Mengatasi Fobia Terhadap Matematika: Pemahaman dan Upaya Mengatasinya


Fobia terhadap matematika, sering kali disebut sebagai "math anxiety" adalah fenomena yang cukup umum terjadi di kalangan siswa di berbagai jenjang pendidikan. Fobia ini dapat mempengaruhi kinerja akademis dan menyebabkan seseorang menghindari pelajaran matematika, mata kuliah, atau bahkan program studi yang melibatkan matematika.  Selain itu, Ketakutan ini dapat memicu berbagai reaksi fisik dan emosional seperti kecemasan, panik, bahkan menghindari situasi yang melibatkan angka dan perhitungan. Fobia ini tidak hanya dialami oleh peserta didik saja lho ya, tetapi juga oleh orang dewasa!!!

1. Penyebab Fobia Terhadap Matematika

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami fobia terhadap matematika, antara lain:

  • Pengalaman Negatif di Masa Lalu: Pengalaman buruk terkait matematika, seperti gagal dalam ujian atau mendapat kritik tajam dari guru, atau diejek karena tidak bisa matematika yang mana dapat menimbulkan trauma dan rasa takut terhadap matematika.
  • Metode Pengajaran yang Tidak Efektif: Metode pengajaran yang terlalu kaku, monoton, atau kurang menarik yang membuat peserta didik merasa bosan dan tertekan. Ketika peserta didik merasa tidak mampu mengikuti pelajaran, rasa cemas pun muncul.
  • Tekanan Sosial dan Harapan Tinggi: Ekspektasi yang tinggi dari orang tua, guru, atau lingkungan sosial terhadap prestasi matematika dapat memberikan tekanan tambahan kepada peserta didik. Tekanan ini dapat menimbulkan rasa cemas yang berujung pada fobia.
  • Kurangnya Pemahaman Konseptual: Peserta didik yang tidak memahami konsep dasar matematika dengan baik cenderung merasa kewalahan ketika dihadapkan pada materi yang lebih kompleks. Hal ini bisa memicu rasa takut dan cemas.
  • Stereotip Gender**: Dalam beberapa budaya, terdapat stereotip bahwa laki-laki lebih unggul dalam matematika dibandingkan perempuan. Stereotip ini dapat memengaruhi kepercayaan diri peserta didik perempuan dan menimbulkan kecemasan ketika belajar matematika.
  • Faktor genetik: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada kemungkinan faktor genetik yang mempengaruhi kecenderungan seseorang untuk mengalami fobia matematika.

2.       Dampak Fobia Terhadap Matematika

Fobia terhadap matematika tidak hanya berdampak pada prestasi akademis, tetapi juga dapat memengaruhi aspek lain dalam kehidupan seseorang, termasuk:

  • Penurunan Prestasi Akademis: Peserta didik yang mengalami fobia matematika sering kali mengalami kesulitan dalam memahami materi dan menyelesaikan tugas-tugas matematika. Hal ini dapat menyebabkan penurunan nilai dan kegagalan dalam ujian.
  • Penghindaran Matematika: Peserta didik yang merasa cemas terhadap matematika cenderung menghindari pelajaran ini. Mereka mungkin memilih jurusan atau karier yang tidak melibatkan matematika, meskipun sebenarnya mereka memiliki potensi di bidang tersebut.
  • Dampak Psikologis: Rasa takut dan cemas yang berkepanjangan dapat mempengaruhi kesehatan mental Peserta didik. Mereka mungkin mengalami stres, rasa tidak percaya diri, dan bahkan depresi.
  • Hambatan dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis: Matematika melibatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang penting. Siswa yang menghindari matematika mungkin kehilangan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan ini.

 

3.       Mengatasi Fobia Terhadap Matematika

 

Untuk mengatasi fobia terhadap matematika, diperlukan pendekatan yang holistik dan inklusif. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh guru, orang tua, dan peserta didik:

 

  • Ubah MIndset: Gantilah pikiran negatif tentang matematika dengan pikiran yang lebih positif. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk belajar matematika, dan dengan usaha yang konsisten, Anda pasti bisa menguasainya. Peran penting mindset dalam suatu hasil Penelitian menunjukkan bahwa memiliki mindset pertumbuhan (growth mindset) yang percaya bahwa kemampuan matematika dapat ditingkatkan melalui usaha, dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan prestasi dalam matematika.
  • Membangun Pemahaman Dasar yang Kuat: Peserta didik perlu dibantu untuk memahami konsep dasar matematika dengan baik. Guru dapat menggunakan pendekatan yang lebih kreatif dan kontekstual untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit. Dengan pemahaman yang kuat, siswa akan merasa lebih percaya diri dan tidak mudah cemas ketika dihadapkan pada masalah matematika.
  • Menerapkan Pendekatan Pembelajaran yang Menyenangkan: Guru dapat menerapkan berbagai metode pembelajaran yang lebih menyenangkan, seperti permainan matematika, proyek berbasis masalah, atau penggunaan teknologi interaktif. Pendekatan ini dapat membuat peserta didik merasa jadi lebih tertarik (hingga menjadi suka) dan termotivasi dalam belajar matematika.
  • Mengurangi Tekanan dan Meningkatkan Dukungan Emosional: Guru dan orang tua perlu mengurangi tekanan terhadap peserta didik dan memberikan dukungan emosional yang memadai. peserta didik perlu merasa bahwa mereka didukung dan dihargai, terlepas dari hasil akademis yang mereka capai.
  • Mengubah Persepsi Terhadap Matematika: Mengubah persepsi negatif terhadap matematika adalah langkah penting dalam mengatasi fobia ini. Guru dapat menunjukkan bahwa matematika adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dan memiliki banyak aplikasi praktis. Dengan memahami relevansi matematika, siswa mungkin merasa lebih termotivasi untuk belajar.
  • Mengajarkan Teknik Relaksasi dan Manajemen Stres: Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau visualisasi positif dapat membantu siswa mengurangi rasa cemas. Mengajarkan manajemen stres kepada peserta didik juga dapat membantu mereka menghadapi situasi yang menegangkan dengan lebih tenang.
  • Mendorong Kolaborasi: Pembelajaran kolaboratif dapat membantu peserta didik merasa lebih nyaman dan terbuka dalam belajar matematika. Diskusi kelompok memungkinkan peserta didik untuk berbagi pemahaman dan mendapatkan perspektif baru, yang dapat mengurangi rasa takut dan cemas.
  • Mengatasi Stereotip Gender: Penting untuk mengatasi stereotip gender yang berkaitan dengan matematika. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendorong peserta didik dari semua gender untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran matematika.
  • Memberikan Umpan Balik yang Konstruktif: Umpan balik yang positif dan konstruktif dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Guru harus memastikan bahwa mereka memberikan apresiasi atas usaha siswa, bukan hanya hasil akhir. Hal ini dapat membantu peserta didik merasa lebih percaya diri dan mengurangi rasa takut terhadap kesalahan.
  • Pelibatan Orang Tua dalam Pembelajaran: Orang tua dapat berperan aktif dalam mendukung pembelajaran matematika di rumah. Mereka dapat membantu anak-anak mereka dengan memberikan dukungan emosional, membantu dalam pengerjaan tugas, atau bahkan terlibat dalam kegiatan matematika yang menyenangkan di rumah.

Fobia matematika tentunya merupakan masalah yang dapat diatasi dengan berbagai cara. Dengan dukungan yang tepat, perubahan mindset, dan usaha yang konsisten, siapa pun dapat mengatasi ketakutan terhadap matematika dan mencapai kesuksesan dalam belajar. Mari tetap semangat dalam belajar matematika.

 

Referensi artikel dari

1. Ashcraft, M. H., & Moore, A. M. dengan judul Mathematics Anxiety and the Affective Drop in Performance. 

2. Dowker, A., Sarkar, A., & Looi, C. Y. dengan judul  Mathematics Anxiety: What Have We Learned in 60 Years?

3. Maloney, E. A., & Beilock, S. L. dengan judul Math Anxiety: Who Has It, Why It Develops, and How to Guard Against It.

 




109 Komentar

  1. Nama: Nur Annisha Puspita Sari
    NPM: 2286206095
    Kelas: 5D

    Walau saya baru mengetahui mengenai istilah "math anxiety" tetapi saya telah melihat beberapa contoh nyatanya. Saya pikir selain dari pengalaman yang kurang menyenangkan, pola pikir masyarakat yang kebanyakan mengukur kadar kecerdasan seseorang dari seberapa mahirnya ia dalam pelajaran matematika juga menjadi faktor yang berpengaruh. Hal ini mengakibatkan anak cenderung merasa tertekan serta rendah diri ketika pemahamannya dalam pelajaran matematika tidak secepat anak-anak lainnya. Apalagi ada orang tua yang sampai memaksa dan memberi les ke anak. Padahal menurut saya, anak itu tidak perlu terlalu dipaksa untuk mempelajari sesuatu. Alhasil alih-alih menjadi mahir, malah bisa saja menjadi bumerang bagi mereka, membuat mereka tidak menyukai bahkan membenci matematika. Yang perlu dilakukan adalah memberikan mereka pemahaman seberapa penting matematika di kehidupan, ketika mereka merasa itu adalah sesuatu yang bermakna, maka biasanya akan timbul kesadaran untuk belajar.

    BalasHapus
  2. Nama: Nur Annisha Puspita Sari
    NPM: 2286206095
    Kelas: 5D

    Yang sering pula terjadi di sekitar saya adalah orang tua sering kali keras dalam membantu anaknya belajar terutama dalam pelajaran matematika, tak jarang orang tua akan meninggikan suaranya. Saya pikir hal tersebut dapat menanamkan ketakutan tersendiri di dalam diri anak sehingga mereka menjadi semakin sulit untuk memahaminya. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, masyarakat, dan guru menjadi sangat penting dalam upaya mengatasi fobia matematika ini. Menyediakan suasana yang nyaman serta pembelajaran yang menyenangkan dan tak lupa untuk mengubah pola pikir adalah salah satu solusinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: bibiana tuto
      NPM: 2286206125

      saya sangat stuju dengan pendapat annisa karena waktu belaajar paling banyak itu di rumah bukan di sekolah. orangtua sangat berperan penting dalam mengajari anak bukan hanya berteriak atau memarahi anak untuk belajar belajar dan belajar. mungkin anak susah memahami saat belajar di sekolah. nah saat di rumah orangtua atau saudara berperan untuk mengajari atau bertaya materi apa yang dipelajari hari ini lalu bersama anak untuk belajar bersama-sama. ciptakan suasana yang mendukukung perkembangan pengetahuan anak

      Hapus
  3. Nama : Astri Putri Handayani
    NPM : 2286206025
    Kelas : 5B
    Fobia matematika merupakan penyakit psikologis bisa berupa kecemasan yang berlebihan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan matematika karena ketidakmampuan siswa dalam mencerna pelajaran matematika yang diajarkan oleh gurunya. Faktor utama penyebab fobia matematika bukanlah karena bodoh ataupun malas, akan tetapi lebih mengarah kepada kecemasan dan ketakutan yang timbul. Penyebab fobia matematika yaitu orang tua atau guru menugaskan kepada anak sesuatu yang terlalu sulit atau yang harus diselesaikan dalam jangka waktu terlalu pendek, hasil anak dinilai negatif kemudian anak makin takut berbuat sesuatu, dan anak akhirnya mengambil alih ucapan-ucapan orang tua dan mulai menganggap diri juga bodoh, malas, dan tanpa semangat. (1 lanjut)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: Nur Annisha Puspita Sari
      NPM: 2286206095
      Kelas: 5D

      Saya setuju dengan pernyataan anda mengenai penyebab fobia matematika bukanlah karena bodoh atau malas karena berkaitan dengan psikologis yang bisa saja penyebabnya merupakan bagian dari trauma. Jika ada yang memiliki pandangan bahwa fobia matematika karena anak itu bodoh mungkin saja orang tersebut tidak paham akan sisi psikologis manusia dan ini tidak boleh dibiarkan karena akan menciptakan label yang malah membuat anak mempercayai bahwa dirinya memang bodoh hanya karena fobia pada matematika. Orang-orang sekitar terkadang memang tidak menyadari bahwa merekalah yang membuat fobia itu terjadi, dan saya setuju pada pandapat guru menugaskan kepada anak sesuatu yang sulit dan harus terselesaikan dalam jangka wakt yang relatif singkat. Ini merupakan penekanan pada anak yang menurut saya meningkatkan rasa stres pada anak dan tentunya akan membuat mereka sebisa mungkin menghindari hal-hal yang berkaitan dengan matematika.

      Hapus
  4. Nama : Astri Putri Handayani
    NPM : 2286206025
    Kelas : 5B
    Cara mencegah dan mengatasi fobia matematika
    1. Guru yang kompeten
    Guru merupakan ujung tombak dari pembelajaran di kelas. Ada pendapat yang mengatakan bahwa tidak ada siswa bodoh di dalam sutu kelas, yang ada hanyalah siswa tersebut belum menemukan guru yang tepat. Banyak ditemukan kekeliruan siswa dalam merancang serta menemukan konsep matemarika, oleh karena itu tugas guru sebagai fasilitator dan negosiator meluruskan kekeliruan tersebut. Tanpa ada tujuan untuk menyalahkan hasil proses berpikir siswa. Disamping itu, hindari anggapan bahwa matematika hanya berkiatan dengan rumus atau angka-angka. Diperlukan suatu pembelajaran yang mangarah terkait contoh nyata matematika didalam kehidupan sehari-hari agar siswa semakin termotivasi dalam belajar. (2 lanjutan)

    BalasHapus
  5. Nama : Astri Putri Handayani
    NPM : 2286206025
    Kelas : 5B
    2. Motivasi belajar
    Jika siswa tidak mampu memecahkan suatu permasalahan matematika karena bosan. Maka dapat dikatakan bahwa siswa tersebut mengalami kekurangan motivasi. Jika siswa mengalami tantangan dalam memecahkan atau menyelesaikan soal matematika, tetapi dia terus berjuang dan mengatasi rintangan, maka dia punya motivasi besar. Motivasi belajar melibatkan 3 pihak yaitu anak-anak, orang tua dan guru. adanya satu pemahaman serta kesediaan yang baik dari ketiga pihak agar menemukan jalan dari persoalan yang ada. (3 lanjutan)

    BalasHapus
  6. Nama : Astri Putri Handayani
    NPM : 2286206025
    Kelas : 5B
    3. Langkah mengatasi fobia matematika
    Untuk mengatasi rasa cemas dan takut terhadap matematika yang harus dilakukan yaitu : 1) menanamkan sikap positif. 2) Ajukan pertanyaan, praktek atau latihan soal secara teratur terutama bila sedang mengalami kesulitan pada konsep tertentu. Maka akan mengalami peningkatakan tentang pemahaman konsep matematika. 3) Ketika sama sekali tidak memahami matematika. Hal yang bisa dilakukan adalah les atau belajar kelompok dengan teman atau orang yang benar benar memahami matematika. 4) Jangan hanya membaca catatan- catatan untuk memahami konsep matematika. Memahami konsep matematika membutuhkan latihan rutin dan pastikan dapat jujur akan apa yang dipahami dan dilakukan. (4)

    BalasHapus
  7. Nama: Bibiana tuto
    Kelas: 5D PGSD
    NPM: 2286206125

    seperti yang ditulis pada artikel ini bahwa dampak fobia matematika salah satunya menghindari matematika karena merasa kurang mampu sehingga merasa cemas dan menghindar setiap ada pelajaran matematika. ini banyak sekali terjadi pada setiap orang bahkan saya sendiri. ketika SMA saya memilih jurusan bahasa karena tidak mau bertemu dengan matematika dan teryata masih bertemu matematika meskipun tidak sebanyak jurusan ipa. meskipun kita menghindari matematika setidaknya kita harus tetap belajar matematika karena banyak sekali penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: Aulia Zalzabila
      Kelas:5D
      Npm:2286206111
      Benar sekali. Meskipun kita membenci matematika, kita akan tetap menggunakan matematika untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, sebaiknya apabila kita susah memahami, kita terus belajar dan berlatih bukan malah menghindarr. Karena matematika merupakan pendidikan yang penting baik di kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja nanti.

      Hapus
  8. apapun yang terjadi jangan menghindari matematika, karena kamu pasti akan tetap bertemu matematika di manapun kamu berada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Auda Ratu Araiganie
      Kelas : 5D
      NPM :2286206110
      benar sekali saya setuju, kita tidak bisa menghindarinya. dikeseharian kita tentu banyak contohnya saja, saat menghitung pengeluaran bulan. menghindari matematika hanya akan membuat kita kesulitan

      Hapus
  9. Nama : Zulaikha Abelia Putri
    Kelas : 5D

    Saya pribadi pun sering ada kalanya takut untuk belajar matematika tapi menurut saya pelajaran ini tidak bisa dihindarin karena kita hidup secara tidak langsung juga menggunakan matematika sebagai dasarnya. Jadi bagi saya disini peran orang tua dirumah sangat penting karena anak disekolah pun juga terkadang sering tidak memahami tentang materi yang disampaikan karena sudah mempunyai pikiran takut dan tidak bisa, jadi orang tua dirumahlah yang kembali mengajarkan ke anak dengan pelan agar anak tidak merasa takut akan pembelajaran matematika kedepan nya

    BalasHapus
  10. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Fobia matematika seringkali terjadi dari pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan. Mungkin ada guru yang terlalu menekan atau guru yang terlalu galak, kesulitan memahami konsep dasar, atau bahkan perbandingan yang tidak adil dengan teman sebaya. Mengenali penyebab masalah ini merupakan langkah pertama yang krusial. Dengan memahami penyebabnya, kita dapat mencari solusi yang tepat.

    BalasHapus
  11. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Seperti ada pepatah mengatakan, "practice makes perfect." Semakin sering kita berlatih, semakin mahir kita dalam matematika. Jadi kita bisa membuat jadwal belajar yang teratur dan mengerjakan soal-soal latihan secara rutin. Jangan takut untuk membuat kesalahan, karena dari kesalahan kita bisa belajar.

    BalasHapus
  12. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Menghubungkan matematik dengan kehidupan sehari-hari bisa membantu mengatasi fobia matematika. Matematika tidak hanya ada di buku pelajaran, tetapi juga ada di sekitar kita. Cobalah menghubungkan konsep matematika dengan situasi nyata. Misalnya, menghitung uang belanja, mengukur bahan masakan, atau menghitung waktu tempuh. Dengan cara ini, matematika akan terasa lebih relevan dan menarik.

    BalasHapus
  13. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Kita harus mengubah mindset bahwa "Matematika itu sulit" merupakan mitos yang seringkali tertanam dalam pikiran kita. Padahal, matematika adalah bahasa universal yang ada di sekitar kita. Mengubah mindset menjadi lebih positif, seperti "Matematika itu menarik dan bisa dipelajari," sangat penting. Ingat, semua orang bisa belajar matematika, hanya dengan cara yang berbeda-beda.

    BalasHapus
  14. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Jika ingin mengatasi fobia matematika, kita jangan terburu-buru ingin langsung memahami konsep yang sulit. Kita dapat memulai dari dasar serta kuasai satu persatu. Gunakan sumber belajar yang beragam, seperti buku teks, video tutorial, atau aplikasi belajar online. Dengan belajar secara bertahap, kepercayaan diri akan meningkat dan rasa takut akan berkurang.

    BalasHapus
  15. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Jika merasa kesulitan belajar sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan. Tutor atau kelas belajar dapat memberikan penjelasan yang lebih detail dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Belajar bersama orang lain juga dapat memotivasi dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

    BalasHapus
  16. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membantu siswa mengatasi fobia matematika. Jangan ragu untuk bertanya jika ada materi yang belum dipahami. Guru yang baik akan dengan senang hati membantu dan memberikan penjelasan yang lebih mudah dimengerti.

    BalasHapus
  17. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Mengatasi fobia matematika membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan terlalu keras pada diri sendiri jika belum bisa langsung menguasai semua materi. Tetaplah berlatih dan jangan menyerah. Percayalah, dengan usaha yang konsisten, kita pasti bisa mengatasi fobia matematika.

    BalasHapus
  18. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Fobia matematika ini juga bisa saja terjadi karena adanya tekanan dari orang tua, guru, atau teman sebaya yang terlalu tinggi, untuk bisa mahir dalam matematika dapat memicu kecemasan dan rasa takut siswa meningkat, hingga terjadinya fobia terhadap matematika.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: Nur Annisha Puspita Sari
      NPM: 2286206095
      Kelas: 5D

      Menurut saya dalam hal ini, baik guru dan orang tua yang sudah hidup lebih lama bisa dengan bijak mengajarkan bahwa tak semua orang memiliki kecepatan belajar yang sama. Terutama orang tua, daripada membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain ada baiknya, memberikan motivasi terhadap anak bahwa jika berlatih secara konsisten pasti akan bisa sehingga anak memiliki sikap optimis dalam belajar. Jadi, mereka tidak perlu merasa cemas ketika tidak memiliki kecepatan belajar yang sama dengan teman-temannya tetapi tetap tekun belajar serta aktif bertanya pada guru jika belum paham.

      Hapus
  19. Nama : Cicilia Gianina
    Kelas : 5C PGSD
    NPM : 2286206063

    Pada beberapa orang ada yang cenderung mudah cemas atau memiliki kecemasan umum, seringkali mengalami kesulitan dalam situasi yang melibatkan tekanan, seperti ujian matematika. Ujian matematika selalu membuat kebanyakan orang takut atau cemas, baik anak kecil maupun orang dewasa.

    BalasHapus
  20. Nama : Maria Novita Isa
    Kelas : 5A PGSD

    Mengatasi fobia terhadap matematika , pemahaman dan cara mengatasinya.fobia terhadap matematika tentunya serinh di sebut sebagai " math anxiety " adalah fenomena yang cukup umum terjadi di kalangan siswa di berbagai jenis pendidikan ,fobia ini sangat berpengaruh terhadap kinerja akademis dan menyebabkan seseorang menghindari pembelajaran matematika.

    BalasHapus
  21. Nama : Maria Novita Isa
    Kelas : 5A PGSD

    Ada beberapa penyebab terhadap fobia yaitu; pengalaman negatif di masa lalu,metode pembelajaran yang tidak efektif, tekanan sosial dan harapan tinggi, kurangnya pemahaman konseptual, stereotip gender dan faktor genetik.

    BalasHapus
  22. Nama : Maria Novita Isa
    Kelas : 5A PGSD

    Kemudian dampak fobia terhadap matematika yang berdampak pada prestasi akademis ,tetapi ini juga dapat mempengaruhi aspek lain yaitu; penurunan prestasi akademis, penghindaran matematika,dampak psikologis, hambatan dalam perkembangan keterampilan berfikir .

    BalasHapus
  23. Nama : Maria Novita Isa
    Kelas : 5A PGSD

    Ada beberapa cara mengatasi fobia terhadap matematika menggunakan beberapa pendekatan yang holistik dan inklusif yaitu; ubah mindset, membangun pemahaman dasar yang kuat, menerapkan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, mengurangi tekanan dan meningkatkan dukungan emosional,Mengubah prespektif terhadap matematika , mengajarkan teknik relaksasi dan manajemen stress, mendorong kolaborasi, mengatasi stereotip gender , memberikan umpan balik, pelibatan orang tua dalam Pembalajaran. tentunya dengan cara ini mampu mengatasi fobia terhadap matematika.

    BalasHapus
  24. Nama : Maria Novita Isa
    Kelas : 5A PGSD

    Fobia matematika merupakan suatu masalah yang dapat di atasi dengan berbagai cara dan dukungan yang tepat, sehingga tidak mempengaruhi kinerja akademis dan kemampuan atau peningkatan Pembalajaran matematika meningkat kembali.

    BalasHapus
  25. Nama:Oktavia pega wete
    Kelas:5B
    Npm: 2286206019
    Fobia terhadap matematika seringkali muncul karena pengalaman buruk di masa lalu. Sebagai guru, saya percaya penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan menyenangkan, agar siswa merasa lebih nyaman dengan matematika,Fobia terhadap matematika biasanya berakar dari ketidakpercayaan diri dalam menghadapi masalah matematika. Jadi menurut saya dengan solusi pendekatan yang lebih berbasis pemahaman daripada menghafal rumus bisa membantu mengatasi rasa takut siswa

    BalasHapus
  26. Nama:Oktavia pega wete
    Kelas: 5B
    Npm:2286206019

    menurut saya upaya untuk mengatasi fobia matematika, penting untuk mengubah mindset siswa. Dengan mengajarkan bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar, kita bisa membantu siswa mengurangi kecemasan mereka terhadap matematika.dan Untuk mengatasi fobia terhadap matematika siswa perlu diberi kesempatan untuk memahami materi secara visual atau melalui pengalaman langsung, seperti menggunakan alat bantu atau permainan untuk memperjelas konsep matematika

    BalasHapus
  27. Nama : Maria Clarita Helmon
    kelas : V A
    Npm : 2286206005

    fobia adalah ketakutan yang berlebihan pada seseorang terhadap sesuatu yang di hadapi salah satunya fobia terhadap matematika, seperti pembahasan pada artikel di atas.
    Pada dasarnya yang bisa melawan Fobia terhadap matematika adalah dari dalam diri sendiri yaitu mengubah pola pikir. Jika pada diri sendiri selalu takut dan tidak ingin mencoba maka akan selalu tidak bisa.

    BalasHapus
  28. Nama : Maria Clarita Helmon
    Kelas : V A
    Npm : 2286206005

    Bagaimanapun cara atau usaha untuk menghindar dari matematika tanpa di sadari, dalam kehidupan sehari-hari matematika selalu di gunakan hampir di setiap aktifitas yang kita lakukan.
    Jadi matematika tidak hanya ditemukan di buku paket yang ada disekolah melainkan dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  29. Nama : Maria Clarita Helmon
    Kelas : V A
    Npm : 2286206005

    Peserta didik yang memiliki fobia terhadap matematika, guru bisa memberikan penjelasan bahwa matematika penting untuk di ketahui karena selalu digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
    Dan menggunakan metode pembelajaran yang membuat siswa semangat, senang, dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, seperti game matematika, mengaitkan materi pembelajaran matematika dalam kehidupan sehri-hari sehingga peseta didik tidak mudah merasa bosan.

    BalasHapus
  30. Nama : Maria Clarita Helmon
    Kelas : V A
    Npm : 2286206005

    jujur saja, saya adalah salah satu orang yang takut terhadap matematika apalagi pada saat menjelang ujian. Dan hal yang saya lakukan untuk melawan rasa takut tersebut adalah dengan memberi semangat pada diri saya dan tetap berusaha untuk mencoba memahami materi matematika yang saya pelajari. walau kadang kala setelah saya mencoba saya tetap belum terlalu paham. saya tetap menyakinkan diri saya sendiri, bahwa bagaimanapun hasilnya ketika selesai ujian nanti, saya sudah berusaha dengan melawan rasa takut saya.

    BalasHapus
  31. Nama: Rinda Puspitasari
    Npm: 2286206014
    Kelas: 5A

    Menurut saya kenapa peserta didik banyak yang fobia terhadap matematika, karna tekanan dari guru dan cara ajar kan materi ke peserta didik terlalu monoton sehingga peserta didik merasa takut untuk menyelesaikan masalah yang di berikan oleh guru

    BalasHapus
  32. Nama: Rinda Puspitasari
    Npm: 2286206014
    Kelas: 5A

    Mengatasi peserta didik yang fobia terhadap matematika dengan cara mengubah gaya belajar agar peserta didik lebih senang terhadap matematika dan memberikan apresiasi kepada peserta didik dengan kata-kata yang membuat peserta didik bangga atas pencapaian yang ia lakukan

    BalasHapus
  33. Nama: Rinda Puspitasari
    Npm: 2286206014
    Kelas: 5A

    Banyak sekali peserta didik mengganggap bahawa matematika ini sangat sulit karna banyak menggunakan rumus sehingga peserta didik kadang suka lupa karna terlalu banyak rumus, dan tidak memahami konsep yang guru berikan

    BalasHapus
  34. Nama: Rinda Puspitasari
    Npm: 2286206014
    Kelas: 5A

    Ruang interaksi antara guru dan peserta didik sangat terbatas, sehingga banyak terjadinya peserta didik yang belum memahami materi pada pertemuan hari itu, sudah di lanjut dengan materi selanjutkan, dan bisa juga karna peserta didik malu bertanya karna takut di ejek sama teman kelas jika ia belum paham

    BalasHapus
  35. Nama: Rinda Puspitasari
    Npm: 2286206014
    Kelas: 5A

    Dari pengalaman pribadi saya, saya sangat fobia sekali pada pelajaran matematika apa lagi di saat ujian pasti merasa diri saya gak bisa mengerjakan soal ujian, tetapi saya tetap mengulang pelajaran yang telah di ajarkan oleh guru saya agar bisa menjawab soal di saat ujian berlangsung, walaupun saya msih memiliki rasa fobia

    BalasHapus
  36. Nama: Desy Sabrina
    NPM: 2286206048
    Kelas: 5B
    Dari zaman dahulu hingga sampai sekarang Matematika dianggap salah satu mata pelajaran yang sangat dihindari dan ditakuti. Pada saat ini hal utama yang harus dilakukan adalah mengubah mindset siswa tentang anggapan bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit serta menakutkan. Karena percuma menerapkan metode dan media pembelajaran yang menyenangkan jika siswa masih takut untuk sekedar belajar matematika.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Winda Tuti Dayanti
      NPM : 2286206057
      Kelas : 5C PGSD

      Saya setuju dengan pendapat anda, mengubah mindset siswa tentang anggapan bahwa Matematika adalah mata pelajaran yang sulit serta menakutkan, sangat perlu untuk diubah. Hindari pikiran-pikiran negatif yang dapat menghambat proses belajar. Mitos yang sering beredar adalah bahwa matematika hanya bisa dikuasai oleh orang-orang yang berbakat secara alami.Padahal matematika lebih merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan melalui usaha latihan dan strategi yang tepat.Siapapun bisa belajar matematika dengan baik.

      Hapus
  37. Nama: Desy Sabrina
    NPM: 2286206048
    Kelas: 5B
    Lalu cara untuk merubah mindset tersebut tergantung juga pada seorang guru. Hal ini dapat dimulai dengan cara sederhana. Misalnya saja dengan sering mengajak siswa mengobrol diluar tentang matematika atau dengan cara mendekati siswa secara personal untuk menanyakan dan membantu mereka yang masih belum mengerti tentang materi matematika.

    BalasHapus
  38. Nama: Desy Sabrina
    NPM: 2286206048
    Kelas: 5B
    Guru harus berusaha memposisikan diri sebagai teman yang menyenangkan, bukan guru yang menakutkan. Ketika siswa sudah nyaman dengan matematika, metode dan media pembelajaran yang inovatif bisa diterapkan. Sehingga apa yang menjadi tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal.

    BalasHapus
  39. Nama : Julinorti Ungan Laing
    NPM : 2286206114
    Kelas : 5D PGSD

    Math anxiety ketika anak didik paksa untuk dapat mengerjakan matematika namun iya tidak mampu sehingga iya merasa ketakutan yang terus ada dalam pikirannya. meskipun sudah melakukan usaha tetap saja iya tidak mampu tentu, hal ini membuat fisik dan emosional perserta didik tidak stabil akibat tertekan yang dapat megakibatkan perserta didik menghindari pembelajaran. Fobia matematika bisa dialami umat dari berbagai kalangan, sebagai pendidik harus bisa memberikan pembelajaran yang dapat membuat perserta didik menyukai pembelajaran matematika.

    BalasHapus
  40. Nama : Julinorti Ungan Laing
    NPM : 2286206114
    Kelas : 5D PGSD

    Pengalaman negatif pada masa lalu, pada pembelajaran matematika anak didik memiliki pengalaman yang buruk bisa saja dilingkungannya iya pernah ditekan oleh orang terdekatnya sehingga iya merasa kecewa yang mengakibatkan iya memiliki pengalaman yang tidak baik sehingga rasa trauma itu selalu diingat. Trauma yang dialami serta, pada saat iya melihat metematika mengingat kan dia pada kekecewaan sehingga membuat dia kurang bersemangat namun, iya tetap menghadapi matematika dalam pembelajaran yang secara terpaksa iya hadapi. Dengan mengetahui keunikan yang beragam yang dihadapi siswa guru harus bisa mengajarkan anak dengan sebaik mungkin dan menyenakan untuk anak diddik supaya anak lebih nyaman dan tenang dalam berusaha dan belajar.

    BalasHapus
  41. Nama : Julinorti Ungan Laing
    NPM : 2286206114
    Kelas : 5D PGSD

    Dampak fobia terhadap matematika yaitu, penurunan prestasi akademis, penghindaran matematika, dampak pisikologis, hambatan dalam pengembangan keterampilan berpikir keritis. Dari permasalahan tersebut dapat dapat dikatakan permasalahan serius yang membutuhkan problem soving yang ampuh mengatasi hal ini. Salah satu cara adalah dengan adanya peran orang tua yang senantiasa mendukung dan memotivasi anak mulai dari rumah hal ini berpengaruh terhadap perkembangan anak. Serta, sebagai seorang pendidik harus bisa membuat metode yang tepat dalam pembelajaran yang santai namun bermakna sehingga dapat menjadikan pembelajaran berhasil.

    BalasHapus
  42. Nama : Julinorti Ungan Laing
    NPM : 2286206114
    Kelas : 5D PGSD

    Growth mindset, sebagai perserta didik haru bisa mengubah mlndset agar dapat mengembangkan diri menjadi lebih keren dari sebelumnya. Hal ini sangat lah penting karena dengan pemikiran ini akan memudahkan seseorang dalam usaha nya mempelajari matematikanya serta dengan harpan- harapan yang positif akan membuat pikiran lebih pokus untuk mencari solusi sehingga cepat mendapatkannya. Serta, akan membuat diri termotivasi semangat berusaha lebih giat dan berjuang.

    BalasHapus
  43. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Fobia matematika misalnya pengalaman negatif di masa lalu seperti dimarahi guru diajak teman atau mendapatkan nilai jelek atau pernah dipermalukan di depan kelas dapat memicu fobia matematika. Hal ini hanya akan membuat siswa memiliki penurunan motivasi belajar dan juga rasa percaya diri. Apalagi dipermalukan di depan kelas siswa menjadi merasa dirinya tidak mampu dan tidak dihargai , apalagi saat ujian pasti muncul rasa takut dan cemas yang berlebihan.

    BalasHapus
  44. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Ekspektasi tinggi dari orang lain terutama dari orang tua memang dapat berdampak negatif bagi siswa. Tekanan untuk memenuhi ekspektasi yang tinggi dapat memicu stres dan kecemasan biasanya siswa merasa terbebani dan takut gagal yang dapat mengganggu kesehatan mental mereka. Ekspektasi yang tinggi seringkali diiringi dengan hal negatif jika tidak terpenuhi hal ini hanya akan menimbulkan rasa takut yang berlebihan terhadap kegagalan yang pada akhirnya hanya akan menurunkan motivasi belajar siswa.

    BalasHapus
  45. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Fobia terhadap matematika sangatlah berpengaruh terhadap proses pendidikan siswa tidak hanya di dalam prestasi, tetapi juga mempengaruhi dari faktor internal siswa itu sendiri. Misalnya dampak psikologis rasa takut gagal, kecemasan dan pada akhirnya akan stres. Jika hal ini dibiarkan berkepanjangan siswa akan mengalami depresi. Apalagi adanya tekanan untuk memenuhi ekspektasi yang tinggi dari orang yang di lingkungan sekitar.

    BalasHapus
  46. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Menurut saya peran orang tua dalam membantu anaknya yang memiliki fobia matematika sangatlah penting. Dengan kesabaran, dukungan dan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak mengatasi fobia matematika dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi pelajaran matematika.Ingatlah bahwa setiap anak berbeda jadi penting untuk menemukan strategi yang paling efektif untuk anak itu dan jangan pernah pilih kasih atau bersikap tidak adil terhadap siswa.

    BalasHapus
  47. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa mengganti metode pengajaran adalah salah satu cara efektif untuk membantu mengatasi fobia matematika. Metode pengajaran yang tradisional seringkali berfokus pada hafalan rumus dan latihan soal yang monoton yang dapat memperburuk kecemasan matematika. Menggunakan visualisasi gambar atau alat peraga bisa membantu siswa untuk memahami konsep secara konkret. Menggunakan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif bisa membuat siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan tidak bosan, misalnya dengan menambahkan game saat proses pembelajaran.

    BalasHapus
  48. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Umpan balik yang baik dan tepat penting dalam membantu mengatasi fobia matematika. Umpan balik dapat membantu siswa merasa dihargai diterima dan membangun kepercayaan diri dalam matematika. Umpan balik yang baik bukan hanya tentang memperbaiki kesalahan tetapi juga tentang membangun hubungan yang positif dan suportif dengan siswa.

    BalasHapus
  49. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Siapapun dapat belajar matematika dengan baik asalkan memiliki motivasi usaha strategi belajar yang tepat dan lingkungan yang mendukung.Penting untuk diingat bahwa proses belajar matematika adalah sebuah perjalanan, bukan perlombaan.Nikmati prosesnya, rayakan setiap kemajuan yang dicapai dan jangan pernah berhenti belajar.Walaupun belajar Matematika membutuhkan waktu dan kesabaran yang lama, jangan mudah menyerah jika menghadapi kesulitan, teruslah berusaha dan berlatih secara konsisten.

    BalasHapus
  50. Nama : Winda Tuti Dayanti
    NPM : 2286206057
    Kelas : 5C PGSD

    Motivasi dan kepercayaan diri penting dalam keberhasilan belajar matematika jika seseorang percaya bahwa ia mampu belajar matematika, dia akan lebih termotivasi untuk berusaha dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.Sebaliknya jika seseorang merasa tidak mampu, ia akan cenderung menghindari matematika dan merasa cemas saat menghadapinya.Carilah gaya belajarmu, lingkungan belajar yang mendukung dan dukungan dari orang-orang yang baik.

    BalasHapus
  51. Nama : Teguh Wijaya Kesuma
    NPM : 2286206103
    Kelas : 5D

    Materi tentang math anxiety itu bagus dan sangat penting. Intinya, banyak orang dari siswa sampai dewasa, merasa takut dan cemas saat berhadapan dengan matematika. Ketakutan ini bukan cuma bikin nilai jelek, tapi juga bisa bikin stres, kurang percaya diri, dan bahkan menghindari hal-hal yang berhubungan dengan angka.

    BalasHapus
  52. Nama : Teguh Wijaya Kesuma
    NPM : 2286206103
    Kelas : 5D

    Meetode pengajaran yang tidak efektif memainkan peran penting dalam memicu dan memperparah fobia terhadap matematika. Ketika matematika diajarkan dengan cara yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar siswa itu dapat menciptakan pengalaman negatif yang berkontribusi pada rasa takut dan cemas terhadap mata pelajaran ini. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk menerapkan metode pengajaran yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada siswa untuk menciptakan pengalaman belajar matematika yang positif dan menyenangkan.

    BalasHapus
  53. Nama : Teguh Wijaya Kesuma
    NPM : 2286206103
    Kelas : 5D

    Math anxiety secara langsung memengaruhi performa akademik. Kecemasan saat menghadapi soal atau ujian matematika dapat mengganggu konsentrasi dan kemampuan pemecahan masalah. Akibatnya siswa yang mengalami math anxiety cenderung mendapatkan nilai yang lebih rendah dari potensi sebenarnya.

    BalasHapus
  54. Nama : Teguh Wijaya Kesuma
    NPM : 2286206103
    Kelas : 5D

    Dampak lain dari math anxiety adalah penghindaran terhadap matematika. Orang yang mengalami fobia ini cenderung menghindari pelajaran, mata kuliah, atau bahkan karir yang melibatkan matematika. Hal ini dapat membatasi peluang pendidikan dan karir mereka di masa depan.

    BalasHapus
  55. Nama:Resky Amelia
    Kelas:5D
    Npm:2286206119
    agar siswa tidak fobia terhadap matematika guru harus menerapkan model pembelajaran yang menyenangkan,seperti teka tegi pembelajaran matematika,pendekatan ini dapat membuat siswa merasa lebih menarik hingga menjadi suka dan termotivasi belajar matematika.guru juga dapat menunjukkan bahwa matematika adalah bagian kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  56. Nama: Aulia Zalzabila
    Kelas:5D
    Npm:2286206111
    Ini sangat membantu untuk mereka yang merasa takut atau cemas terhadap matematika. Salah satu hal yang paling menarik adalah penekanan bahwa fobia matematika bukan masalah yang tidak bisa diatasi. Banyak dari kita mungkin merasa kesulitan dengan matematika karena pernah mengalami kegagalan atau merasa materi yang diajarkan terlalu sulit. Tapi, artikel ini memberi pemahaman bahwa dengan pendekatan yang tepat, seperti mengubah mindset, membangun pemahama n dasar yang kuat dan seterusnya.

    BalasHapus
  57. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Setelah saya baca ini ternyata bukan hanya fobia dengan hal yang menggelikan saja tetapi ada juga yang namanya fobia dengan matematika.Fobia matematika ini sering disebut dengan " math anxiety" yaitu denomena yang cukup umum di kalangan siswa di berbagai jenjang pendidikan.

    BalasHapus
  58. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Dengan adanya fobia ini dapat mempengaruhi akademis terutama di pembelajara matematika dan menyebabkan orang menghindari pembelajaran matematika.mata kuliah matematika maupun program studi yang berhubungan denga matematika.

    BalasHapus
  59. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Fobia selain mengalami ketakutan hal ini dapat memberikan reaksi fisik dan emosional seperti kecemasan,panik bahkan bisa menghindari hal yang berhungan dengan angka dan bergitung.Fobia ini tidak hanya dimiliki oleh anak - anak saja tetapi orang dewasa pun mengalaminya,Penting sekali kita berlatih matematika sejak kecil agar tidak memiliki fobia matematika, jadi kita harus melatih diri kita dari mempelajari matematika dari yang mudah terlebih dahulu.

    BalasHapus
  60. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Banyak sekali penyebab fobia matematika salah satunya dengan adanya pengalaman negatif di masalalu.Mungkin siswa pernah mengalami gagal ujian matematika sehingga dimarahi oleh orang tuanya,mendapat kritik oleh guru di depan temannya sehingga mmembuat ia malu,diejek oleh temannya pada saat tidak bisa maju mengerjakan soal kedepan .Hal itu dapat membuat anak trauma dan menimbulkan rasa takut terhadap matematika.

    BalasHapus
  61. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Kita sebagai guru sebaiknya menggunakan metode pembelajaran asik dan tidak menegangkan.Mungkin sebagai guru bisa membuat bahan ajar yang menarik agar tidak mudah bosan.Karena banyak sekali guru matematika yang menegangkan membuat siswa diam dan berpikir( nanti disuru maju gak) siswa timvul rasa cemas pada saat matematika dan itu sudah banyak di alamai oleh peserta didik.

    BalasHapus
  62. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Perlunya kita merubah mindset yang ada dalam diri kita,ganti pikiran yang buruk tentang matematika,percayalah bahwa matematika tidak semenakutkan itu.Ingat setiap orang punya kemampuan jika ia mau berusaha.

    BalasHapus
  63. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Pentingnya kita paham konsep dasar yang kita mau pelajari lebih lanjut.Karena di matematika jika di awal belum mengerti cara mengerjakan ,belum mengerti konsep untuk membahas soal tingkat ke lebih sulit juga akan kurang paham.Jadi pahami lah apa yang di ajarkan oleh guru kita dari awal.

    BalasHapus
  64. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Kita harus membangun pemahaman dasar yang kuat.Guru harus menggunakan pendekatan kepada siswa yang lebih kreatif agar siswa mudah memahaminya.Dengan pemahaman yang kuat siswa akan merasa lebih percaya diri dan tidak mudah cemas ketika berhadapan dengan matematika.

    BalasHapus
  65. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Pentingnya jadi guru yang kreatif agar siswa tidak mudah bosan.Guru dapat menerapkan bebagai metode pembelajaran yang lebih menyenangkan,seperti belajar sambil bermain.Pendekatan yang asik bisa membuat siswa menjadi tertarik dan akhirnya suka mengikuti pelajaran matematika.

    BalasHapus
  66. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Sebagai guru baiknya tidak menekan peserta didik kita.Kita perlu memberi dukungan emosional kepada mereka agar mereka merasa di hargai dan didukung terlepas dari akademis yang mereka capai.

    BalasHapus
  67. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Perlu dilakukan diskusi kelompok pada saat pembelajaran matematika agar siswa merasa nyaman dan lebih terbuka pada saat belajar matematika.Diskusi kelompok dapat mengurangi rasa takut dan cemas.Dalam diskusi kelompok siswa juga bisa bekerja sama dalam memecahkan masalah.

    BalasHapus
  68. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Sebagai guru kita harus mengapresiasi atas hasil peserta didik kita.Mau sekecil apa pencapaian mereka baiknya sebagai guru mengapresiasi dan memberi semangat.Guru tidak boleh mematahkan semangat peserta didik dengan kata kata yang membuat mereka tidak percaya diri.

    BalasHapus
  69. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak.Mendidik anak tidaklah hanya disekolahkan saja tetapi sebagai orang tua juga harus ikut terlibat dalam mendidik atau mengajarkan anak.Mungkin orang tua bisa membantu anak mengerjakan pr dan mengulang pelajaran yang terlah di pelajari di sekolah agar anak lebih paham.

    BalasHapus
  70. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Fobia ini tentu bisa di atasi selagi kita mau berusaha.Kita perlu dukungan yang tepat,perlu merubah mindset kita,dan usaha yang konsisten.Dengan melakukan cara tersebut kita bisa menghilangkan fobia tersebut secara perlahan.

    BalasHapus
  71. Nama : Maharani Ananta Putri
    Kelas : 5A
    Npm : 2286206007

    Guru harus paham dalam membuat soal.Tidak sembarangan membuat soal.Jadilah guru yang profesional agar peserta didik kita tidak merasa tertekan.Buatlah soal sesuai tingkatannya ,agar tidak menimbulkan stres dan fobia terhadap matematika.

    BalasHapus
  72. Nama: Avita Fitriyani
    Kelas: 5 B
    2286206022

    Fobia itu sebuah ketakukan yang berlebihan terhadap sebuah objek. Dalam artikel ini membahas fobia terhadap pembelajaran matematika dan kenapa bisa terjadinya fobia terhadap matematika. Menurut pengalaman saya terjadinya fobia matematika disebapkan karena ketidak mampuan seseorang dalam mengerjakan soal-soal matematika karena kurangnya pemahaman dalam materi matematika. Kejadian tersebut membuat seseorang takut jika di hadapkan degan pelajaran matematika terutama saat di sekolah.

    BalasHapus
  73. Nama: Avita Fitriyani
    Kelas: 5 B
    2286206022
    Terjadinya fobia matematika juga bisa dari pengalaman masa lalu. Pengalaman adalah kejadian yang dulu pernah di alami dan masih membekas dalam ingatan seseorang, pengalaman yang membekas tersebut merupakan pengalaman yang buruk. Pengalaman yang bisa membuat seseorang fobia terhadap matematika. Contoh pengalaman buruk terhadap matematika yaitu di tegur guru dan dimarahi orang tua karena mendapat nilai matematika yang jelek.

    BalasHapus
  74. Nama: Avita Fitriyani
    Kelas: 5 B
    2286206022

    Metode pengajaran yang kurang tepat juga bisa menajdi penyebab fobia terhadap matematika. Metode seperti guru mengajar dengan cara ceramah tapi guru tidak melibatkan peserta didik dalam pembelajaran. Guru hanya fokus menjelaskan saja dan tidak mencari tau apakah siswa sudah paham atau belum. Setelah guru menjelaskan siswa di berikan tugas langsung padahal siswa masih belum paham.

    BalasHapus
  75. Nama: Avita Fitriyani
    Kelas: 5 B
    2286206022

    Akibat fobia matematika menjadikan prestasi akademik siswa menurun. Siswa sudah tidak memiliki semangat dan motivasi dalam belajar matematika karena takut. Siswa kesulitan setiap kali di kasih tugas dan mendapat nilai ujian yang jelek.

    BalasHapus
  76. Nama: Avita Fitriyani
    Kelas: 5 B
    2286206022

    Untuk mengatasi fobia terhadap matematika bisa dengan menanamkan pemikiran yang positif. Angaplah matematika pembelajaran yang menyenagkan sehingga kamu selalu menantinya. Asahlah kemampuan dasar matematika mu untuk mempermudah kamu dalam belajar matematika

    BalasHapus
  77. Nama: Gilang Huggin Alfirji
    NPM: 2286206126
    Kelas: 5 D

    Setelah selesai membaca artikel ini, ada beberapa faktor yang menjadi alasan bagi seorang siswa menjadi takut akan matematika yang telah saya ketahui. Namun ada 2 poin yang saya terkejut karena itu menjadi alasan siswa menjadi takut dengan matematika. 2 poin ini ialah stereotip gender dan faktor genetik.

    BalasHapus
  78. Nama: Gilang Huggin Alfirji
    NPM: 2286206126
    Kelas: 5 D

    Saya hanya merasa tidak percaya kalau stereotip gender dapat menyebabkan seseorang fobia matematika. Padahal saat ini banyak pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh perempuan dan laki-laki. Perlunya kita untuk menanamkan rasa percaya diri pada diri sendiri dan orang sekitar agar tidak terjadi seperti stereotip gender.

    BalasHapus
  79. Nama: Gilang Huggin Alfirji
    NPM: 2286206126
    Kelas: 5 D

    Saya terkejut melihat bahwa fobia matematika dipengaruhi oleh faktor genetika seseorang. "Mengapa ini bisa terjadi?" Itulah kata yang tepat saat saya membaca artikel ini. Aneh rasa saat saya berpikir bahwa fobia dapat dipengaruhi oleh genetik. Apakah orang tuanya takut juga dengan matematika atau tidak? Dan apa karena itu anaknya juga jadi takut dengan matematika?.

    BalasHapus
  80. Nama: Gilang Huggin Alfirji
    NPM: 2286206126
    Kelas: 5 D

    Memang benar keterlibatan orang tua dalam belajar sangat penting dan bukan hanya belajar tapi juga seluruh aspek kehidupan siswa tersebut. Namun yang memilukan, di Indonesia sendiri banyak orang tuanya yang kurang memperhatikan buah hatinya. Tidak adanya dukungan orang tua dalam mendidik anaknya agar tidak takut dengan matematika. Hal ini terjadi di semua kalangan masyarakat. Padahal orang tua adalah pondasi pertama anak tersebut apalagi orang tuanya sendiri takut akan matematika, kasihan anaknya.

    BalasHapus
  81. Nama: Aulia Zalzabila
    Kelas:5D
    Npm:2286206111

    Menurut saya, melibatkan orang tua dalam pembelajaran matematika adalah langkah penting untuk mengatasi fobia matematika pada siswa. Banyak anak merasa cemas atau takut ketika menghadapi pelajaran ini, dan peran orang tua sangat berpengaruh dalam mengubah perspektif mereka. Dengan keterlibatan orang tua, anak bisa merasa lebih didukung, dan ketakutannya bisa berkurang. Orang tua yang memberi perhatian lebih pada proses belajar anak, baik dengan memberi penjelasan atau sekadar mendengarkan kekhawatiran anak, bisa membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dan kondusif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: Aulia Zalzabila
      Kelas:5D
      Npm:2286206111
      Orang tua juga bisa membantu anak dengan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan di rumah. Mereka tidak perlu jadi ahli matematika, tapi bisa coba pendekatan yang lebih ringan, misalnya dengan bermain permainan yang melibatkan angka atau membantu anak mengerjakan soal secara santai. Pujian untuk usaha anak juga sangat penting, bukan hanya fokus pada hasil. Dengan begitu, anak nggak merasa tertekan dan lebih semangat untuk belajar, meski matematika kadang terasa sulit.

      Hapus
  82. Nama : Lovita Agustina
    Kelas : 5B
    NPM : 2286206037

    Setelah saya membaca artikel tersebut mengenai pobia dalam matematika, bahwa kita memerlukan pendekatan yang menyeluruh karena perasaan takut ini bisa menjadi proses penghalang dalam belajar. Selanjutnya kita sebagai guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan bebas dari tekanan. Guru dan orang tua harus menjadi pendamping yang memberikan motivasi serta membantu siswa memahami bahwa kesalahan adalah bagian alami dari proses pembelajaran.

    BalasHapus
  83. Nama : Lovita Agustina
    Kelas : 5B
    NPM : 2286206037

    Selain menciptakan rasa aman dan nyaman memahami gaya belajar individu juga sangat penting. Tidak semua siswa memproses informasi dengan cara yang sama; beberapa lebih mudah memahami konsep melalui pendekatan visual, sementara yang lain memerlukan penjelasan verbal atau pengalaman langsung.Menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan masing-masing siswa dapat membantu mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam menghadapi pelajaran matematika.

    BalasHapus
  84. Nama : Lovita Agustina
    Kelas : 5B
    NPM : 2286206037

    Menggunakan alat bantu belajar seperti permainan matematika atau aplikasi interaktif juga dapat mengurangi rasa takut terhadap matematika.Pendekatan yang menyenangkan ini membuat siswa merasa lebih terlibat dan membantu mengubah persepsi negatif terhadap matematika.Selain itu, teknik ini memungkinkan mereka untuk mempraktikkan keterampilan dengan cara yang tidak menakutkan atau membosankan.

    BalasHapus
  85. Nama : Lovita Agustina
    Kelas : 5B
    NPM : 2286206037

    Motivasi intrinsik perlu dikembangkan dengan menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Ketika siswa memahami bagaimana matematika berperan dalam aspek praktis, seperti mengelola uang atau menghitung jarak, mereka akan lebih menghargai pentingnya keterampilan ini. Membuat pelajaran matematika relevan dan menarik akan mengurangi hambatan emosional yang terkait dengan mata pelajaran tersebut.

    BalasHapus
  86. Nama : Lovita Agustina
    Kelas : 5B
    NPM : 2286206037

    Selain siswa, guru juga memegang peran kunci dalam mengatasi phobia matematika. Guru yang penuh empati dan sabar dapat menciptakan hubungan yang positif dengan siswa, membangun kepercayaan diri mereka, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Menggunakan berbagai teknik pengajaran yang inovatif dan fleksibel akan memudahkan siswa dalam memahami konsep yang diajarkan.

    BalasHapus
  87. Nama : Lovita Agustina
    Kelas : 5B
    NPM : 2286206037
    Dengan memberikan waktu untuk membantu anak mengerjakan tugas atau bermain game edukatif bersama, mereka dapat menciptakan suasana yang rileks dan menyenangkan. kombinasi lingkungan yang mendukung, metode pengajaran yang tepat, serta pola pikir yang positif, phobia terhadap matematika dapat diatasi secara efektif.Proses ini memang memerlukan waktu dan usaha, tetapi hasilnya akan sangat berharga dalam membangun generasi yang lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan yang memerlukan keterampilan berpikir logis dan analitis.

    BalasHapus
  88. Nama : Siti Nurkhaliza
    Kelas : 5D
    Npm : 2286206099

    Matematika tidak semenyeramkan itu sampai di sebut kan menjadi fobia , karena berbagai suatu banyak nya alasan yang membuat matematika menjadi mata pelajaran yang sering di hindari , tetapi kita tidak bisa menghindari antara realitas kehidupan dengan matematika.

    BalasHapus
  89. Nama : Siti Nurkhaliza
    Kelas : 5D
    Npm : 2286206099

    Matematika bisa di ajarkan sejak dini dengan menghitung secara sederhana kepada anak anak, mengenalkan konsep sederhana yang ada kaitannya dengan matematika di kehidupan sehari hari, membiasakan anak menyelesaikan masalah dengan menggunakan matematika, jadi kita bisa memberikan sebuah penjelasan mengenai kehidupan nyata dan matematika itu sangat lah berdekatan.

    BalasHapus
  90. Nama : Siti Nurkhaliza
    Kelas : 5D
    Npm : 2286206099

    Maka dari itu pengalaman belajar sejak dini bisa memberikan kontribusi saat mereka dewasa , mereka sejak dini sudah terdoktrin bahwa matematika bisa di selesaikan dengan mudah dengan rumus yang ada, ada masalah yang memang harus di hitung gunakanlah matematika.

    BalasHapus
  91. Nama : Siti Nurkhaliza
    Kelas : 5D
    Npm : 2286206099

    Dan di saat anak sedang mengerjakan atau menganalisis sesuatu yang berkaitan dengan matematika, kita beri mereka kebebasan untuk baik itu pertanyaan, pendapat atau sebuah penilaian, yang dimana disitu berpikir kritis mereka akan terasah, dan sebagai orang tua harus mendampingi juga , memberikan saran dan peringatan bahwa matematika itu pasti hasilnya jika rumus yang di gunakan dan proses yang di kerjakan sesuai dengan rumus nya tadi. Banyak banyak lah berbicara bahasa matematika dengan anak , agar anak terbiasa dan tidak kaget , atau berikan masalah yang biasa terjadi tapi solusinya ada kaitannya dengan matematika untuk memberikan kesan bahwa matematika ini mempermudah masalah juga.

    BalasHapus
  92. Nama : Siti Nurkhaliza
    Kelas : 5D
    Npm : 2286206099

    Dengan berbagai cara yang sudah sudah di atas bisa di berikan kepada anak baik orang tua maupun guru bisa sangat membantu dalam mengurangi ketakutan anak pada matematika, bisa dengan kerja sama yang baik , karena jika tidak ada penanganan maka konsekuensinya akan sangat menjadi kesulitan dimasa depan yang kian hari kian berkembang. Baik model , metode, tahapan , dll bisa di lakukan tetapi balik lagi ke anak anak nya , tidak semua anak bisa di anggap sama , semua mempunyai kepribadian yang beda , tingkat pemahaman yang beda , jadi perlu sabar karena proses itu lebih penting daripada hasil. Karena kalau baik kita sebagai orang tua dan guru jika kita membiarkan anak tersebut tidak bisa matematika dan meluluskan nya begitu saja , ia akan tetap hidup tetapi akan mempersulit mereka di masa dunia kerja.

    BalasHapus
  93. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Fobia matematika bukan sekadar ketidaksukaan pada angka. Ini adalah kecemasan yang mendalam yang dapat mengganggu kemampuan belajar dan percaya diri seseorang. Fobia ini seringkali muncul karena pengalaman negatif sebelumnya, tekanan sosial, atau miskonsepsi tentang matematika.

    BalasHapus
  94. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    menurut saya untuk mengatasi fobia matematika, pemahaman mendalam tentang akar penyebabnya sangat penting.

    BalasHapus
  95. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Salah satu langkah pertama untuk mengatasi fobia adalah mengubah mindset tentang matematika. Matematika bukan monster yang menakutkan, melainkan alat yang berguna untuk memahami dunia sekitar.

    BalasHapus
  96. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    angan ragu untuk mencari dukungan dari orang-orang terdekat, seperti teman, keluarga, atau guru. Berbagi perasaan dan pengalaman dengan orang lain dapat membantu mengurangi perasaan terisolasi dan memberikan perspektif baru.

    BalasHapus
  97. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Belajar secara bertahap jangan terburu-buru ingin langsung memahami konsep matematika yang kompleks. Mulailah dengan konsep dasar yang sederhana dan tingkatkan secara bertahap.

    BalasHapus
  98. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Gunakan berbagai sumber belajar selain buku teks, manfaatkan berbagai sumber belajar seperti video tutorial, aplikasi pembelajaran, atau kelompok belajar. Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda, jadi temukan metode yang paling cocok untuk Anda.

    BalasHapus
  99. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Praktik teratur praktik teratur adalah kunci untuk menguasai matematika. Selesaikan soal-soal latihan secara rutin dan jangan takut untuk membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian alami dari proses belajar.

    BalasHapus
  100. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Jika merasa kesulitan memahami suatu konsep, jangan ragu untuk mencari tutor atau mentor. Seorang tutor dapat memberikan penjelasan yang lebih individual dan membantu Anda mengatasi kesulitan secara spesifik.

    BalasHapus
  101. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Hubungkan matematika dengan kehidupan nyata cobalah untuk melihat bagaimana matematika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami relevansi matematika, Anda akan lebih termotivasi untuk mempelajarinya.

    BalasHapus
  102. Nama : Ester Tabita
    Kelas : 5 A
    Npm : 2286206039

    Jaga Kesehatan Mental Kesehatan mental yang baik sangat penting dalam mengatasi fobia matematika. Pastikan mendapatkan cukup tidur, makan makanan bergizi, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Jika merasa sangat tertekan, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak