Teori Belajar Gagné: Panduan untuk Merancang Pembelajaran yang Efektif



Dalam dunia pendidikan, merancang pembelajaran yang efektif merupakan tantangan yang sering dihadapi oleh para pendidik. Salah satu teori yang memberikan panduan praktis dalam merancang pembelajaran adalah Teori Belajar Gagné. Robert Gagné, seorang psikolog pendidikan Amerika, mengembangkan teori ini dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis hasil belajar dan proses yang mendukung pencapaian hasil tersebut. Artikel ini akan membahas secara rinci Teori Belajar Gagné, tahapan pembelajaran yang diusulkannya, serta aplikasinya dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran matematika.

Latar Belakang Teori Belajar Gagné

Robert Gagné mengembangkan teorinya dengan menggabungkan konsep-konsep dari berbagai teori belajar seperti behaviorisme, kognitivisme, dan konstruktivisme. Gagné percaya bahwa pembelajaran adalah proses yang melibatkan berbagai jenis kemampuan yang berbeda, dan setiap jenis kemampuan membutuhkan kondisi pembelajaran yang spesifik.

Menurut Gagné, ada lima kategori utama hasil belajar:

  1. Keterampilan Intelektual (Intellectual Skills): Ini mencakup kemampuan untuk menganalisis, mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menyelesaikan masalah. Contohnya termasuk kemampuan untuk memahami konsep matematika atau melakukan perhitungan.
  2. Strategi Kognitif (Cognitive Strategies): Ini adalah kemampuan untuk mengatur proses berpikir dan belajar, seperti kemampuan untuk memecahkan masalah dengan cara yang inovatif.
  3. Informasi Verbal (Verbal Information): Ini mencakup pengetahuan faktual dan deklaratif, seperti mengingat fakta atau memahami definisi.
  4. Keterampilan Motorik (Motor Skills): Ini mencakup kemampuan fisik yang membutuhkan koordinasi, seperti menulis atau menggambar bentuk geometri.
  5. Sikap (Attitudes): Ini mencakup perasaan, motivasi, dan keyakinan yang memengaruhi perilaku, seperti minat terhadap pelajaran matematika atau sikap positif terhadap tantangan akademik.

Tahapan Pembelajaran Menurut Gagné

Salah satu kontribusi paling signifikan dari Gagné adalah model "Nine Events of Instruction" atau "Sembilan Tahapan Pembelajaran." Tahapan ini dirancang untuk memandu pendidik dalam menciptakan pengalaman belajar yang efektif. Setiap tahap berkaitan dengan proses kognitif tertentu yang mendukung pembelajaran. Berikut adalah sembilan tahapan tersebut:

  1. Memperoleh Perhatian (Gaining Attention): Langkah pertama dalam pembelajaran adalah menarik perhatian peserta didik. Ini bisa dilakukan melalui penggunaan pertanyaan menarik, demonstrasi yang mengejutkan, atau materi visual yang menonjol. Dalam konteks pembelajaran matematika, ini bisa berupa pengenalan masalah matematika yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Menyampaikan Tujuan (Informing Learners of the Objectives): Guru harus menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik sehingga mereka memahami apa yang diharapkan untuk dipelajari dan dicapai. Misalnya, dalam pembelajaran matematika, guru bisa menjelaskan bahwa peserta didik akan belajar tentang konsep pecahan dan bagaimana mengaplikasikannya.
  3. Merangsang Ingatan Awal (Stimulating Recall of Prior Learning): Guru perlu membantu peserta didik mengingat pengetahuan yang sudah dipelajari sebelumnya yang relevan dengan materi baru. Ini bisa dilakukan dengan mengajukan pertanyaan atau memberikan tugas yang mengaitkan materi lama dengan yang baru.
  4. Menyajikan Materi (Presenting the Content): Materi pembelajaran disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh peserta didik. Ini bisa berupa ceramah, demonstrasi, atau penggunaan alat bantu visual. Dalam matematika, ini bisa berupa penjelasan langkah demi langkah untuk menyelesaikan persamaan.
  5. Memberikan Bimbingan (Providing Learning Guidance): Guru harus memberikan bimbingan untuk membantu peserta didik memahami materi. Ini bisa dilakukan melalui penjelasan tambahan, penggunaan contoh, atau memberikan petunjuk saat peserta didik menemui kesulitan.
  6. Memunculkan Kinerja (Eliciting Performance): Setelah materi disampaikan, peserta didik harus diberikan kesempatan untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Misalnya, dalam matematika, peserta didik bisa diminta untuk menyelesaikan soal latihan yang berkaitan dengan konsep yang baru diajarkan.
  7. Memberikan Umpan Balik (Providing Feedback): Guru harus memberikan umpan balik yang konstruktif atas kinerja peserta didik. Ini membantu peserta didik mengetahui apakah mereka telah memahami materi dengan benar atau masih perlu memperbaiki pemahaman mereka.
  8. Menilai Kinerja (Assessing Performance): Guru perlu menilai sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran. Ini bisa dilakukan melalui tes, kuis, atau tugas yang mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi.
  9. Meningkatkan Retensi dan Transfer (Enhancing Retention and Transfer): Tahap terakhir adalah membantu peserta didik mengingat dan menerapkan apa yang telah dipelajari dalam konteks lain. Guru bisa memberikan latihan tambahan atau menghubungkan konsep yang telah dipelajari dengan materi berikutnya.
Aplikasi Teori Gagné dalam Pembelajaran Matematika
Teori Gagné sangat relevan dalam pembelajaran matematika, di mana berbagai jenis hasil belajar dan proses kognitif sering kali berperan. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan teori ini dalam pengajaran matematika:
  1. Mengajarkan Keterampilan Intelektual: Dalam matematika, keterampilan intelektual sangat penting, terutama dalam pemecahan masalah. Guru dapat menggunakan tahapan pembelajaran Gagné untuk membantu peserta didik memahami konsep-konsep seperti operasi matematika, aljabar, atau geometri. Misalnya, dalam mengajarkan persamaan kuadrat, guru dapat menarik perhatian peserta didik dengan menunjukkan aplikasinya dalam kehidupan nyata, seperti dalam perhitungan kecepatan.
  2. Mengembangkan Strategi Kognitif: Gagné menekankan pentingnya strategi kognitif dalam pembelajaran. Guru matematika dapat mengajarkan peserta didik strategi untuk menyelesaikan masalah yang kompleks, seperti penggunaan metode deduktif dalam pembuktian teorema atau strategi heuristik dalam menyelesaikan soal-soal sulit.
  3. Menyampaikan Informasi Verbal: Pengajaran matematika juga melibatkan penyampaian informasi verbal, seperti definisi dan terminologi matematika. Guru harus memastikan bahwa peserta didik tidak hanya menghafal definisi, tetapi juga memahami konsep di baliknya. Misalnya, saat menjelaskan konsep limit dalam kalkulus, guru dapat menggunakan analogi atau ilustrasi visual untuk membantu pemahaman peserta didik.
  4. Latihan Keterampilan Motorik: Dalam beberapa aspek pembelajaran matematika, keterampilan motorik juga dibutuhkan, seperti dalam menggambar grafik atau menggunakan alat bantu seperti jangka dan penggaris. Guru dapat memberikan bimbingan langsung dan latihan untuk membantu peserta didik menguasai keterampilan ini.
  5. Membentuk Sikap Positif terhadap Matematika: Salah satu tantangan terbesar dalam mengajarkan matematika adalah mengatasi sikap negatif atau rasa takut terhadap mata pelajaran ini. Gagné menekankan pentingnya sikap dalam pembelajaran. Guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif, memberikan penghargaan atas usaha peserta didik, dan menunjukkan relevansi matematika dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun sikap positif terhadap matematika.

Implikasi Teori Gagné untuk Pendidik

Teori Gagné memberikan panduan yang jelas bagi pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif. Berikut adalah beberapa implikasi penting dari teori ini:

  1. Perencanaan Pembelajaran yang Sistematis: Guru harus merencanakan pembelajaran dengan hati-hati, mengikuti tahapan-tahapan yang diusulkan oleh Gagné. Ini melibatkan identifikasi tujuan pembelajaran, merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai, dan memastikan bahwa peserta didik memiliki kesempatan untuk mempraktikkan dan menerapkan apa yang telah dipelajari.
  2. Fleksibilitas dalam Metode Pengajaran: Teori Gagné menunjukkan bahwa tidak ada satu metode pengajaran yang cocok untuk semua jenis hasil belajar. Guru harus fleksibel dalam pendekatan mereka, menyesuaikan metode pengajaran dengan jenis hasil belajar yang ingin dicapai.
  3. Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran: Teknologi dapat digunakan untuk mendukung berbagai tahapan pembelajaran menurut Gagné. Misalnya, perangkat lunak pendidikan dapat digunakan untuk menyajikan materi secara interaktif, memberikan umpan balik langsung, dan memungkinkan peserta didik untuk mempraktikkan keterampilan dalam lingkungan yang aman.
  4. Penilaian dan Umpan Balik yang Terstruktur: Penilaian harus dilakukan secara terstruktur dan konsisten dengan tujuan pembelajaran. Umpan balik yang diberikan harus spesifik dan konstruktif, membantu peserta didik memahami kekuatan dan kelemahan mereka serta bagaimana mereka dapat memperbaiki pemahaman mereka.


85 Komentar

  1. Nama: Maya Apriyani
    Npm: 2386206013
    Kelas: V.A

    menurut saya Teori Gagne ini sangat bagus, dan sangat lengkap. yang di mana pada teori ini memberikan cara agar kita dapat merancang pembelajaran yang efektif, di teori ini kita dapat belajar langkah demi langkah yang harus kita lakukan. mulai dari cara agar peserta didik senang terdapat pembelajaran kita hingga peserta didik dapat menerapkan apa yang mereka pelajari dalam kehidupan sehaari-hari. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah saya sangat setuju dengan pemahaman ka Maya, terbayang gimana rasanya kita sebagai pendidik ketika menerapkan teori belajar Gagne ini peserta didik semakin aktif , semakin responsif dan semakin semangat saat mengikuti pembelajaran kita, selain itu juga teori Ggne ini menjelaskan bahwasanya pembelajaran yang pendidik ajarkan bisa diterapkan pada kegiatan kehidupan siswa sehari-hari
      Tentunya siswa sangat senang untuk mengikuti pembelajaran kita langsungkan karena, apa yang kita ajarkan dapat berfungsi untuk membantu peserta didik menyelesaikan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari.

      Hapus
  2. Nama : Nabilah Aqli Rahman
    NPM : 2386206125
    Kelas : 5D PGSD

    Saya memutuskan untuk membaca blog kali ini karena rasa-rasanya saya pernah mendengar tentang teori Gagne ini. Saat saya sedang pelatihan. Tapi saya ga begitu ingat dan penjelasan dari pemaeterinya kurang masuk di saya Pak. Tapi pagi ini, setelah membaca tulisan Bapak, Alhamdulillah pemahaman saya tentang teori Gagne ini menjadi lebih baik.

    Terimakasih Bapak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Nabilah Aqli Rahman
      NPM : 2386206125
      Kelas : 5D PGSD

      Kalau boleh saya analogikan, teori Gagne ini ibarat resep rahasia untuk bikin pembelajaran makin nendang! Iya gak Pak? hehehe. Artikel ini ngajak kita semua buat menyelami 9 langkah ajaib yang bisa bikin proses belajar jadi lebih terstruktur, seru, dan pastinya bermakna.

      Artikel ini menjelaskan kalau belajar itu ga cuma soal dapat nilai bagus, tapi juga soal proses yang dirancang dengan cermat. Si Gagne ini menyusun sembilan tahapan pembelajaran, mulai dari menarik perhatian siswa, memberi tahu tujuan belajar, sampai menarik umpan balik dan mengukur hasil belajar. Setiap langkah setiap tahapan dari teori ini punya peran penting, kayak puzzle yang harus di susun rapi supaya gambarnya lengkap dan menjadi gambar yang sempurna

      Hapus
    2. Nama : Nabilah Aqli Rahman
      NPM : 2386206125
      Kelas : 5D PGSD

      Kalau menurut saya nih ya Pak, yang membuat teori belajar ini makin keren adalah pembagian hasil belajar ke dalam lima kategori tadi : Keterampilan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, keterampilan motorik, dan sikap. Jadi, guru ga cuma fokus buat ngajarin hafalan-hafalan doang, tapi juga melatih cara berpikir, sikap, dan keterampilan.

      Kebayang banget gimana serunya suasana kelas kalau guru berhasil buat nerapin teori Gagne ini, terus murid-muridnya sama-sama excited jugaa😃

      Hapus
    3. Nama : Nabilah Aqli Rahman
      NPM : 2386206125
      Kelas : 5D PGSD

      Ohh iya, yang saya tangkap dari penjelasan artikel ini juga menekankan pentingnya struktur dan urutan dalam pembelajara. Misalnya, sebelum siswa bisa menyelesaikan soal cerita, mereka harus paham dulu konsep dasar matematikanyaa. Si Gagne ngajarin kita buat ga lompat-lompat, tapu bikin alur belajar yang logis dan bertahap.

      Saya juga jadi makin sadar, kalau penting banget buat jadi guru yang reflektif dan kreatif. Menurut saya, Gagne bukan sekedar teori tapi alat bantu buat merancang pembelajaran bermakna dan menyenangkan. Pasti suasana kelas bener-bener jadi ruang eksplorasi yang penuh kejutan dan pastinya bermakna buat guru dan juga murid-muridnyaa.

      Hapus
  3. Nama : Nabilah Aqli Rahman
    NPM : 2386206125
    Kelas : 5D PGSD

    Tapi kalau boleh jujur yaa Pak. Setelah membaca penjelasan Bapak mengenai Teori Gagne ini, ada sedikit perasaan takut yang timbul di diri saya Pak 😅

    Rasanya seperti tertampar pelan sama kenyataan (maaf Pak, saya kadang anaknya suka kelepasan puitis yang berlebihan hehehe) kalau jadi guru bukan cuman soal menyampaikan materi, tapi juga merancang pengalaman belajar yang utuh, bertahap, dan penuh pertimbangan. Sembilan langkah Gagne itu seperti tangga panjang yang harus saya panjat satu per satu, dan saya belum yakin kaki saya cukup kuat (nah kan..)

    Ada rasa takut yang muncul "kalau aku nanti jadi guru, bisa ga yaa memenuhi semua tuntutan ini?". Saya jadi bertanya ke diri saya sendiri Pak. Kira-kira saya cukup terampil ga yaa untuk merancang pembelajaran sekompleks itu? 😔. Yang bikin makin deg-degan itu, Gagne ga cuma bicara soal mengajar tapi juga hasil belajar yang harus dicapai : Keterampilan motorik, sikap, strategi kognitif...semuanyaa!. Saya jadi mikir lagi nih Pak, "Kalau nanti aku salah urut, salah pendekatan, apa anak-anak yang aku ajar jadi bingung atau malah ga berkembang?"

    Wajar kan Pak, kalau saya punya ketakutan seperti ini?

    Tapi sebenarnya, di balik rasa takut itu ada dorongan kecil dari orang sekitar saya yang bilang,
    "Justru karena kamu takut, kamu peduli"
    Dia bilang sama saya Pak, Mungkin teori Gagne terasa berat karena saya ga pengen jadi guru yang asal-asalan. Mungkin karena saya ingin pembelajaran yang dirancang punya makna, bukan sekedar rutinitas. Dan mungkin, rasa takut itu adalah tanda kalau saya sedang tumbuh menjadi seorang pendidik yang baik.

    Jadi, yaa meskipun teori Gagne ini membuat saya merasa kecil, saya ga akan lari menghindar. InsyaAllah, pelan-pelan saya belajar menyusun tangga itu. Saya yakin banget pasti suatu waktu saya bakal terjatuh, mungkin tersandung, tapi saya juga yakin banget kalau saya akan bangkit (ceilahhhh hehehehe). Karena saya tau Pak. Jadi guru bukan soal tahu segalanya, tapi soal terus belajar, terus mencoba, dan terus mencintai prosesnya :).

    BalasHapus
  4. Menurut saya teori pembelajaran gagne ini sangatlah penting untuk peserta didik ,karena dapat mengembangkan keterampilan intelektual peserta didik,sehingga kemampuan peserta didik dalam berpikir dan belajar lebih leluasa,jadi masalah bisah di selesaikan dengan cara berpikir inovatif,sehingga pembelajaran yang mereka anggap sulit bisah mereka jadikan tantangan dalam menguji keahlian mereka,tentunya dengan arahan dan bimbingan pendidik itu sendiri agar pembelajaran bisah berjalan secara kondusif dan mencapai tujuan pembelajaran.

    BalasHapus
  5. Saya sangat setuju dengan Teori Gagne ini, ada 4 poin Implikasi penting dari teori ini salah satunya terdapat pada poin Pertama yaitu Perencanaan Pembelajaran yang Sistematis adalah fondasi agar perencanaan pembelajaran tidak hanya disampaikan tetapi juga diterapkan oleh siswa dan juga siswa bisa memiliki kesempatan untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya Teori Gagne ini sangat bagus, Terutama pada Aplikasi Teori Gagne dalam Pembelajaran Matematika sangat relevan, dari 5 cara untuk menerapkan teori ini dalam pengajaran matematika ada salah satu yang menurut saya peling menarik yaitu Strategi Kognitif dimana kemampuan untuk belajar dan bagaimana cara belajar. Jika kita hanya fokus pada 4 cara menerapkan teori ini , kita memang bisa mendapatkan hasil siswa yang pintar, tetapi tidak Inovatif dalam memecahkan masalah. Karena ini adalah salah satu investasi jangka panjang untuk masa depan siswa.

      Hapus
  6. Nama : Isdiana Susilowati Ibrahim
    Npm : 2386206058
    Kelas : VB PGSD

    Izin menanggapi materi di atas pak, menurut saya materi ini sangat bagus Pak karena mengajarkan kita tentang pemahaman yang sistematis yaitu tentang bagaimana proses pembelajaran dirancang secara terukur. Menurut saya Pak materi ini juga sangat penting untuk kebutuhan zaman sekarang, karena berkaitan dengan kurikulum Merdeka yang di mana ini menekankan kebermaknaan belajar dan kemandirian peserta didik 🙏

    BalasHapus
  7. Terima kasih banyak atas penjelasannya, Pak. Materi Teori Gagne ini sangat membuka wawasan. Saya jadi paham bahwa merancang pembelajaran itu ada langkah-langkah yang sangat sistematis dan logis.

    BalasHapus
  8. Saya izin menambahkan pendapat dari Rakinah Hidayah, Tujuan utama dari pembahasan ini memang untuk menunjukkan bahwa merancang pembelajaran memerlukan pendekatan yang sistematis dan logis, bukan sekadar improvisasi. Tetapi juga memberikan panduan yang jelas bagi pendidik dalam merancangkan dan melaksanakan pembelajaran yang efektif. Serta Pemahaman langkah-langkah Gagne sangat penting sebagai dasar bagi calon pendidik.

    BalasHapus
  9. Nama: Nanda Vika Sari
    Npm: 2386206053
    Kelas: 5B PGSD

    Setelah saya membeca materi ini, menurut saya materi diatas telah disampaikan dengan sangat amat jelas, runtun, dan juga menunjukkan pemahaman yang mendalam/menyeluruh mengenai tentang konsep juga serta implementasinya didalam pembelajaran, khususnya matematika. Pada materi ini penulis mampu menguraikan setiap komponen teori dengan sistematis/terstruktur, mulai dari latar belakangnya, katagori hasil belajarnya, dan juga sembilan tahapan pembelajaran yang menjadikan ini dari teori Gagne.

    BalasHapus
  10. Nama : Oktavia Ramadani
    NPM : 2386206086
    Kelas : 5D

    Menurut saya, Penjelasan tentang lima jenis hasil belajar dan sembilan tahapan pembelajaran sangat membantu untuk melihat bahwa mengajar itu bukan sekadar menyampaikan materi, tapi harus dirancang langkah demi langkah. Bagian sembilan tahapan pembelajaran khususnya sangat berguna, karena bisa langsung dijadikan panduan menyusun kegiatan belajar di kelas, apalagi kamu sudah mengaitkannya dengan contoh dalam pembelajaran matematika. Dari materi ini juga terlihat bahwa Gagné membantu guru memikirkan tidak hanya kemampuan kognitif, tetapi juga sikap, keterampilan motorik, dan strategi berpikir siswa. Gagne percaya bahwa pembelajaran itu adalah proses yang melibatkan berbagai jenis kemampuan yang berbeda , dan setiap jenis kemampuan itu membutuhkan kondisi pembelajaran yang spesifik , gagne juga menekankan pentingnya strategi kognitif dalam sebuah pembelajaran , guru matematika dapat mengajarkan peserta didik untuk menyelesaikan sebuah masalah yang kompleks seperti penggunaan metode deduktif dalam pembuktian teorema atau strategi heuristik dalam menyelesaikan soal - soal yang sulit.

    BalasHapus
  11. Nama : Oktavia Ramadani
    NPM : 2386206086
    Kelas : 5D

    Sebagai mahasiswa, terutama calon guru, materi tentang Teori Belajar Gagné ini menurut kita sangat bermanfaat karena membuka cara pandang bahwa proses pembelajaran itu harus benar-benar dirancang, bukan sekadar masuk kelas lalu menjelaskan materi. Penjelasan tentang lima jenis hasil belajar dan sembilan tahapan pembelajaran membuat kita sadar bahwa setiap kegiatan di kelas seharusnya punya tujuan dan urutan yang jelas dimulai dari menarik perhatian, mengaitkan dengan pengetahuan sebelumnya, menjelaskan materi, memberi latihan, sampai memberi umpan balik dan penilaian. Untuk kita yang nanti akan mengajar, teori Gagné ini bisa jadi pegangan saat menyusun RPP atau skenario pembelajaran, supaya apa yang kita lakukan di kelas lebih terarah dan benar-benar membantu siswa memahami materi, bukan hanya menghafal.

    BalasHapus
  12. Nama : Maria Ritna Tati
    NPM : 2386206009
    Kelas : V A PGSD

    Izin menganggapi materi ini,jadi saya sangat suka bagaimana Gagne membagi proses pembelajaran menjadi langkah-langkah yang jelas dan terstruktur.nah ini tuh sangat membantu guru untuk merencanakan pelajaran yang efektif.dengan mengikuti langkah-langkah ini, guru dapat memastikan bahwa siswa menerima informasi secara bertahap dan memahami setiap konsep sebelum melanjutkan ke konsep berikutnya.contohnya tuh seperti membangun rumah,kita tidak bisa langsung memasang atap sebelum fondasinya selesai.nah teori Belajar Gagne menekankan pentingnya pembelajaran yang terstruktur dan bertahap.guru perlu merencanakan pelajaran dengan hati-hati dan menyajikan informasi secara bertahap,mulai dari konsep yang paling sederhana hingga konsep yang lebih kompleks.dengan begitu, siswa dapat membangun pemahaman yang kuat dan menghindari kebingungan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget sama pendapat maria ritna tati! Kamu analogikan dengan membangun rumah, Fondasi yang kuat diperlukan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Teori Gagné memang menekankan pentingnya pembelajaran yang terstruktur dan bertahap.

      Dengan mengikuti 9 tahap Gagné, guru bisa memastikan siswa memahami konsep secara mendalam dan tidak hanya menghafal. Ini sangat penting dalam matematika, di mana konsep-konsepnya saling terkait dan butuh pemahaman yang kuat.

      Saya setuju, perencanaan pelajaran yang hati-hati dan penyajian informasi secara bertahap sangat penting untuk membantu siswa membangun pemahaman yang kuat.

      Hapus
  13. Nama : Maria Ritna Tati
    NPM : 2386206009
    Kelas : V A PGSD

    teori Gagne juga bagus karena memperhatikan berbagai jenis kemampuan yang perlu dikembangkan pada siswa,seperti keterampilan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, keterampilan motorik, dan sikap.dengan mengembangkan semua jenis kemampuan ini, siswa dapat menjadi individu yang kompeten dan berpengetahuan luas.nah terus tuh teori ini juga menekankan pentingnya mengembangkan berbagai jenis kemampuan pada siswa, seperti keterampilan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, keterampilan motorik, dan sikap. dengan mengembangkan semua jenis kemampuan ini, siswa dapat menjadi individu yang kompeten dan berpengetahuan luas.

    BalasHapus
  14. Nama : Maria Ritna Tati
    NPM : 2386206009
    Kelas : V A PGSD

    Nahh saya setuju nih dengan Gagne bahwa umpan balik sangat penting dalam proses pembelajaran.umpan balik membantu siswa mengetahui apa yang telah mereka kuasai dan apa yang perlu mereka tingkatkan.dengan menerima umpan balik yang konstruktif, siswa dapat memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan pemahaman mereka.contohnya itu tuh seperti memiliki pelatih yang membantu kita mengidentifikasi kelemahan kita dan memberikan saran untuk memperbaikinya.umpan balik merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran. guru perlu memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa untuk membantu mereka mengetahui apa yang telah mereka kuasai dan apa yang perlu mereka tingkatkan.dengan menerima umpan balik yang konstruktif, siswa dapat memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan pemahaman mereka.

    BalasHapus
  15. Nama : Maria Ritna Tati
    NPM : 2386206009
    Kelas : V A PGSD

    Tambahan terkait materi ini,teori ini mengingatkan kita bahwa pembelajaran harus relevan dengan dunia nyata.guru perlu menghubungkan konsep-konsep yang diajarkan dengan aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.nah dengan begitu, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan melihat relevansi pembelajaran dalam kehidupan mereka.pembelajaran harus relevan dengan dunia nyata.guru perlu menghubungkan konsep-konsep yang diajarkan dengan aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.dengan begitu, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan melihat relevansi pembelajaran dalam kehidupan mereka.

    BalasHapus
  16. Terima kasih bapak telah memberikan materi ini saya suka dengan cara pandangan Brownell tentang Pemahaman Konseptual versus Pemahaman Prosedural. Ini penting banget karena seringkali kita cuma diajarkan ikut langkah-langkah, misalnya dalam penjumlahan pecahan, cuma disuruh samakan penyebut tanpa tahu alasan kenapa harus begitu.
    ​Brownell mengajarkan bahwa guru harus mendorong siswa untuk mengerti konsep di balik prosedur, misalnya dengan Penggunaan Alat Peraga. Kalau siswanya punya pemahaman konsep yang kuat, mereka pasti lebih berhasil memecahkan masalah yang susah dan bisa pakai ilmunya di situasi yang baru. Intinya, jangan cuma tahu bagaimana caranya, tapi harus tahu juga mengapa.

    BalasHapus
  17. Saya belajar banyak dengan materi bapan pada bagian Teori Van Engen ini melengkapi Brownell banget, karena dia menekankan pada Eksplorasi Aktif dan Refleksi. Saya suka ide bahwa siswa harus dikasih kesempatan buat nyoba-nyoba konsep sendiri, entah mandiri atau berkelompok. Ini bikin kita bisa nemuin pola dan generalization sendiri.
    ​Setelah eksplorasi, bagian Diskusi Kelas dan Refleksi itu jadi kunci biar pemahaman kita matang. Proses merefleksikan temuan ini yang bisa membantu kita menguatkan konsep dan melihat hubungan antar-konsep. Menggabungkan Brownell ( paham konsep pakai alat peraga ) dan Van Engen ( eksplorasi aktif ) ini jadi panduan holistik buat guru biar siswa enggak cuma pintar ngerjain soal tes, tapi juga siap hadapi tantangan matematika di dunia nyata.

    BalasHapus
  18. Dan juga saya dapat dari materi bapak ini pada bagian tahapan pembelajaran menurut Gagne, atau Nine Events of Instruction, ini kasih panduan langkah demi langkah buat guru. Dari mulai Menarik Perhatian dengan masalah nyata, Menyampaikan Tujuan, sampai Memberikan Umpan Balik yang spesifik dan konstruktif.
    ​Tapi, saya paling tertarik sama kategori hasil belajar Gagne yang terakhir, yaitu Sikap (Attitudes). Gagne bilang, tantangan terbesar di matematika itu mengatasi rasa takut atau sikap negatif siswa terhadap pelajaran ini. Guru harus menciptakan lingkungan belajar yang positif, kasih penghargaan, dan nunjukkin kegunaan matematika di kehidupan sehari-hari. Karena, buat apa ilmunya bagus kalau siswanya sudah malas atau takut duluan sama matematikanya."

    BalasHapus
  19. Nama: Imelda Rizky Putri
    Npm:2387206024
    Kelas:5B

    Menurut saya, teori Bruner pembelajaran yang baik adalah yang dimulai pengalaman nyata dulu, lalu ke gambar, baru akhirnya ke simbol. Dengan cara ini siswa lebih mudah memahami konsep dan nggak cuma hafal rumus.

    BalasHapus
  20. Tahapan-tahapan pembelajaran yang telah diuraikan pada laman ini dengan teori belajar menurut Gagne menurut saya sangat tepat dan baik digunakan pada pembelajaran di sekolah, pada tahapan-tahapan yang telah diuraikan yang saya tangkap yang pertama ada memperoleh perhatian nah di sini menurut saya penting juga karena ,ketika kita masuk ke dalam kelas kita harus bisa menarik perhatian siswa untuk tertarik mendengarkan pembelajaran kita kedepannya, misalnya menggunakan pertanyaan pemantik atau pada laman ini dikasih tips untuk bisa mulai mengenalkan masalah matematika yang relevan dengan kehidupan sehari-hari seperti pembelajaran konseptual tapi, di awal kita harus membangkitkan rasa semangat dan penasaran mereka untuk mengikuti pembelajaran.
    Setelah itu ada menyampaikan tujuan pembelajaran yang umumnya emang wajib dilakukan sebelum memulai pembelajaran agar murid-murid itu mengetahui setelah mereka mengikuti pembelajaran apa yang bisa mereka ambil atau dapatkan dalam pembelajaran ini.
    Selanjutnya untuk yang ketiga merangsang ingatan siswa nah di sini juga penting untuk kita mengetahui apakah pembelajaran yang kita telah langsung kan kemarin disimpan dalam memori jangka panjang oleh siswa dan ini juga merupakan cara guru untuk melatih siswa menyimpan informasi ke dalam memori jangka panjang.
    Nah setelah melalui ketiga tahapan tersebut baru guru mulai membuka pembelajaran dan menyampaikan pembelajaran.
    Selama menyampaikan pembelajaran pada umumnya guru membimbing peserta didik agar benar-benar memahami pembelajaran yang telah berlangsung misalnya, di sini telah diuraikan untuk guru melakukan penjelasan tambahan dan penggunaan contoh, ini merupakan cara pembelajaran yang sangat saya sukai karena ini berfungsi untuk kita ketika tidak mengerti tentang pembelajaran kita bisa bertanya dan kita bisa mendapatkan jawaban dari hal yang kita kurang mengerti dalam pembelajaran.
    Selanjutnya memunculkan kinerja nah di sini setelah guru memberikan pembelajaran guru memberikan bimbingan dan penjelasan tambahan , guru memberikan tugas yang berkaitan dengan pembelajaran yang diajarkan tadi supaya mengukur pemahaman siswa apakah mereka sudah memahami atau belum.
    Selanjutnya di sini juga ada memberikan umpan balik nah setelah mengerjakan tugas tadi guru bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait tugas yang bisa mengukur juga sejauh mana siswa memahami materi yang telah mereka pelajari dan di kegiatan ini juga guru bisa membimbing dan memperbaiki pemahaman para murid yang mungki ada beberapa hal yang belum dimengerti dari materi yang telah diajarkan.
    Lalu yang ke-8 menilai kinerja nah ini bisa juga disebut sebagai evaluasi ketika pembelajaran telah dilangsungkan untuk mengukur apakah peserta didik sudah mencapai tujuan pembelajaran yang telah disampaikan di awal pembelajaran
    Dan yang terakhir bisa juga peningkatan retensi dan transfer nah yang saya tangkap di sini biasanya mulai memberikan kesimpulan atau tanggapan mereka setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahasa mereka, dan juga guru bisa memberikan refleksi ataupun tugas rumahan untuk melatih siswa lebih memahami lagi pembelajaran yang telah mereka langsungkan.
    Teori belajar yang luar biasa...

    BalasHapus
  21. Nama : Andi Nurfika
    NPM : 2386206017
    Kelas : VB PGSD

    Materi tentang teori belajar gagne ini sebenarnya ngebantu banget buat ngerancang pembelajaran yang lebih rapi dan terarah. Dari awal udah kelihatan kalau gapna itu mikirnya sistematis banget, jadi guru nggak asal ngajarin. Adanya 9 tahap pembelajaran itu bikin proses belajar lebih jelas langkah demi langkah. Apalagi buat matematika yang kadang bikin siswa atau siswi pusing, tahapan ini bisa bikin prosesnya jadi lebih ringan dan terstruktur. Jadi menurut saya, teori ini cocok banget buat dipakai guru biar kelasnya lebih hidup dan efektif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali Andi nurfika! Teori Gagné memang membantu guru merancang pembelajaran yang lebih rapi dan terarah. 9 tahapannya bikin proses belajar jadi lebih jelas dan sistematis, terutama buat mata pelajaran seperti matematika yang butuh pemahaman konsep yang kuat.

      Saya setuju, dengan teori Gagné, guru bisa membuat kelas lebih hidup dan efektif. Siswa jadi lebih paham dan terlibat dalam proses belajar.

      Hapus
  22. Nama : Andi Nurfika
    NPM : 2386206017
    Kelas : VB PGSD

    Saya lihat teori ini ngasih gambaran lengkap tentang kebutuhan siswa saat belajar, bukan cuma kasih materi lalu selesai. Ada perhatian, tujuan, latihan, sampai umpan balik semuanya dipikirin. Bagian yang paling kerasa manfaatnya itu pas di matematika, karena siswa sering butuh pemicu ingatan awal biar nggak bingung waktu dapat materi baru dengan model ini, guru bisa bantu siswa belajar lebih runtut dan ngerti pola pembelajarannya. Jadi materi ini menurut saya cukup praktis bukan cuma teori doang.

    BalasHapus
  23. Nama : Andi Nurfika
    NPM : 2386206017
    Kelas : VB PGSD

    Materi ini juga jelasin kalau belajar itu nggak cuma soal hafalan, tapi banyak aspek kemampuan yang harus dilatih. Gagne mengelompokkan hasil belajar jadi beberapa jenis dan menurut saya itu memudahkan guru buat nyusun kegiatan belajar. yang menarik, sikap juga termasuk hasil belajar, jadi bukan cuma nilai yang dihitung. Kalau dipakai dengan benar teori ini bisa bikin siswa lebih percaya diri dan enjoy di dalam pembelajaran matematika teori ini bikin pembelajaran lebih manusiawi dan nggak kaku

    BalasHapus
  24. Nama: Nur Sinta
    NPM: 2386206033
    Kelas: VB PGSD

    Menurut saya, materi tentang teori belajar gangne ini sangat membantu ngebuka cara pandang kita soal proses belajar yang sistematis dan tidak asal seret siswa menghafal. Gagne nggak cuman ngomongin apa yang harus diajarkan, tapi lebih ke bagaimana langkah-langkahnya supaya siswa benar-benar paham dan bisa belajar dengan efektif. Misalnya, di pelajaran matematika langkah pertama bukan langsung ke rumus atau soal sulit, tapi guru menarik perhatian dulu dengan situasi yang bikin siswa penasaran atau merasa tertantang. Lalu guru jelasin tujuan pembelajaran supaya siswa ngerti apa yang mau dipelajari, barulah setelah itu materi disampaikan, dilanjutkan dengan latihan, umpan balik dan penilaian sampai siswa bisa ingat dan pakai pengetahuan itu di situasi lain. Teori Gagne ini pas banget diterapi dikelas matematika karena pembelajaran matematika kan sering bikin siswa cepat kebingungan kalau langsung disuruh ngapalin rumuas. Dengan langkah-langkah seperti yang diajukan Gagne, siswa dapat struktur belajar yang lebih jelas dan terarah dari yang sederhana samapi yang kompleks.

    BalasHapus
  25. Nama: Nur Sinta
    NPM: 2386206033
    Kelas: VB PGSD

    Teori Gagne juga nggak cuman ngomongin tahap aja, tapi mengaitkan itu dengan beberap jenis hasil belajar yang berbeda misalnya keterampilan intelektual, strategi berpikir, informasi verbal, sampai sikap atau motivasi siswa. Itu penting karena di pelajaran matematika bukan cuman ngitung, tapi juga berpikir, memecahkan masalah dan percaya diri terhadap materi yang dipelajarai, kalau diterapkan di sekolah dasar, guru bisa pakai teori ini buat bikin rencana pembelajaran yang lebih hidup dan nggak monoton. Jadi pembelajaran nggak cuman soal latihan soal, tapi langkah-langkah jelas dan siswa jadi lebih ngerti apa manfaatnya disetiap tahap, menerapkan semua sembilan tahap itu butuh persiapan, waktu dan kreativitas guru. Tapi saya merasa kalau guru bisa sedikit-sedikit mengikuti urutan itu, proses belajar siswa justru jadi lebih nyaman, terstruktur dan punya arah, itu bikin suasana kelas jadi lebih efektif dan siswa berpeluang besar buat benar-benar paham bukan sekedar ngafalin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat nur sinta bahwa teori Gagné tidak hanya tentang tahapan pembelajaran, tapi juga tentang memahami berbagai jenis hasil belajar yang ingin dicapai. Dalam matematika, ini sangat penting karena tidak hanya tentang menghitung, tapi juga berpikir kritis, memecahkan masalah, dan membangun kepercayaan diri.
      Penerapan teori Gagné di sekolah dasar bisa membuat pembelajaran lebih hidup dan tidak monoton. Dengan langkah-langkah jelas dan fokus pada manfaat setiap tahap, siswa bisa lebih paham dan terlibat.

      Saya setuju, menerapkan sembilan tahap Gagné butuh persiapan, waktu, dan kreativitas guru. Tapi hasilnya worth it! Proses belajar siswa jadi lebih nyaman, terstruktur, dan efektif. Suasana kelas jadi lebih hidup, dan siswa berpeluang besar untuk benar-benar paham, bukan sekedar menghafal.

      Hapus
  26. Penjelasan mengenai teori belajar Gagné, khususnya lima kategori hasil belajar, membantu kita memahami bahwa proses belajar itu tidak cuma soal paham materi, tapi juga melibatkan strategi berpikir, sikap, sampai keterampilan motorik. ini bagus banget buat guru untuk membuat atau merancang pembelajaran yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

    BalasHapus
  27. Dari materi yang telah saya baca di atas khususnya pada tahap pembelajaran menurut garnet ini sangat bagus untuk dipahami dan digunakan guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang efektif. pada setiap tahapan berkaitan dengan proses kognitif tertentu yang mendukung pembelajaran. Dari awal guru menarik perhatian siswa, ajak mereka ingat materi sebelumnya, sampai siswa dikasih kesempatan buat latihan dan dinilai hasil belajarnya. Jadi ini bagus banget kalau di diterapkan di kelas, kalau dipakai dengan baik pasti pembelajaran jadi lebih terarah dan siswa engga cuma terima materi tapi mereka benar-benar paham sama pembelajarannya

    BalasHapus
  28. Terima kasih atas materinya, Pak. Penjelasan ini sangat menarik, terutama pada poin perubahan dari kata benda menjadi kata kerja aktif. Saya jadi lebih paham bahwa fokus pendidikan sekarang bukan lagi sekadar 'hasil' atau pengetahuan statis, tapi lebih ke proses berpikir siswa dalam melakukan sesuatu secara nyata di kelas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Materi yang sangat bermanfaat, Pak. Sedikit tambahan Saya baru menyadari pentingnya pemisahan antara dimensi kognitif dan dimensi pengetahuan. Terutama pada poin Pengetahuan Metakognitif, yang menekankan agar siswa sadar akan proses berpikirnya sendiri. Ini sangat relevan untuk diterapkan agar pembelajaran jadi lebih mandiri dan terukur.

      Hapus
  29. Nama : Erlynda Yuna Nurviah
    Kelas : VB PGSD
    Npm : 2386206035

    Materi ini ssangat membantu saya karena menjelaskan teori belajar gagne dengan rinci, runtut dan sangat jelas, Tahapan pembelajaranya membuat saya sadar bahwa mengajar bukan hanya sekedar menyampaikan materi saja, tetapi bagaimana seorang guru menarik perhatian siswa, membimbing mereka untuk memahami, hingga mampu menerapkan pengetahuan. Materi ini sangat revelan untuk diterapkan dalam pembelajaran dikelas.

    BalasHapus
  30. Nama : Erlynda Yuna Nurviah
    kelas : VB PGSD
    Npm : 2386206035

    Tahapan belajar di teori gagne ini dapat diterapkan secara fleksibel, sepertinya tidak harus berurutan ya? tetapi tetap bisa diterapkan sesui dengan kemampuan dan perhatian anak - anak di sekolah. Dengan pendektan ini, pembelajaran menjadi lebih terarah, anak lebih mudah fokus, aktif bertanya, dan pastinya memahami materi dengan cara yang lebih alami. Teori ini sangat membantu saya untuk merancang pembelajaran yang bermakna nantinya, semoga saya dan teman - teman bisa menerapkan teori ini ketika sudah menjadi guru.

    BalasHapus
  31. keberhasilan pembelajaran sangat bergantung pada lingkungan yang suportif. Teori Gagné mendorong pendidik untuk secara aktif melawan kecemasan matematika dengan membangun lingkungan belajar yang positif, memberikan penghargaan atas proses dan usaha, serta menunjukkan bahwa kesalahan adalah bagian dari belajar. Dengan memprioritaskan pemulihan sikap negatif dan rasa takut, guru sebenarnya sedang membangun fondasi psikologis yang kokoh. Tanpa fondasi ini, transfer pengetahuan yang sistematis akan sulit dicapai.

    BalasHapus
  32. materi ini sangat bagus banget karena banyak banget siswa yang merasa matematika itu susah. dengan membaca Teori gagne ini juga ngajarin kita bahwa untuk ngajarin siswa kita harus menarik perhatian siswa dengan relevansi nyata bukan lagi sekedar menghafal rumus tapi menunjukkan contoh secara nyata. dengan begini matematika jadi lebih seru

    BalasHapus
  33. Izin menanggapi pak,dalan Materi ini disusun dengan cara yang baik dan menunjukkan pemahaman yang jelas tentang posisi Teori Belajar Gagné dalam dunia pendidikan. Pengantar yang diuraikan mampu menggambarkan tantangan nyata yang dihadapi pendidik dalam merancang pembelajaran efektif, sehingga relevan dengan konteks praktik pendidikan saat ini. Penjelasan mengenai Robert Gagné sebagai tokoh dan fokus teorinya pada jenis hasil belajar serta kondisi pembelajaran memberikan dasar konseptual yang kuat bagi para pembaca.

    BalasHapus
  34. Yang utama di materi ini terletak pada sebuah teori gagne yang bersifat integratif, dikarenakan menghubungkan unsur behaviorisme, kognitivisme dan juga kontruktivisme, dalam hal ini melihat kan bahwa pembelajaran dilihat sebagai komplek dan berlapis, bukan hanya sekedar stimulus dan respon, akan tetapi melibatkan proses mental dan informasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pernyataan yang menyatakan bahwa setiap jenis kemampuan sangat memerlukan kondisi pembelajaran yang sangat penting, karena menekankan perlunya di rancang pemebelajaran yang sistematis dan terstruktur.

      Hapus
  35. Dari kelima kategori utama hasil belajar menurut gagne saya setuju, karna di dalam poin tersebut pembaca memahami perbedaan setiap kategori, dan juga menunjukkan bahwasanya hasil belajar tidak hanya terbatas pada aspek kognitif. Tetapi juga mencakup beberapa keterampilan fisik dan sikap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada penjelasan keterampilan intelektual ini tepat, apa lagi dengan mengaitkan pemebelajaran matematika dengan pemahaman konsep dan suatu pemecahan masalah, ini sangat menegaskan bahwa matematika ridak hanya juga menuntut kemampuan menghitung, akan tetapi berpikir tingkat tinggi.

      Hapus
  36. Nama : Dita Ayu Safarila
    Kelas : 5 C
    NPM : 2386206048
    Teori Belajar gagne menekankan bahwa pembelajaran bukanlah kejadian tunggal melainkan serangkaian peristiwa yang dirancang untuk mendukung proses internal manusia. Setiap tahap mulai dari menarik perhatian hingga meningkatkan retensi,berfungsi sebagai jembatan kognitif bagi siswa. Dalam mata pelajaran seperti matematika tahapan ini sangat krusial karena materi yang bersifat hierarkis memerlukan bimbingan yang tepat agar siswa tidak kehilangan arah.

    BalasHapus
  37. Nama : Dita Ayu Safarila
    Kelas : 5 C
    NPM : 2386206048
    Teori gagne dikembangkan berdasarkan prinsip psikologi kognitif klasik relevansinya bagi calon guru di era modern tetap sangat kuat. Materi ini berfokus pada fleksibilitas dan adaptabilitas. Seorang guru tidak hanya menjadi sumber informasi tetapi menjadi desainer instruksional. Gagne mengajarkan bahwa belajar belum selesai sebelum siswa tahu sejauh mana mereka menguasai materi tersebut.

    BalasHapus
  38. Nama : Dita Ayu Safarila
    Kelas : 5 C
    NPM : 2386206048
    Sebagai mahasiswa kita belajar bahwa menjadi guru yang baik berarti menjadi pengamat yang jeli terhadap performa siswa,dengan memadukan unsur behaviorisme dan kognitif yang kita pelajari bersama pak samsul itu,gagne bisa memberikan kerangka kerja seimbang,hasil akhirnya bukan hanya siswa menjadi pintar menghafal tetapi siswa yang memiliki strategi kognitif untuk belajar secara mandiri sepanjang hayat,ini adalah bekal utama kita untuk menciptakan lingkungan kelas yang aktif dan dinamis di masa depan.

    BalasHapus
  39. Nama: Rosidah
    Npm: 2386206034
    Kelas: 5 B

    ternyata teori belajar Gagne sangat membantu dalam memahami bagaimana proses belajar seharusnya dirancang secara bertahap. pembelajaran nggk cukup hanya menyampaikan materi, tapi perlu dimulai dengan menarik perhatian siswa, menjelaskan tujuan belajar, dan mengaitkan materi baru dengan pengetahuan sebelumnya. dengan tahapan ini siswa menjadi lebih siap dan nggk mudah bingung saat menerima materi. dan jika guru menerapkan tahapan pembelajaran secara runtut, pembelajaran akan terasa lebih terarah dan bermakna.

    BalasHapus
  40. Nama: Rosidah
    Npm: 2386206034
    Kelas: 5 B

    Saya ingin mengulik lebih dalam tentang lima kategori utama hasil belajar menurut Gagne menunjukkan kalo belajar nggk hanya soal mengerjakan soal atau menghafal materi. hasil belajar jua mencakup cara siswa berpikir, mengingat informasi, menggunakan keterampilan fisik, serta membentuk sikap dan motivasi dalam belajar. ini penting dipahami oleh kita sebagai calon pendidik agar tidak hanya menilai keberhasilan belajar dari nilai akhir saja. kalo kita sebagai calon pendidik sudah paham dengan kategori ini insyaallah kita bisa merancang pembelajaran yang lebih seimbang dan menyeluruh. dari pembelajaran yang dilakukan secara bertahap inilah, yang bisa membantu pembelajaran lebih bermakna dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

    BalasHapus
  41. nama:syahrul
    kelas:5D
    npm:2386206092

    Teori Robert Gagne ini sebenarnya sangat simpel kalau kita terapkan di kelas, terutama untuk mata pelajaran yang sering dianggap susah kayak matematika. Intinya belajar itu gak cuma soal memindahkan isi buku ke kepala siswa aja. Tapi tentang gimana kita ngatur situasi supaya proses berpikir mereka berjalan lancar. Dengan membagi hasil belajar ke dalam lima kategori seperti keterampilan intelektual sampe sikap, kita jadi punya panduan jelas bahwa tiap materi butuh perlakuan yang berbeda.

    BalasHapus
  42. Nama:syahrul
    kelas:5D
    Npm:2386206092

    Adapun langkah langkah singkat kayak
    • Mulai sesi belajar dengan masalah nyata atau pertanyaan unik untuk memancing rasa penasaran siswa.
    • Kasih tahu siswa apa yang bakal mereka kuasai hari ini supaya mereka punya target yang jelas.
    • Ingatkan mereka pada pelajaran kemarin yang berhubungan dengan topik baru ini.
    • Kasi materi secara bertahap, mulai dari yang paling dasar ke yang lebih kompleks.
    • Biarkan siswa mencoba sendiri dan langsung berikan koreksi atau masukan supaya mereka gak tersesat.

    BalasHapus
  43. Nama:syahrul
    kelas:5D
    npm:2386206092

    Satu poin yang menurut saya paling menarik dari artikel ini adalah fokus Gagne pada pembentukan sikap positif. Sering kali kita terlalu sibuk mengejar rumus sampai lupa kalau rasa takut atau benci siswa terhadap matematika itu penghambat terbesar. Gagne menyarankan guru untuk ciptain lingkungan yang menghargai usaha, bukan cuma hasil akhir. Kalau siswa merasa aman buat salah, mereka bakal lebih berani mencoba tantangan yang lebih susah.

    BalasHapus
  44. Nama:syahrul
    kelas:5D
    npm:2386206092

    Penggunaan teknologi juga disebut sebagai pendukung yang penting. Guru gak harus selalu jelasin di depan papan tulis. Perangkat lunak atau media interaktif bisa dipake buat memberi simulasi yang sulit dibayangkan kalau hanya lewat kata kata. Selain itu alat digital sangat membantu dalam memberikan umpan balik instan, jadi siswa langsung tahu di bagian mana mereka harus memperbaiki perhitungannya tanpa perlu menunggu tugas dikembalikan minggu depan.

    BalasHapus
  45. Nama:syahrul
    kelas:5D
    npm:2386206092

    Pada akhirnya, implikasi teori ini nuntut guru untuk jadi perancang instruksional yang jeli. Kita gak bisa pakai satu metode untuk semua jenis materi. Ada kalanya kita perlu ceramah singkat untuk menyampaikan informasi verbal, tapi di waktu lain kita harus lebih banyak diam dan membiarkan siswa mengasah strategi kognitif mereka sendiri. Kuncinya ada pada perencanaan yang matang dan fleksibilitas saat menghadapi dinamika di dalam kelas.

    BalasHapus
  46. Nama: Selma Alsayanti Mariam
    Npm: 2386206038
    Kelas: VC

    Dari materi ini dapat disimpulkan bahwasannya teori gagne ini sebenarnya ingin memberitahukan bahwa "belajar itu proses mental, jadi jangan dipaksa". semuanya harus berurutan mulai dari membuat mereka tertarik, mengerti konsepnya, latihan, sampai akhirnya mereka bisa menggunakan ilmu itu di kehidupan nyata. dari materi ini juga menekankan kalau guru itu tugasnya bukan hanya berbicara saja , tetapi juga menjadi pemandu bagi siswanya. contohnya seperti jika siswa merasa bingung terhadap materi yang telah disampaikan, jangan cuma disuruh untuk membaca buku tetapi beri mereka petunjuk atau contoh lain agar mereka dapat mengerti materi tersebut.

    BalasHapus
  47. Teori Belajar Gagné sangat relevan dan praktis untuk diterapkan dalam pembelajaran, terutama dalam matematika. 9 tahapan pembelajaran Gagné membantu guru merancang pembelajaran yang sistematis dan efektif.
    Saya setuju bahwa teori Gagné menekankan pentingnya memahami jenis hasil belajar dan merancang pembelajaran sesuai. Dengan demikian, guru bisa lebih fokus pada kebutuhan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

    BalasHapus
  48. Izin bertanya pak maupun teman-teman, Bagaimana kita sebagai calon guru akan menggunakan tahapan "Meningkatkan Retensi dan Transfer" dalam teori Gagné untuk membantu siswa memahami dan mengaplikasikan konsep limit fungsi dalam konteks matematika yang lebih luas, seperti dalam kalkulus atau fisika?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: Margaretha Elintia
      Kelas: 5C PGSD
      Npm: 2386206055

      Izin menjawab pertanyaan dari kak Dina, supaya siswa paham dan ingat terus kita sebagai guru harus tunjukkan kalau limit itu punya peran di dunia nyata dan pelajaran, contohnya di ekonomi buat hitung batas keuntungan maksimal, kalau mereka merasa ilmu itu berguna mereka otomatis lebih mudah mengaplikasikannya dimana saja.
      Semoga dapat membantu menjawab pertanyaan dari kak Dina.

      Hapus
  49. Hanifah
    5C
    2386206073

    Materi ini mengingatkan bahwa pembelajaran yang baik tidka terjadi secara kebetulan, tapi melalui perencanaan yang matang. Teori Gagne menunjukkan bahwa setiap tahap mulai dari menarik perhatian sampai memberikan umpan balik memiliki peran penting dalam keberhasilan belajar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Teori belajar Gagne adalah panduan praktis untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Dengan mengikuti sembilan langkah instruksional, guru dapat membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam dan terarah.

      Hapus
    2. Inti materi ini menyoroti peristiwa belajar menurut Gagne yaitu mulai dari gaining attention, informing learners of objektives, stimulating recall, presenting content, providing feedback, assessing performance, hingga enchancing retention and transfer. Urutan ini bukan sekedar teori, tapi kerangka kerja yang dapat diadaptasi dalam berbagai konteks pembelajaran.

      Hapus
  50. Nama : Erlynda Yuna Nurviah
    Kelas : VB PGSD
    Npm : 2386206035

    Saya tertarik dengan ide Gagne yang membagi hasil belajar ke dalam beberapa kategori seperti keterampilan intelektual, strategi kognitif, sikap, dan lain‑lain. Ini bikin saya mikir bahwa peran guru itu nggak hanya sekadar “ngajar materi”, tapi juga bantu siswa mengembangkan cara berpikir, respons terhadap pembelajaran, serta kemampuan motorik kalau perlu. Model ini cocok banget kalau kita mau bikin pembelajaran yang komprehensif dan tidak hanya fokus pada satu aspek saja.

    BalasHapus
  51. Nama : Erlynda Yuna Nurviah
    Kelas : VB PGSD
    Npm : 2386206035

    Sebagai calon guru, saya merasa teori Gagne sangat membantu dalam mempersiapkan pembelajaran yang terstruktur dan jelas. Saya membayangkan ketika nanti mengajar, penting untuk memulai dengan cara yang bisa menarik perhatian siswa, seperti dengan pertanyaan atau aktivitas singkat agar mereka lebih siap menerima materi. Saya juga sadar pentingnya memberikan tujuan pembelajaran yang jelas dan menyusun langkah-langkah mengajar secara runtut sesuai prinsip Gagne supaya siswa tidak bingung dan bisa mengikuti dengan baik. Dari teori ini saya belajar bahwa pembelajaran yang sistematis bisa membuat suasana kelas jadi lebih aktif dan hasil belajar siswa meningkat.

    BalasHapus
  52. Nama: Margaretha Elintia
    Kelas: 5C PGSD
    Npm: 2386206055

    Izin menanggapi ya pak, saya setuju terkait dengan katagori hasil belajar Gagne yang juga memasukan sikap, seringkali guru cuman fokus pada nilai padahal kalau sikap siswanya sudah negatif terhadap matematika, materi sesederhana apapun akan sulit masuk, dengan membangun sikap positif adalah langkah awal yang kursial.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: Margaretha Elintia
      Kelas: 5C PGSD
      Npm: 2386206055

      Dengan tahap menarik perhatian di awal pelajaran banyak guru yang langsung masuk ke materi tanpa basa-basi, padahal otak siswa butuh warming up, kalau di awal sudah tertarik kebelakangnya pasti siswa jadi lebih responsif dan aktif.

      Hapus
    2. Nama: Margaretha Elintia
      Kelas: 5C PGSD
      Npm: 2386206055

      Langkah memberikan umpan bali menurut saya sangat penting dan saya setuju ini harus dilakukan secara konsisten, siswa butuh tahu di mana letak kesalahannya segera setelah praktik, supaya kesalahannya itu tidak dianggap benar oleh mereka.

      Hapus
  53. Nama: Margaretha Elintia
    kelas: 5C PGSD
    Npm: 2386206055

    Izin bertanya pak, dalam kondisi kelas yang waktunya sangat terbatas bagaimana cara guru bisa melakukan seluruh tahapan tersebut tanpa terkesan buru-buru?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
      Kelas : 5 B
      Npm : 2386206042

      izin menjawab ya margaretha, menurut saya
      caranya adalah dengan melakukan integrasi tahap-tahap yang serupa. Kita tidak perlu menyiapkan waktu khusus untuk setiap poinnya. Contohnya, saat siswa sedang mengerjakan soal latihan, di situlah kita masuk memberikan umpan balik dan penilaian secara langsung. Dengan begitu, semua tahap Gagne tetap terlaksana tanpa harus memakan banyak waktu. Intinya, kita fokus pada kualitas interaksinya, bukan pada durasi setiap tahapannya.

      Hapus
  54. Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
    Kelas : 5 B
    Npm : 2386206042

    Saya setuju sama materi ini, karena Gagne memberikan langkah-langkah yang jelas dan masuk akal bagi guru dalam merancang proses mengajar di kelas. Menurut saya, sembilan tahap yang ia buat sangat membantu agar materi pelajaran tidak langsung terasa berat atau sulit bagi siswa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Misalnya dalam matematika, seorang guru tidak bisa langsung menyodorkan rumus rumit tanpa lebih dulu menarik perhatian siswa atau mengingatkan mereka pada pelajaran sebelumnya yang berkaitan. Dengan mengikuti urutan dari Gagne, siswa jadi lebih siap secara mental karena materi diberikan secara bertahap. Mereka jadi lebih mudah paham karena dibimbing pelan-pelan, mulai dari perkenalan konsep hingga latihan mandiri.

      Hapus
    2. Selain itu, teori ini juga sangat membantu guru untuk lebih peduli pada interaksi di kelas. Guru jadi tahu kapan waktu yang tepat untuk memberikan bantuan, serta kapan harus memberikan pujian atau perbaikan (umpan balik) agar siswa tidak bingung di tengah jalan. Intinya, teori ini membuat cara mengajar jadi lebih rapi, terarah, dan manusiawi, karena fokusnya bukan hanya sekadar menghabiskan materi, tetapi memastikan setiap siswa benar-benar mengerti apa yang mereka pelajari.

      Hapus
  55. Nama: Arjuna
    Npm: 2386206018
    Kelas: 5A
    Jadi Gagné membagi proses belajar menjadi beberapa langkah yang runtut dari mulai perhatian siswa tertarik sampai mereka bisa ngelakuin apa yang udah dipelajari dengan lancar jadi menurut aku belajar itu bukan cuma dengerin materi terus langsung paham tapi perlu tahapan supaya otak siap dulu baru info masuk dengan cara yang bisa dipahami dan akhirnya bisa dipake sendiri

    BalasHapus
  56. Nama: Arjuna
    Npm: 2386206018
    Kelas: 5A
    Kalau menurut aku langkahlangkah itu penting banget karena kadang guru atau kita sendiri sering melewati prosesnya terlalu cepat misalnya langsung ngasih rumus atau jawaban tanpa bikin siswa ngerti dulu kenapa rumus itu muncul atau buat apa kita pake langkah itu gagné menurut aku ngingetin bahwa setiap langkah punya tujuan bikin siswa fokus bikin mereka ngerti konsep bikin mereka bisa ngulang sendiri dan bikin mereka bisa ngecek apakah mereka udah paham atau belum

    BalasHapus
  57. Nama: Selma Alsayanti Mariam
    Npm: 2386206038
    Kelas: VC

    Saya izin bertanya pak, menurut bapak. tahap memberikan umpan balik (feedback) itu fungsinya agar murid senang karena dipuji saja atau ada alasan lain yang lebih teknis?

    BalasHapus
  58. Nama: Selma Alsayanti Mariam
    Npm: 2386206038
    Kelas: VC

    Saya izin bertanya lagi pak, di zaman sekarang yang serbah canggih ini. bagaimana caranya teknologi bisa membantu guru dalam menerapkan 9 Tahap Gagne agar kelas tidak membosankan?

    BalasHapus
  59. Nama: Selma Alsayanti Mariam
    Npm: 2386206038
    Kelas: VC

    Saya izin bertanya pak, katanya matematima itu membuat stres. lalu bagaimana caranya guru menggunakan teori Gagne agar murid tidak takut atau trauma sama angka?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
      Kelas : 5 B
      Npm : 2386206042

      izin menjawab ya selma, menurut saya, cara simpelnya biar murid nggak trauma sama matematika adalah jangan langsung kasih rumus susah pas baru masuk kelas. Kita pakai tahap Gaining Attention-nya Gagne buat pancing perhatian mereka pakai hal-hal seru atau contoh di kehidupan nyata, supaya mereka nggak tegang duluan.

      Hapus
    2. Terus, biasanya anak stres karena materi dasarnya belum paham tapi sudah dipaksa lanjut. Nah, di sini pentingnya tahap Stimulating Recall, yaitu mastiin mereka bener-bener mantap di pelajaran sebelumnya sebelum naik ke materi baru. Terakhir, pas mereka latihan, kita kasih masukan yang nyemangatin, bukan malah bikin mereka takut salah. Kalau anak merasa aman dan nggak bakal dimarahin pas salah, mereka nggak akan trauma lagi sama angka.

      Hapus
  60. Nama : Shela Mayangsari
    Npm : 2386206056
    Kelas : V C

    Materi ini enak dibaca dan jelas banget alurnya juga tertata dengan rapi, karena teori Gagné dijelaskan secara runtut dari jenis hasil belajar sampai langkah-langkah pembelajarannya. Contohnya juga relevan dengan matematika, jadi kelihatan bagaimana teori ini bisa langsung dipakai guru untuk bikin pembelajaran lebih terarah, nggak asal mengajar tapi benar-benar dirancang supaya siswa paham dan termotivasi.

    BalasHapus
  61. Nama : Miftahul hasanah
    kellas : 5C
    npm : 2386206040

    setelah saya membaca materi ini menjelaskan tahapan belajar menurut Gagné yang sangat sistematis — dari membangkitkan perhatian, menyampaikan tujuan belajar, sampai evaluasi dan retensi. Kalau begitu, menurut Bapak, bagaimana cara terbaik guru menerapkan urutan tahapan itu di kelas realita kita yang kadang waktunya terbatas dan jadwalnya padat? Apakah semua tahap wajib dilalui setiap kali mengajar, atau bisa disesuaikan dengan kondisi kelas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
      Kelas : 5 B
      Npm : 2386206042

      izin menajawab ya miftahul, menurut saya kalau di lapangan kita nggak harus kaku jalanin semua tahapannya satu-persatu kok. Cara paling oke buat nyiasatin waktu yang mepet adalah dengan digabung. Contohnya, pas pembukaan kelas, kita bisa langsung narik perhatian sambil nyebutin tujuan belajar dan ngaitin ke materi lalu dalam satu obrolan singkat. Jadi, 9 tahap itu nggak wajib muncul semua tiap hari, yang penting urutan logisnya tetap ada. Intinya, fleksibel aja sesuai kondisi murid yang paling jangan sampai hilang itu bagian latihan dan kasih tahu salah-benernya ke siswa, biar mereka nggak bingung.

      Hapus
  62. Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
    Kelas : 5 B
    Npm : 2386206042

    Jujur, saya setuju banget sama materi Teori Gagne ini karena menurut saya bermanfaat banget buat diterapin. Kadang kita sebagai pengajar atau mahasiswa suka bingung mulai dari mana, nah 9 tahapannya Gagne ini kayak ngasih cheat sheet atau urutan yang masuk akal banget. Apalagi di matematika yang sering dianggap horor kalau kita nggak pinter-pinter narik perhatian di awal atau nggak ngaitin sama materi sebelumnya, ya siswanya pasti bakal blank. Jadi, poin-poin di materi ini beneran jadi solusi praktis biar belajar itu nggak cuma sekadar hafal, tapi bener-bener nyangkut di kepala dan bisa dipraktekin.

    BalasHapus
  63. Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
    Kelas : 5 B
    Npm : 2386206042

    Jujur, saya setuju banget sama materi Teori Gagne ini karena menurut saya bermanfaat banget buat diterapin. Kadang kita sebagai pengajar atau mahasiswa suka bingung mulai dari mana, nah 9 tahapannya Gagne ini kayak ngasih cheat sheet atau urutan yang masuk akal banget. Apalagi di matematika yang sering dianggap horor kalau kita nggak pinter-pinter narik perhatian di awal atau nggak ngaitin sama materi sebelumnya, ya siswanya pasti bakal blank. Jadi, poin-poin di materi ini beneran jadi solusi praktis biar belajar itu nggak cuma sekadar hafal, tapi bener-bener nyangkut di kepala dan bisa dipraktekin.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak