidak lagi dipandang sebagai mata pelajaran yang membosankan.
Nama : Devi Kurnia Sari
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206001
Mengubah cara pandang anak terhadap matematika, itu cara yang bagus agar anak lebih menyukai matematika dan tidak menganggap matematika adalah pembelajaran yang menyulitkan. Contohnya seperti mengajak anak belajar matematika sambil bermain yang melibatkan hitungan, belajar matematika dengan melibatkan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan matematika, sehingga anak lebih tertarik untuk belajar matematika.
Nama: Uswatun khasanah
BalasHapusKelas :5A
Npm: 2286206010
Menurut saya mengubah cara pandang anak terhadap matematika bisa dilaksanakan, namun banyak anak anak seperti dijelaskan pada materi di atas bahwasanya trauma anak terhadap matematika sudah dirasakan sejak anak masih duduk di bangku tk, hal ini tentu akan berlanjut hingga mereka dewasa, bahkan pada saat SMA rasa tidak suka terhadap matematika pun masih dirasakan
Nama : Devi Kurnia Sari
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206001
Di pandangan anak-anak pembelajaran matematika adalah pembelajaran yang membosankan, dan susah. Sehingga membuat anak tidak menyukai matematika, oleh karena itu sebagai guru harus mengubah cara pandang anak terhadap matematika agar mereka tertarik dan menyukai matematika. Seperti membuat pembelajaran yang menyenangkan, melibatkan siswa dalam belajar, sehingga siswa lebih tertarik dan senang dalam belajar matematika.
Nama : Devi Kurnia Sari
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206001
Kebanyakan pembelajaran matematika lebih cenderung ke hafalan rumus dan perhitungan, itu yang kebanyakan anak tidak menyukai pembelajaran matematika, karena mereka menganggap itu membosankan dan sangat sulit. Mereka tidak memiliki semangat belajar dalam menghafal dan berhitung dengan cara belajar yang membosankan.
Nama: Uswatun khasanah
HapusKelas: 5A
Npm: 2286206010
Saya setuju dengan pendapat tersebut, namun rasa bosan dan malas tersebut timbul dari dalam diri individu tersebut, mereka berfikir bahwa mereka tidak bisa dan tidak mampu untuk belajar matematika, padahal apabila mereka mengubah mindset mereka bahwa matematika itu menyenangkan maka mereka akan berhasil
Nama : Devi Kurnia Sari
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206001
Maka dari itu sebagai seorang guru harus bisa menciptakan suasana belajar, cara belajar yang menyenangkan dan membuat siswa tertarik dalam belajar dengan menyenangkan. Dengan begitu siswa lebih semangat dalam belajar dan lebih excited dalam melakukan pembelajaran yang diberikan oleh guru.
Nama: Uswatun khasanah
BalasHapusKelas: 5A
Npm: 2286206010
Menurut pengalaman saya pandangan anak terhadap matematika itu tidak bisa berubah secara langsung, saya merasa rasa suka anak terhadap matematika itu bisa berubah seiring berjalannya waktu, perubahan mindset tentang matematika juga dapat membuat anak anak sadar akan pentingnya belajar dan mengetahui tentang matematika
Nama: Uswatun khasanah
HapusKelas:5A
Npm:2286206010
Pelajaran matematika dengan cara dihubungkan di kehidupan sehari hari juga menyenangkan terlebih di praktik kan langsung
Nama : Devi Kurnia Sari
BalasHapusKelas: 5A
Npm : 2286206001
Kebanyakan anak-anak kesulitan dalam berhitung dan menghafalkan rumus, karena pencapaian pembelajaran anak pasti berbeda-beda dan kemampuan berpikir mereka juga beda, maka dari itu sebagai seorang guru harus lebih memperhatikan kemampuan anak dalam belajar mereka, kemampuan mereka sudah sampai mana, dan apa yang mereka belom bisa pahami dengan baik.
Nama: Uswatun khasanah
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206010
Banyak anak yang kurang berminat dengan matematika, ketika diberi contoh soal matematika banyak dari mereka yang paham dan mengerti namun ketika mereka mendapati soal yang akan mereka kerjakan berbeda dengan contoh yang telah mereka pelajari anak anak menjadi malas untuk menyelesaikan soal tersebut, mereka menganggap matematika sangat sulit dimengerti
Nama: Uswatun khasanah
BalasHapusKelas :5A
Npm:2286206010
Jadi menurut pendapat saya akan lebih baik ketika guru memberikan soal pastikan tidak jauh berbeda dari contoh yang telah dipelajari, karena jika jauh berbeda hal ini akan terus menerus membuat anak menjadi trauma mengerjakan soal matematika
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Uswatun Khasanah
BalasHapusKelas: 5A
Npm :2286206010
Pengajaran matematika dengan dihubungkan kedalam kehidupan sehari hari saya rasa juga cocok diterapkan. Namun biasanya tingkatan cara berpikir anak berbeda beda, bagi mereka yang sulit berfikir dengan cepat mungkin sedikit kesulitan untuk mencerna materi terlebih jika sudah praktik mengerjakan soal cerita mereka cenderung susah memahami soal yang diberikan
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Maria Novita isa kelas: 5A PGSD NPM: 2286206028 mengubah cara pandang anak terhadap matematika,identifikasi kekuatan matematikan guru dapat meminta siswa untuk mengindetifikasi keunggulan mereka dalam matematika nyang dii sebut kekuatan matematikannya midalnya siswayang pandai membuat grafik persamaan linear dapat menuliskan sebagai kekuatan mereka .
BalasHapusNama: Maria Novita isa kelas: 5A PGSD NPM: 2286206028 matematika tentunya memiliki hubungan daalam kehidupan sehari-sehari ,misaalnya siswa daapa mempraktikkan mateematikan dengan bermain peran ,atau yang di sebu jual beli matematika ini sangant penting bagi kehidupan kita sehari-sehari.
BalasHapusNama: Maria Novita isa kelas: 5A PGSD NPM: 2286206028 perjalanan matematika siswa ,tentunya pembeljaran ini di kaitkan dengan siswa mengambarkan atau membuat karya seni yang mencerminkan bagimana mereka melihat diri mereka sebagai matematikawan ,dan jiga siswa daapat menambah kan kekuatan,tantangan,dan tujuan merekan untuk tahun ini.
BalasHapusNama: Maria Novita isa kelas: 5A PGSD NPM: 2286206028 petakan emosi terhadap matematika,menggunkan alat seperti roda perasaan atau awan kata dapat membantu siswa mengekspresikan bagimana mereka merasa tentang matematika.
BalasHapusNama: Maria Novita isa kelas: 5A PGSD NPM: 2286206028 tantangan keyakinan siswa tentang matematika beberapa siswa menganggap matematika sebagai kumpulan aturan yang tidak dapat di ganggu gugat.
BalasHapusNama: Aulia Zalzabila
BalasHapusKelas:5D
Npm:2286206111
Mengenalkan kekuatan matematika sejak dini bisa mengubah cara pandang anak terhadap pelajaran ini. Banyak anak yang merasa matematika itu susah dan menakutkan karena mereka hanya melihatnya sebagai soal-soal rumit yang bikin bingung. Padahal matematika itu punya banyak hal keren yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu berpikir logis dan memecahkan masalah. Kalau kita tunjukkan ke mereka bahwa matematika itu ada di mana-mana, misalnya dalam teknologi, musik, atau bahkan permainan, anak-anak bisa mulai melihat matematika bukan sebagai hal yang menakutkan, tapi sebagai sesuatu yang seru dan menarik.
Cara mengajarnya juga perlu disesuaikan biar anak merasa tertantang, bukan tertekan. Misalnya, bisa dengan menggunakan permainan atau proyek yang melibatkan matematika, supaya anak bisa langsung merasakan manfaatnya dalam situasi nyata. Selain itu, jangan hanya fokus ke hasil, tapi juga apresiasi usaha mereka. Hal ini bisa membantu mereka merasa lebih percaya diri dan semangat buat terus belajar. Dengan pendekatan seperti ini, matematika nggak akan lagi jadi pelajaran yang dianggap sulit, tapi justru bisa jadi pelajaran yang menyenangkan dan penuh peluang buat berkembang.
HapusNama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Matematika bukan cuma sekumpulan angka serta rumus yang membosankan. Kita bisa mengubahnya menjadi petualangan yang seru. Libatkan anak dalam memecahkan masalah sehari-harinya yang melibatkan matematika, misalnya menghitung bahan untuk membuat kue maupum mengukur jarak pada saat bermain. Dengan demikian, mereka pasti melihat matematika sebagai alat untuk menjelajahi dunia sekitar.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Anak-anak lebih mudah memahami konsep saat mereka melihat aplikasinya pada kehidupan sehari-hari. Tunjukkan bagaimana matematika digunakan pada olahraga, musik, seni, maupun dalam permainan video favorit mereka. Dengan menghubungkan matematika pada minat mereka, anak-anak pasti lebih termotivasi untuk mempelajarinya.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Jangan cuma fokus dengan jawaban akhir, namun fokus juga pada proses berpikir serta pemecahan masalah anak. Dorong anak agar dapat menjelaskan langkah-langkah yang mereka ambil, walaupun jawabannya belum benar. Dengan cara ini, mereka pasti akan lebih percaya diri serta tidak takut membuat kesalahan.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Kita dapat manfaatkan berbagai media pembelajaran seperti video, game edukasi, maupun aplikasi matematika interaktif. Media yang menarik serta interaktif pasti membuat pembelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan serta lebih efektif. Selain itu, kita bisa mengunakan alat peraga misalny balok, kartu angka, atau garis bilangan agar dapat membantu anak memvisutalisasikan konsep matematika.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Buatlah suasana belajar yang menyenangkan serta bebas dari tekanan, yang membuat anak tidak nyaman saat belajar. Berikan pujian serta dorongan positif kepada anak saat mereka berhasil menyelesaikan masalah. Hindari perbandingan dengan anak lain, karena hal ini dapat menurunkan motivasi belajar mereka.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Anak-anak sering meniru orang dewasa di sekitar mereka. Tunjukkan kepada anak bahwa kita sendiri menyukai matematika dan sering menggunakannya pada kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka akan melihat matematika sebagai sesuatu yang penting serta berharga."
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Permainan matematika merupakan cara yang menyenangkan dalam belajar sambil bermain. Ada banyak permainan papan, kartu, maupun aplikasi yang bisa mengasah kemampuan berpikir anak dalam matematika. Selain itu, Anda juga bisa membuat permainan matematika sendiri yang disesuaikan dengan minat anak.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Mengubah cara pandang anak tentang matematika membutuhkan waktu serta kesabaran. Jangan menyerah saat anak Anda mengalami kesulitan. Tetaplah memberikan dukungan serta motivasi, serta konsisten dalam membantu mereka belajar.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Jangan cuma memberikan instruksi, namun libatkan anak secara aktif dalam proses pembelajaran. Ajukan pertanyaan terbuka, minta mereka agar dapat memberikan contoh, maupun bekerja sama dalam menyelesaikan masalah. Dengan cara ini, mereka pasti akan merasa lebih mempunyai tanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusNPM : 2286206063
Kelas : 5C PGSD
Jalin kerjasama yang baik bersama guru matematika anak Anda. Tanyakan mengenai materi yang saat ini sedang dipelajari, kesulitan apa yang dialami anak, serta cara terbaik agar dapat membantu di rumah. Dengan bekerja sama, Anda serta guru bisa menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak.
Nama : Nadiya Wati
BalasHapusKelas 5C
NPM : 2286206090
Menurut saya pentingnya mengubah pandangan anak terhadap matematika Karena pendidikan matematika itu sangat penting untuk membantu mereka dalam mempelajari pelajaran matematika. Kita juga bisa mengajari mereka dalam belajar matematika dalam kehidupan sehari hari contohnya saja ketika kita di suruh belanja pasti kita akan menghitung uang belanja berapa harganya, dan sisa kembalian uang belanja.
Nama : Nadiya Wati
BalasHapusKelas : 5C
NPM : 2286206090
Cara pandangan anak terhadap matematika juga bisa dengan mengubah persepsi mereka tentang kegagalan dan kesuksesan. Guru memberi arahan terhadap anak yang susah dalam belajar matematika dengan membuat pelajaran matematika lebih menarik dan menyenangkan seperti mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari guru mengadakan games, dengan mengunakan gambar gambar. Guru juga harus mengubah pandangan negatif siswa terhadap matematika dengan puji usaha mereka bukan hanya hasil tapi jadikan kegagalan sebagai peluang.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
dengan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak dan menekankan pemahaman konseptual daripada menghafal rumus, kita dapat mentransformasi persepsi anak terhadap matematika dari subjek yang menakutkan menjadi petualangan intelektual yang menantang, membuka jalan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan berfikir kritis dan memecahkan masalah.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
membangun rasa percaya diri anak dalam belajar matematika melalui pujian yang tulus, dukungan yang konsisten, dan kesempatan untuk mengatasi tantangan sesuai kemampuannya secara bertahap mengubah persepsi negatif mereka menjadi sikap positif dan optimis, menumbuhkan minat dan motivasi untuk terus belajar dan berkembang.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
dengan menghubungkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata anak, seperti menghitung uang saku, merencanakan perjalanan itu akan membantu mereka memahami relevansi dan manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mengurangi rasa frustasi dan meningkatkan apresiasi terhadap subjek tersebut.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
memanfaatkan pendekatan pembelajaran kolaboratif, dimana anak-anak belajar bersama dalam kelompok kecil dan saling membantu, dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan menyenangkan, mengurangi rasa takut akan kegagalan dan mendorong mereka untuk saling berbagi ide dan pengetahuan.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksperimen, membuat kesalahan, dan belajar dari pengalaman mereka sendiri, kita dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan ketahanan mereka dalam menghadapi tantangan matematika, sekaligus mengembangkan kemampuan berfikir kritis dan inovatif.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
menunjukkan kepada anak bahwa matematika bukan hanya tentang mendapatkan jawaban yang benar, tetapi juga tentang proses berfikir, penalaran, dan pemecahan masalah, hal ini membantu mereka menghargai keindahan dan keunikan matematika sebagai sebuah disiplin ilmu.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
membangun hubungan yang positif antara guru dan siswa, dimana guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing yang mendukung, ini akan menciptakan proses belajar yang kondusif dan memotivasi anak untuk belajar matematika dengan lebih antusias.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menghargai perbedaan, dimana setiap anak merasa di terima dan dihargai, hal ini membantu mereka merasa lebih nyaman untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar matematika.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
dengan mengukur pemahaman anak terhadap matematika melalui berbagai metode asesmen yang beragam, bukan hanya tes tertulis, kita dapat mendapatkan gambaran tentang kemampuan dan potensi anak. sehingga dapat memberikan dukungan dan bimbingan yang lebih.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
dengan mengaitkan konsep matematika seperti penjumlahan dan pengurangan dengan kegiatan sehari-hari seperti menghitung jumlah mainan atau membagi kue secara adil, anak-anak akan lebih mudah memahami dan merasakan manfaat dari penerapan matematika.
nama : waode nur liana
BalasHapuskelas : 5a
npm : 2286206129
banyak siswa yang memiliki math anxiety atau kecemasan matematika yang disebabkan oleh pengalaman sebelumnya, seperti tekanan dari guru, metode pembelajaran yang tidak efektif, atau perbandingan dengan teman yang lebih berprestasi lebih baik, sehingga perlu diatasi dengan pendekatan yang empatik dan suportif.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Menurut saya Dengan menekankan sisi permainan, anak dapat melihat matematika sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan hanya soal angka dan aturan.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari membuatnya terasa lebih relevan
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Benar sekali dengan Memberikan dukungan semacam ini dapat mengurangi rasa takut anak terhadap kegagalan.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Menurut saya Menghubungkan matematika dengan kreativitas dan seni dapat memancing rasa ingin tahu anak.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Menunjukkan relevansi matematika dalam pencapaian besar bisa memotivasi mereka.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Anak sering merasa matematika hanya tentang angka dan rumus. Jelaskan bahwa matematika adalah alat untuk memahami pola di alam, seperti bentuk bunga, simetri, atau bahkan waktu
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Matematika tidak harus selalu dihafal dengan cara baku. Berikan ruang bagi anak untuk menemukan metode atau logika mereka sendiri selama hasil akhirnya benar.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Menurut saya Dorong anak untuk memandang soal matematika seperti teka-teki yang menarik. Berikan tantangan kecil yang membuat mereka ingin mencoba tanpa takut salah.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Anak sering takut pada matematika karena takut salah. Yakinkan bahwa kesalahan adalah langkah menuju pemahaman yang lebih baik.
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Bisa juga Berikan contoh nyata, seperti menghitung kembalian saat belanja, mengukur bahan untuk memasak, atau memprediksi skor pertandingan. Hal ini membuat matematika terasa relevan
Nama:ike surya anggreini
BalasHapusKelas:5A
Npm:2286206008
Menurut saya Ubah latihan menjadi permainan, seperti kuis cepat, teka-teki, atau penggunaan aplikasi interaktif. Anak-anak cenderung lebih terlibat jika mereka merasa bermain daripada belajar
Nama : lehda zakiyah dwiyanti
BalasHapusKelas : 5C
Matematika itu seperti teka teki seru ada banyak tantangan yang menyenangkan untuk dipecahkan, dan setiap kali kita berhasil, kita akan merasakan kebahagian dan puas. Jangan takut salah karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar dan menentukan jawaban yang benar.
Nama : lehda zakiyah dwiyanti
BalasHapusKelas : 5C
Matematika adalah bahasa universal yang membuka pintu ke berbagai bidang ilmu dan teknologi. Kemampuan matematika yang kuat akan membantu meraih impian, jangan hanya melihat matematika sebagai mata pelajaran, tetapi sebagai kunci untuk membuka potensi diri kalian.
Kelas: 5 B
BalasHapus2286206022
Dari artikel di atas mengubah cara pandang anak terhadap matematika itu sangat berpengaruh bagi anak. Menanamkan pemikiran bahwa matematika itu pelajaran yang menyenagkan perlu di lakukan orang tua dan guru. Matematika mulai dikenalkan saat memasuki jenjang TK atau SD, pasa saat itu stimulus yang diberikan kepada anak mengenai konten matematika harus lah menyenagkan dan menarik agar anak berminta terlebih dahulu dengan matematika.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Anak dengan penguasaan matematika dasar yang baik lebih cenderung percaya diri dengan kemampuan yang ia punya. Anak tersebut merasa matematika bukan hal yang menakutkan, justru mengangap matematika sebuah tantangan yang harus di pecah kan dan di selesaikan. Anak dengan pemikiran tersebut biasanya sudah di latih sejak dini dan selalu di tanamkan pemikiran positif mengenai matematika.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Saat sekolah dasar saya merasa matematika sebuah pelajaran yang menyenagkan karena masih mempelajari konsep dasarnya saja. Ketika saja sudah memasuki sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan bertemu dengan konsep matematika menghitung aljabar, geometri saya sudah mulai kehilangan arah dan mulai memunculkan pemikiran negatif bahwa matematika itu sulit. Pada dasarnya angapan kita tentang matematika sulit itu yang membuat kita malah merasa kesulitan saat mengerjakan matematika. Padahal jika kita sudah kuat dasar matematika kita tinggal menerapkan saja ke cara matematika yang lain.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Cara guru membangung identitas matematika yang positif dengan indentifikasi kekuatan siswa dalam matematika. Guru bisa bertanya kepada siswa dalam matematika mereka ahli dalam bagian yang mana, setelah guru bertanya pada siswa guru bisa menulis dan menempelnya pada papan di depan kelas. Tujuan dari kegiatan tersebut agar guru bisa menganalisis yang kemudian menemukan cara bagaimana bisa membuat siswa yang tadinya hanya bisa satu konsep saja menjadi lebih banyak konsep yang di bisa. Kalo pendapat saya sih dengan memberi latihan terus tentang kebisaan siswa yang bisa di tingaktan dari mudah ke susah setelah itu, siswa akan berpikir ia sudah mahir dan ingin mencoba konsep yang lain.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Menghubungkan matematika dengan konsep kehidupan sehari-hari juga membantu mengubah cara pandang anak terhadap matematika. Kegiatan yang paling sering di kaitkan dengan kehidupan sehari-hari yaitu jual beli. Contohnya ada 2 orang anak yang satunya pembeli dan satunya penjual, pembeli mebeli barang dan harus membayar sesuai dengan harga, kemudian penjual menerima uang yang harus di kembalikan kembalianya. Dalam proses kegiatan jual beli mereka akan saling menghitung berapa uang yang harus diberi dan dikembalikan. Mengambil contoh kegiatan jual beli merupakan kegiatan yang sering di lakukan pada usia kanak-kana, mereka terkadang bermain jual beli saat bermain bersama teman.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Mengunakan bantuan permainan dan teknologi merupakan salah satu cara membantu mengubah pemikiran anak bahwa matematika itu menyenagkan. Gunakanlah aplikasi matematika yang interaktif seperti gamez matematika berbasis puzzel. Selain itu, orang tua dan guru harus tetap konsisten dan sabar dalam membuat anak menyukai matematika.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Pada dasarnya anak-anak jagan terlalu dipaksakan untuk bisa dan ahli dalam matematika. Buatlah anak-anak paham akan matematika, sehingga mereka tidak merasa tertekan karena belum ahli dalam matematika. Selain itu, jangan mengajarkan anak matematika dengan hafalan karena dengan cara hafalan mereka akan ingat sesaat. Ajarkan anak matematika dengan pemahaman dan tanyakan kepada mereka "mengapa caranya bisa seperti ini".
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Rayakanlah keberhasilan sekecil apapun yang di lakukan oleh anak. Jika anak mendapat nilai 60 pada tugas matematikanya, sebagai orang tua jangan langsung bilang "mangkanya belajar biar tidak jelek nilaimu", tindakan yang harus dilakukan orang tua yaitu tanyakan "apakah ada yang belum kamu bisa dalam matematika". Jadi peran orang tua di rumah yaitu sebagai pendukung anak, buat anak mengungapkan pendapatnya dan beri pujian atau hadia kecil setelah usaha yang dilakukan oleh anak.
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Sebagai orang tua atau guru penting untuk selalu menunjukkan sikap teladan. Menanamkan sikap postif terhadap kesukaan matematika memang agak sulit. Orang tua atau guru bisa memotivasi dengan memberikan contoh melalui cerita seperti " Dulu ibu memang belum bisa matematika karena belum mau mencoba, tapi setelah ibu mencoba mendalami matematika ibu jadi menyukainya karena ternyata matematika merupakan pelajaran yang menyenagkan bukan menakutkan seperti yang orang bilang".
Nama: Avita Fitriyani
BalasHapusKelas: 5 B
2286206022
Pada aslinya saya tidak terlalu menyukai matematika, tetapi saya tanamkan di pemiran saya matematika akan membantu kamu dan memudahkan kamu dalam menajalani hari-hari. Agar saya mudah menjalani hari-hari saya jika bertemu dengan matematika saya selalu menanamkan konsep sukai pelajaranya atau bagaimana guru tersebut mengajarkan materi matematika. Jika sudah menyukai pelajaranya maka kamu tidak akan kesulitan lagi dengan matematika, tetapi jika kamu menyukai bagaimana guru membawakan materi matematika tersebut, kamu akan pelan-pelan terbawa arus sehingga ikut menyukai pelajaranya.
Nama : St. Khadijah
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206106
Nah, matematika seringkali dipandang sebagai pelajaran yang menakutkan dan membosankan. Untuk mengubah persepsi ini, kita perlu menciptkan pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan. Game edukatif, proyek kreatif, dan kalaborasi antar siswa dapat membantu anak-anak menemukan sisi menarik dari matematika dan membangun kepercayaan diri mereka. Bukan sekedar angka dan rumus, tetapi juga tentang pemecahan masalah dan kreativitas.
Nama : St. Khadijah
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206106
Anak-anak lebih mudah memahami matematika jika dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata. Contoh-contoh yang relevan, seperti mengitung uang jajan, mengukur panjang benda, atau membagi kue, dapat membuat matematika terasa lebih dekat dan bermakna bagi mereka. Menghubungkan matematika dengan bidan lain, seperti seni dan sains juga dapat meningkatkan minat anak.
Nama : St. Khadijah
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206106
Salah satu cara untuk mengubah cara pandang anak terhadap matematika adalah dengan memperkenalkan permainan dan teka-teki matematika yang menantang namun menyenangkan. Ini dapat membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, sekaligus membangun rasa percaya diri mereka.
Nama : St. Khadijah
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206106
Sebagai orang tua atau pendidik, saya menyadari betapa pentingnya mengubah persepsi anak terhadap matematika sejak dini. Pengalaman pribadi saya menunjukkan bahwa pendekatan yang menekankan pada pemahaman konsep dan penerapannya, serta menciptkan lingkungan belajar yang positif dan mendukung, sangat efektif. Mari kita bersama-sama menciptakan generasi yang mencintai matematika.
Nama : Ana Fajar Wati
BalasHapusKelas : 5A
NPM : 2286206003
Hampir seluruh kegiatan kehidupan sehari - hari berkaitan dengan matematika.
Nama : Ana Fajar Wati
HapusKelas : 5A
NPM : 2286206003
Contoh kegiatan yang berkaitan dengan matematika yaitu menghitung belanjaan, pengukuran, dan masi banyak lagi.
Nama : Ana Fajar Wati
BalasHapusKelas : 5A
NPM : 2286206003
Mengajarkan matematika pada anak tentunya tidak mudah, langkah awal untuk mengajarkannya adalah dengan menulis dan mengingat. Cara ini efektif untuk mendorong refleksi diri pada anak.
Nama: Gredita Dwi Arung
BalasHapusKelas: 5 C Pgsd
Menurut saya mengubah cara pandang anak kita harus menemukan akar dari semua kecemasan matematika dan itu perlu dilakukan,Karena itu mampu anak” memandang diri mereka sebagai ahli matematika ,pada saat mereka melihat metematika sebagai alat Yang Kuat untuk memahami dunia,banyak siswa justru terjebak pada pola pikir yang sempit.dan itu Akan mempengaruhi jalur pendidikan yang akan mereka tempu ke depan.
Nama: Gredita Dwi Arung
BalasHapusKelas: 5 C Pgsd
Jadikan Matematika lebih menyenagkan buatlah matematika itu jauh lebih menyenangkan
Hubungkan dengan kehidupan sehari-hari: Gunakan contoh nyata dari kegiatan sehari-hari untuk menjelaskan konsep matematika.
Gunakan permainan dan alat peraga: Permainan dan alat peraga visual dapat membuat pembelajaran matematika lebih interaktif dan menyenangkan.
Hindari tekanan berlebih: Ciptakan lingkungan belajar yang santai dan mendukung.
Nama: Gredita Dwi Arung
BalasHapusKelas: 5 C Pgsd
Matematika itu menyenangkan bill mengubah persepsi anak bahwa matematika itu tidak membosankan dan Setiap anak bisa belajar matematik Setiap anak memiliki potensi untuk belajar matematika dengan baik.
Lingkungan belajar yang positif sangat penting Ciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memotivasi.
Nama : Denisha Sepiani Ananda Salong
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206124
Mengubah cara pandang anak terhadap matematika sangat penting agar mereka melihat mata pelajaran ini bukan sebagai sesuatu yang sulit atau menakutkan tapi sebagai sesuatu yang menarik dan menyenangkan. Tunjukkan kepada anak bahwa matematika dapat ditemukan dalam banyak aspek kehidupan mereka seperti saat berbelanja, bermain permainan atau menghitung waktu. Misalnya mereka bisa belajar tentang penjumlahan dan pengurangan saat menghitung uang saku atau mengukur benda sekitar rumah yang bisa di ukur dengan penggaris.
Mengajak anak untuk melihat matematika sebagai petualangan atau tantangan yang menyenangkan, bukan sesuatu yang menakutkan. Dengan menggunakan cerita atau narasi yang menarik. Dengan pendekatan ini dapat melihat matematika bukan sebagai mata pelajaran yang sulit atau membosankan tapi sebagai hal yang menarik dan berguna dalam kehidupan mereka.
HapusNama : Denisha Sepiani Ananda Salong
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206124
Gunakan permainan yang melibatkan angka, seperti puzzle matematika dan teka-teki. Permainan ini bisa membuat anak lebih tertarik dan merasa matematika lebih menyenankan daripada hanya belajar di papan tulis. Berikan tantangan matematika yang menarik tapi sesuai dengan kemampuan mereka. Jika anak merasa mampu menyelesaikan tantangan yang diberikan mereka akan merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk belajar lebih banyak.
Nama : Denisha Sepiani Ananda Salong
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206124
Gunakan metode yang menyederhanakan konsep-konsep matematika yang kompleks. Misalnya, gunakan gambar, benda konkrit, atau alat bantu visual untuk membantu mereka memahami konsep yang abstrak. Beri contoh yang positif jika anak melihat bahwa orang dewasa di sekitar mereka menikmati matematika, mereka cenderung menirunya dan menganggap matematika sebagai hal yang positif.
Berikan pujian yang tulus saat anak berhasil memecahkan masalah atau menunjukkan kemajuan, sekecil apapun itu. Hal ini akan memotivasi mereka untuk terus mencoba dan menikmati proses belajar matematika.
HapusNama : Irene avrilia nirmala
BalasHapusKelas : 5A
NPM : 2286206036
Orang tua bisa mengenalkan matematika pada anak dari kecil agar anak terbiasa dan tidak kaget ketika dewasa menjumpai pelajaran matematika yang di berikan oleh guru karena orang tua sudah biasakan anak untuk belajar dari rumah
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
NPM : 2286206042
Penting untuk mengatasi kecemasan matematika sejak anak-anak agar masalah ini tidak berlanjut di masa depan. Dengan menangani kecemasan sejak awal, anak-anak bisa membangun pemahaman yang baik, percaya diri, dan pola pikir positif dalam belajar matematika. Jika anak merasa nyaman dan didukung, mereka akan lebih tertarik dan tidak takut lagi dengan matematika.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
NPM : 2286206042
Perasaan negatif terhadap matematika, termasuk merasa "bukan orang matematika," bisa muncul sejak anak-anak, terutama jika mereka merasa kesulitan atau gagal memahami matematika. Hal ini bisa disebabkan oleh pengalaman awal yang buruk, perbandingan dengan teman, atau pengajaran yang tidak sesuai dengan cara mereka belajar.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
NPM : 2286206042
Banyak siswa yang menganggap matematika sebagai pelajaran yang hanya berisi rumus-rumus dan soal-soal yang harus dihafal, tanpa melihat kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, matematika adalah alat yang sangat berguna untuk membantu kita memahami berbagai hal di dunia ini, seperti cara mengatur uang, merencanakan waktu, atau bahkan memecahkan masalah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Penting untuk mengajarkan siswa bahwa matematika tidak hanya soal rumus, tetapi juga tentang konsep-konsep yang bisa membantu mereka memecahkan masalah nyata
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
NPM : 2286206042
Pola pikir sempit tentang matematika sering kali membuat siswa tidak melihat potensi besar matematika sebagai alat yang dapat membantu mereka memahami dunia. Dengan menghubungkan matematika dengan kehidupan nyata, mengajarkan konsep-konsep yang mendalam, dan menumbuhkan pola pikir positif, kita bisa membantu siswa melihat matematika bukan hanya sebagai pelajaran yang harus dipelajari untuk ujian, tetapi sebagai alat yang kuat untuk memecahkan masalah dan memahami dunia di sekitar mereka.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206042
Guru memiliki peran penting dalam membuat siswa percaya diri dan mengenali kemampuan mereka dalam matematika. Dengan memberi semangat, memberikan pujian yang positif, mengajar dengan cara yang berbeda, dan menunjukkan manfaat matematika dalam kehidupan, siswa akan merasa lebih percaya diri. Jika guru mengajarkan bahwa dengan usaha mereka bisa berkembang dan memberi tantangan yang sesuai, siswa akan yakin mereka bisa belajar matematika dengan baik.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5b
Npm : 2286206042
Pernyataan seperti "saya tidak pandai matematika" seringkali merupakan tanda adanya masalah yang lebih dalam, seperti kecemasan, pengalaman negatif, atau kurangnya kepercayaan diri. Guru harus peka terhadap hal ini dan berusaha mengidentifikasi akar masalahnya. Dengan memberikan dukungan emosional, menciptakan lingkungan yang aman, serta menggunakan metode yang sesuai, guru dapat membantu siswa mengatasi perasaan negatif mereka terhadap matematika dan membangun rasa percaya diri yang lebih kuat.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206042
Memberi siswa kesempatan untuk berbagi bagaimana hubungan mereka dengan matematika telah berkembang serta tantangan yang mereka hadapi sangat penting. Ini memungkinkan mereka untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman pribadi mereka tentang matematika, yang bisa berbeda-beda untuk setiap individu. Dengan cara ini, guru bisa memberikan bantuan yang lebih tepat dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung bagi siswa.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206042
Guru perlu mendengarkan dengan penuh perhatian dan empati saat siswa berbagi. Ini akan memberi mereka rasa dihargai dan mendorong mereka untuk lebih terbuka. Selain itu, guru dapat memberikan dukungan yang lebih baik dengan memahami masalah atau tantangan yang mereka hadapi.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Saya setuju, jika orang tua terutama harus menemukan akar dari kecemasan matematika, agar tidak terjadi ketakutan dan penghindaran terhadap matematika itu sendiri. Orang tua bisa melakukan wawancara dengan anak sambil bermain agar terasa lebih relaks mengapa mereka cemas pada pelajaran matematika. Dengan ini orang tua dapat menghindari hal yang mentrigger kecemasan anak, seperti suara yang meninggi dan lain-lainnya yang bersifat negatif. Dan orang tua dapat belajar bagaimana mengajarkan matematika secara menyenangkan sedari dini di rumah.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5b
Npm : 2286206042
Menjadi pandai matematika bukan hanya soal cepat atau benar dalam menghitung, tetapi juga tentang kreativitas, kemampuan menghadapi tantangan, berpikir kritis, dan memiliki motivasi untuk terus belajar. Guru dapat mengajak siswa berdiskusi dengan cara yang kreatif, membantu mereka menyadari bahwa matematika adalah keterampilan yang berguna dalam memecahkan masalah dan berpikir logis.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Karena ketika menjadi siswa terkadang matematika itu akan menurunkan kepercayaan diri anak jika dia tidak bisa menjawab. Penanaman pola pikir mengenai "matematika merupakan sebuah tantangan" dari orang tua saya rasa akan sangat membantu, apalagi jika orang tua mampu membangkitkan semangat berjuang anak, jika jatuh maka harus tetap bangkit kembali. Dengan itu, mereka tidak akan cemas terhadap melakukan kesalahan dalam matematika dan malah semakin semangat untuk menaklukkan tantangan itu. Karena semakin tinggi jenjang pendidikannya maka bukan hanya matematika tetapi seluruh pelajaran akan menjadi semakin sulit dan mereka pun akan merasa semakin cemas karena berkaitan dengan nilai mereka.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5b
Npm : 2286206042
Eksplorasi perasaan siswa terhadap matematika membantu guru memahami pandangan dan hambatan emosional yang ada, serta memungkinkan pendekatan pengajaran yang lebih sensitif dan sesuai. Dengan berbagai metode seperti diskusi terbuka, survei, refleksi diri, dan penggunaan media kreatif, guru dapat menggali perasaan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam matematika.
Nama : Maria Fransiska Muda
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206042
Membuat arsip keberhasilan memungkinkan siswa untuk mendokumentasikan tugas yang telah diselesaikan, tantangan yang diatasi, dan pencapaian lainnya. Dengan menyimpan dan merefleksikan pengalaman belajar mereka, siswa tidak hanya bisa melihat kemajuan mereka tetapi juga merasa lebih termotivasi untuk terus belajar dan berkembang. Hal ini menjadi cara yang efektif bagi siswa untuk menetapkan tujuan dan merayakan setiap langkah keberhasilan dalam perjalanan matematika mereka.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Menurut Paige Tutt salah satu cara agar guru dapat membangun identitas matematika yang positf yaitu membantu siswa untuk mengidentifikasi kekuatan matematikanya. Saya sendiri setuju dengan hal itu, jika mereka mengetahui keunggulan materi matematika mana yang mereka punya, maka kita dapat mengarahkan anak-anak yang memiliki keunggulan berbeda itu untuk saling berdiskusi dan membantu. Guru dapat membagi anak-anak dengan kekuatan matematika yang berbeda menjadi kelompok belajar kecil. Dengan hal ini, kelompok belajar ini tidak hanya saling mengajarkan matematika yang mereka kuasai kepada teman tetapi juga membantu mereka dalam bersosialisasi dengan baik dan melihat matematika dari berbagai perspektif teman mereka.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Agar terasa nyata bagi siswa tentunya kita perlu menghubungkan matematika di kehidupan sehari-hari, agar siswa paham bahwa matematika berada di sekeliling mereka. Hal ini selain dapat dengan memasukkan objek nyata baik secara fisik maupun hanya gambarnya untuk diukur atau dicari jawabannya dalam soal tapi bisa juga dengan melakukan role playing jual-beli seperti yang telah tertulis. Dengan adanya hal ini siswa akan memahami bahwa matematika itu ilmu dasar yang penting dalam kehidupan sehari-hari bukan selamanya matematika itu abstrak untuk dimengerti.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Wah, untuk ide mengenai perjalanan mereka mempelajari matematika, menurut saya merupakan ide yang sangat menarik dan tentunya bermakna bagi siswa. Dengan membuat seperti jurnal atau otobiografi matematika mereka akan melihat perjalanan mereka, every little steps yang membawa mereka mengerti atau berada pada pemahaman matematika mereka saat ini. Menurut saya, hal ini memiliki sisi emosional yang membuat siswa menjadi semakin percaya diri untuk berkembang dan menghadapi berbagai tantangan itu.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Mengembangkan pola pikir yang positif tentunya harus dilakukan oleh guru, dengan menggunakan kata-kata yang mengobarkan semangat untuk siswa-siswinya. Memang bukanlah hal mudah untuk membuat semua siswa berpikir optimis karena latar belakang serta pola asuh yang berbeda. Namun, dengan pengulangan menggunakan berbagai kata motivasi terutama mengenai kegagalan seperti "kegagalan adalah langkah menuju kesuksesan" saya pikir mereka akan sadar, walaupun gagal selama mereka berusaha bangkit lagi dan belajar lebih baik lagi, matematika bukanlah pelajaran yang menakutkan.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
Matematika sebagai Tantangan yang Menarik dengan demikian
Anak-anak yang melihat matematika sebagai tantangan yang menyenangkan cenderung lebih termotivasi untuk mempelajarinya dan berusaha mengatasinya dengan semangat.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
Pentingnya Pemahaman Konsep Dasar menurut saya setelah saya baca penjelasan di atas
Dengan memahami konsep dasar matematika, anak-anak dapat mengurangi rasa takut dan kebingungannya, sehingga mereka lebih percaya diri dalam menghadapi soal matematika yang lebih kompleks.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
menurut saya sebagai seorang guru harus mengunakan Pembelajaran yang Menyenangkan dan Kreatif dan Menggunakan metode yang menyenangkan, seperti permainan matematika atau visualisasi, membantu anak-anak untuk menikmati proses belajar, bukan hanya fokus pada hasil.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
Peran Pengajaran yang Positif dan Mendukung :
Guru yang mendukung dan memberikan umpan balik positif dapat membantu mengubah persepsi anak-anak tentang matematika, menjadikannya lebih terbuka dan percaya diri dalam mempelajari materi.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
pengalaman praktis yang relevan dengan begitu dapat Mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari dapat menunjukkan kepada anak-anak bahwa matematika itu berguna dan relevan, bukan sekadar teori yang sulit dipahami.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
penerimaan terhadap kesalahan sebagai proses belajar dengan demikian,
Mengajarkan anak-anak untuk melihat kesalahan sebagai bagian dari proses belajar, bukan kegagalan, dapat meningkatkan keberanian mereka untuk mencoba dan belajar dari pengalaman tersebut.
Nama : Ester Tabita
BalasHapusKelas : 5 A
NPM : 2286206039
guru harus bisa melakuan fleksibilitas dalam pendekatan pembelajaran karena
setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda, dan pendekatan yang fleksibel seperti pembelajaran berbasis proyek atau tugas interaktif dapat membantu mereka menemukan cara terbaik untuk memahami matematika
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
menurut saya dengan Membangun Rasa Penasaran
Mengembangkan rasa ingin tahu anak terhadap masalah matematika dan mendorong mereka untuk mencari jawaban sendiri dapat meningkatkan keterlibatan mereka dalam pelajaran.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
pentingnya pemahaman proses, bukan sekadar jawaban hal demikian,
Menekankan pada pemahaman proses dan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal matematika membuat anak-anak lebih mengerti cara berpikir matematis, bukan hanya menghafal rumus.
Nama : Ester Tabita
BalasHapuskelas : 5 A
NPM : 2286206039
Dukungan dari orang tua di rumah
Peran orang tua sangat penting dalam mengubah cara pandang anak terhadap matematika. Dengan memberikan dukungan dan menunjukkan keterlibatan dalam pembelajaran anak, orang tua dapat memperkuat rasa percaya diri anak dalam mata pelajaran ini.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Menggunakan permainan matematika, seperti teka-teki atau kuis interaktif, dapat membuat siswa merasa bahwa matematika adalah aktivitas yang menyenangkan. Ini membantu mengurangi kecemasan siswa terhadap pelajaran matematika. Dengan cara ini, mereka mulai melihat matematika sebagai sesuatu yang menarik dan menghibur.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Guru dapat menunjukkan bagaimana matematika digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung uang belanja atau menentukan waktu. Dengan contoh nyata, siswa menyadari bahwa matematika bukan hanya angka di papan tulis, tetapi alat yang berguna. Hal ini membantu mereka memahami pentingnya matematika.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Tantangan matematika yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa membantu mereka merasa percaya diri. Ketika siswa berhasil menyelesaikan tantangan, mereka mulai melihat matematika sebagai sesuatu yang bisa dikuasai. Keberhasilan kecil ini membangun pandangan positif terhadap pelajaran.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Aplikasi atau permainan digital yang melibatkan matematika dapat membuat pembelajaran terasa modern dan relevan. Siswa cenderung lebih antusias belajar jika menggunakan teknologi yang mereka kenal. Ini membantu mereka memandang matematika sebagai sesuatu yang seru dan tidak membosankan.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Guru perlu menciptakan lingkungan di mana kesalahan dianggap sebagai bagian dari proses belajar. Ketika siswa tidak takut salah, mereka lebih berani mencoba dan mengeksplorasi matematika. Sikap ini membantu mereka mengubah pandangan negatif terhadap matematika.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Eksperimen sederhana, seperti mengukur panjang benda atau menghitung jumlah benda di sekitar, membantu siswa memahami konsep matematika. Kegiatan ini membuat pembelajaran terasa praktis dan menyenangkan. Siswa mulai melihat matematika sebagai bagian dari dunia mereka.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Umpan balik yang positif, seperti pujian atas usaha atau penjelasan yang membangun, membantu siswa merasa dihargai. Ketika siswa merasa dihargai, mereka lebih termotivasi untuk belajar matematika. Ini mengubah cara mereka memandang pelajaran tersebut.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Memecah konsep yang sulit menjadi langkah-langkah kecil membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Ketika siswa merasa mampu mengikuti langkah-langkah tersebut, mereka lebih percaya diri. Ini mengubah pandangan mereka bahwa matematika itu sulit.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Guru dapat menunjukkan bagaimana matematika membantu siswa dalam kehidupan, seperti menghitung uang saku atau mengatur waktu. Ketika siswa memahami manfaat praktis matematika, mereka lebih menghargai pelajaran ini. Hal ini mengubah cara pandang mereka menjadi lebih positif.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Kompetisi kecil, seperti kuis matematika atau permainan kelompok, dapat membuat siswa lebih antusias. Dengan suasana kompetisi yang menyenangkan, siswa merasa tertantang tanpa merasa tertekan. Hal ini membantu mereka menikmati belajar matematika.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Cerita pendek yang melibatkan masalah matematika dapat membantu siswa memahami konsep dengan cara yang lebih menarik. Misalnya, cerita tentang petualangan tokoh yang harus menyelesaikan tantangan matematika. Pendekatan ini membuat siswa merasa lebih terlibat secara emosional.
Nama: Alya Rahmawati Dalimunthe
BalasHapusNPM: 2286206041
Kelas: 5B PGSD
Guru perlu memberikan penghargaan atas usaha siswa, bukan hanya jawaban yang benar. Hal ini mengajarkan siswa bahwa matematika adalah tentang berpikir dan mencoba, bukan hanya mendapatkan angka yang tepat. Pendekatan ini membantu mereka menghargai proses belajar.
Nama : Retno Wahyuningrum
BalasHapusKelas : 5C
NPM : 2286206068
Biasanya anak terpengaruh oleh perkataan orang dewasa bahwa matematika untuk sulit sekali. Padahal kenyataannya jika mereka bisa mengerti konsep dasar matematika maka pelajaran tersebut akan terasa mudah dan ringan untuk dipahami. Sebagai seorang pendidik kita harus bisa menguatkan kepercayaan siswa untuk bisa mendorong rasa percaya diri mereka dalam mengerjakan soal. Selain itu, kita bisa memberikan pengertian bahwa matematika itu mudah jika mau berusaha dan terus belajar.
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2286206107
kecemasan matematika seringkali berakar pada pengalaman negatif yang dialami sebelumnya, jika kita bisa memahami bahwa rasa takut terhadap matematika adalah bukanlah tentang kemampuan intelektual maka sebagai guru kita bisa membantu siswa untuk memisahkan emosi negatif dari pelajaran matematika. hal ini bisa kita mulai dengan membangun kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan mereka. pendekatan inilah akan membantu siswa merasa lebih nyaman dalam belajar matematika, penting sekali untuk mengatasi kecemasan ini sejak dini, siswa dapat mengembangkan hubungan yang lebih positif dengan matematika agar siswa nanti bisa termotivasi untuk memahami konsep yang akan diajarkan.
Nama : Retno Wahyuningrum
BalasHapusKelas : 5C
NPM : 2286206068
Ada cara untuk membantu siswa membangun identitas matematika yang positif yakni dengan mengidentifikasi kekuatan matematika. Dalam ruang lingkup matematika pasti bersifat komplek dan mencakup berbagai aspek. Nah dari situ kita bisa melihat keunggulan di bidang bagian mana yang mereka kuasai. Semisal di pecahan, mereka dapat mengkaitkannya dengan kehidupan sehari hari. Contoh sepotong roti dibagi untuk 4 orang. Hal ini akan membantu mereka meningkatkan kualitas cara berpikir mereka dengan spontan.
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2286206107
pengubah cara pandang siswa terhadap matematika bisa kita lakukan dengan menunjukkan keterkaitan materi dalam kehidupan sehari-hari, ketika siswa bisa melihat pengaplikasian matematika dalam kehidupan nyata siswa akan tertarik dan merasa bahwa matematika bermanfaat bagi kehidupan mereka. contohnya guru bisa menggunakan situasi saat berbelanja sehingga pendekatan ini meningkatkan minat siswa tetapi juga akan mengurangi rasa kecemasan karena menganggap bahwa matematika adalah hal yang sulit dan tidak bisa dipahami.
Nama : Retno Wahyuningrum
BalasHapusKelas : 5C
NPM : 2286206068
Tidak hanya itu dalam semua pelajaran pasti akan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari salah satunya yakni matematika. Jika kalian teliti dan fahami pasti rumah yang sekarang kalian tinggali memiliki sebuah Panjang dan lebar. Secara tidak langsung kita sudah belajar mengenai matematika yang berkaitan dengan bangun geometri. Dalam sebuah pembangunan pasti ada membuat ukuran agar rumah sesuai dan kokoh saat dihuni. Ntah panjangnya,diagonal ruangnya ataupun diagonal sisinya memerlukan perhitungan. Hal ini merupakan salah satu matematika dengan kehidupan sehari-hari.
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2286206107
dukungan emosional yang diberikan guru akan mengubah persepsi pendapat siswa terhadap matematika, dengan kita memberikan dukungan emosional maka kita memberi penguatan positif dan juga mengapresiasi atas usaha siswa meskipun kita lihat hasilnya belum sempurna, maka dengan apresiasi ini adalah cara efektif untuk membangun rasa percaya diri kepada anak. dengan dukungan emosional ini akan membantu siswa merasa dihargai, sehingga siswa akan lebih terbuka untuk belajar dan mencoba hal-hal yang baru. peran guru inilah yang mampu menciptakan lingkungan yang mendukung secara emosional, siswa nanti akan memandang bahwa matematika adalah sebagai tantangan ya ternyata dapat diatasi dan bukanlah hambatan yang menakutkan seperti yang mereka pikirkan.
Nama : Diah Anggi Rizkyana
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2286206107
pentingnya metode pengajaran yang interaktif menarik untuk mengubah cara pandang siswa terhadap matematika. bisa dengan menggunakan permainan atau diskusi kelompok ataupun menggunakan alat peraga visual yang nantinya menghasilkan pembelajaran matematika yang lebih menarik dan menyenangkan. dengan metode ini diharapkan siswa akan belajar melalui pengalaman tidak hanya teori saja yang membuat mereka jenuh. ketika siswa aktif terlibat dalam proses belajar maka siswa akan cenderung lebih mudah untuk memahami konsep matematika dan akan mengurangi rasa takut terhadap pelajaran tersebut.
Nama : Retno Wahyuningrum
BalasHapuskelas : 5C
NPM : 2286206068
Meskipun matematika terkenal dengan hitungannya kita bisa memberikan edukasi mengenai sejarah matematika. Hal ini dilakukan agar siswa dapat mengembangkan pola pikir tentang perkembanganya hingga saat ini. Tidak hanya dengan memberikan energi positif pada siswa akan merubah mindset menjadi fleksibel. Bahkan dengan kita mengeksplor perasaan mereka , Maka mereka akan berpikir alasan mengapa memilih pilihan tersebut.