Pembelajaran matematika adalah salah satu komponen yang diperlukan dan penting yang dimulai daari pendidikan dasar. Siswa matematika tidak hanya belajar menghitung atau memecahkan soal aritmatika, tetapi mereka juga belajar berpikir sistematis, logis, dan analitis. Oleh karena itu, sangat penting bagi pendidik, terutama guru di Sekolah Dasar (SD), untuk memahami pentingnya pembelajaran matematika.
1. Alasan Mengajar Matematika
Bahasa universal adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan matematika. Matematika dapat mengkomunikasikan konsep yang kompleks dengan cara yang ringkas dan mudah dipahami melalui penggunaan simbol, angka, dan notasi. Peserta didik harus dikenalkan dengan bahasa matematika ini sejak awal di sekolah dasar. Mereka harus menyadari bahwa angka dan simbol bukan sekadar tulisan di papan tulis; mereka memiliki arti dan peran dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan berhitung, seperti kemampuan dalam membaca serta menulis merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki dalam diri setiap peserta didik. Namun, keterampilan ini mencakup kemampuan peserta didik untuk menerapkan konsep matematika dalam berbagai situasi, bukan hanya menghafal rumus. Oleh karena itu, pembelajaran matematika harus dirancang sehingga peserta didik dapat memahami konsep secara menyeluruh daripada hanya mengejar nilai.
Peserta didik diajarkan untuk berpikir sistematis, analitis, dan logis dalam matematika, yang merupakan tujuan utama pembelajaran matematika. Kemampuan ini sangat penting untuk kehidupan sehari-hari, seperti menganalisis masalah dan mencari solusi yang efektif. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan eksplorasi dan eksperimen untuk menemukan ide-ide matematika mereka sendiri. Mengajarkan peserta didik untuk menghadapi masalah matematika nyata (pemecahan masalah) dan menemukan solusi baru. Membantu peserta didik menjelaskan konsep matematika mereka secara logis dan mudah dipahami baik secara lisan maupun tulisan (komunikasi). Menciptakan hubungan antara berbagai konsep matematika dan hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari (koneksi).
Pembelajaran matematika di SD memiliki fitur unik yang harus diperhatikan oleh guru. Anak-anak usia SD sedang melalui fase perkembangan kognitif yang berbeda di mana mereka dapat memahami konsep abstrak. Namun, mereka masih membutuhkan bantuan konkret untuk belajar.
- Pembelajaran kontekstual
Anak-anak di usia sekolah dasar biasanya lebih mudah memahami hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan yang dilalui peserta didik dengan kaitan sehari-hari tentunya. Oleh karena itu, pembelajaran matematika harus diupayakan dengan mengaitkan situasi yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Misalnya, permainan jual-beli sederhana dapat mengajarkan konsep penjumlahan dan pengurangan.
- Pembelajaran interaktif
Dalam pembelajaran matematika, peserta didik seharusnya berinteraksi secara aktif dengan guru mereka dan satu sama lain. Guru harus menciptakan suasana kelas yang mendukung kolaborasi dan diskusi, sehingga peserta didik dapat bertanya, berbagi pengetahuan, dan memberi satu sama lain masukan. Pada akhirnya, ini akan menghasilkan pembelajaran yang lebih baik bagi peserta didik.
- Penggunaan Alat Peraga dan Media
Peserta didik SD dapat lebih mudah memahami konsep matematika dengan bantuan alat peraga dan media pembelajaran yang menarik bagi mereka. Penggunaan objek nyata seperti kancing, balok, atau gambar dapat membantu peserta didik memahami konsep abstrak seperti penjumlahan, pengurangan, atau pecahan.
- Pendekatan yang Berbeda
Setiap peserta didik belajar dengan gaya dan kecepatan yang berbeda. Guru diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik dan menerapkan pendekatan yang sesuai. Misalnya, peserta didik yang memahami konsep lebih lambat mungkin memerlukan penjelasan atau latihan tambahan, dan peserta didik yang memahami konsep lebih cepat dapat diberi tantangan tambahan.
3. Masalah dan Solusi dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar
Meskipun pembelajaran matematika di sekolah dasar memiliki banyak keuntungan, tidak dapat dipungkiri bahwa para guru menghadapi sejumlah masalah, termasuk:
- Fobia Matematika
Saat belajar matematika, banyak peserta didik yang takut atau tidak percaya diri. Hal ini seringkali disebabkan oleh pengalaman buruk sebelumnya, seperti terlalu banyak tekanan untuk mendapatkan nilai bagus. Guru harus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan tidak menakutkan untuk mengatasi fobia matematika ini. Menjadikan matematika sesuatu yang menyenangkan, seperti bermain permainan, dapat membantu mengurangi ketakutan peserta didik.
- Kesenjangan pemahaman
Mungkin ada perbedaan dalam pemahaman matematika antara peserta didik karena beberapa peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda. Guru harus menggunakan metode seperti pembelajaran berbasis proyek atau kelompok untuk mengatasi hal ini.
- Kekurangan sumber daya
Keterbatasan sumber daya seperti alat peraga dan media pembelajaran menjadi masalah tersendiri di beberapa sekolah, terutama di daerah terpencil. Namun, keterbatasan ini dapat diatasi dengan kreatifitas guru dalam menggunakan alat bantu belajar yang ada di sekitar mereka.
Dalam era saat in, ada banyak peluang baru untuk belajar matematika. Teknologi seperti aplikasi pembelajaran, game edukasi, dan platform online memungkinkan pembelajaran matematika menjadi lebih menarik dan interaktif. Sebaliknya, kita juga mengalami masalah seperti:
- Ketergantungan pada teknologi: Peserta didik harus belajar bagaimana menggunakan teknologi secara efisien tanpa bergantung padanya terlalu banyak.
- Perbedaan Individu: Setiap peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda, jadi pendidik harus menyesuaikan pendekatan mereka.
- Kurikulum yang padat: Guru sering kesulitan menyediakan waktu yang cukup untuk setiap konsep matematika karena kurikulum yang padat.
Langkah pertama menuju pembelajaran matematika yang efektif
dan menyenangkan adalah memahami konsep pembelajaran matematika dan masalah
yang dihadapi guru di era digital. Sebagai calon guru, memiliki tanggung
jawab yang sangat besar untuk menentukan masa depan pendidikan di
Indonesia.
mari kita berdisikusi tentang pembelajaran matematika dan bagaimana ia dapat
diterapkan di sekolah dasar. Bagaimana pendapat Anda terkai mengajar matematika di sekolah dasar dan bagaimana agar efektif? Aspek teknologi dalam mengatasi masalah matematika? Apakah Anda memiliki peristiwa
menarik yang ingin Anda ceritakan tentang mengajar matematika? Mari kita berdisskusi untuk pendidikan bangsa Indoneis lebih baik di masa depan.
Nama: Bibiana tuto
BalasHapusKelas: 5D PGSD
NPM: 2286206125
Membuat anak-anak menyukai matematika adalah sebuah tantangan yang besar sekali. bayangkan orang yang tidak suka belajar matematika disuruh belajar. tapi era digital ini belajar matematika menjadi lebih mudah karena banyak sekali media belajar yang menyenangkan misalnya membuat game online matematika yang bisa membuat anak bermain sambil belajar.
perlu adanya pengawasan saat bermain dan belajar berlangsung karena bisa saja anak membuka situs atau aplikasi yang lain. serta anak tidak bisa sampai kecanduan karena anak harus berinteraksi dengan teman-temannya.
HapusNama: Aulia Zalzabila
HapusKelas:5D
Npm:2286206111
Betul sekali. Memaksakan pembelajaran matematika pada anak yang tidak suka justru bisa memicu stres bagi anak. Yang perlu dilakukan adalah memberikan pendekatan sesuai minat anak. Di jaman sekarang juga sudah banyak video2 pembelajaran matematika yang menarik bisa ditonton di YouTube dan sebagainya. Sekarang juga sudah banyak sekali aplikasi belajar online atau bimbel online yang menggunakan metode pembelajaran yang menarik. Hal itu bisa diberikan kepada anak.
Nama : Lovita Agustina
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206037
Menurut pendapat saya yang telah saya dimana guru harus membuat pelajaran yang menyenangkan, misalnya belajar matematika menggunakan media pembelajaran atau sambil bermain dengan menggunakan clue mana siswa tersebut harus menebak dari clue tersebut, sementara di era digitalisasi ini siswa tidak hanya belajar tetapi akan bisa melihat materi² melalui video YouTube agar siswa tersebut bisa memahami tidak hanya itu siswa juga bisa belajar melalui platform ruang guru.
Nama : Zulaikha Abelia Putri
BalasHapusKelas : 5D
Pendapat saya guru harus bisa memanfaatkan teknologi di era globalisasi ini karena anak anak lebih senang apabila pembelajaran mereka menarik dan seru apalagi untuk di pelajaran matematika yang peminatnya bisa berkurang apabila materi disampaikan dengan cara membosankan
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206063
Peran guru dalam pembelajaran matematika mengalami pergeseran. Jika sebelumnya guru lebih dominan dalam menyampaikan materi, kini guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam proses belajar. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, merangsang rasa ingin tahu siswa, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206063
Meskipun teknologi digital menawarkan banyak manfaat, penting untuk menjaga keseimbangan. Penggunaan teknologi yang berlebihan dapat menghambat perkembangan kognitif siswa, terutama pada usia dini. Oleh karena itu, perlu adanya panduan yang jelas tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika, sehingga teknologi dapat menjadi alat yang mendukung, bukan menggantikan, pembelajaran konvensional.
Nama : Cicilia Gianina
BalasHapusKelas : 5C PGSD
NPM : 2286206063
Teknologi digital memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen matematika secara virtual, sehingga mereka dapat memahami konsep matematika dengan lebih mendalam. Misalnya, dengan menggunakan software geometri dinamis, siswa dapat melihat bagaimana perubahan pada suatu bangun datar akan mempengaruhi sifat-sifatnya. Dengan adanya eksperimen matematika ini, siswa dapat lebih mudah dalam mengerti tentang pembelajaran.
Nama : Maria Novita Isa
BalasHapusKelas : 5A PGSD
Tantangan dan peluang di era digital , Pembalajaran matematika adalah salah satu komponen yang di perlukan dan penting yang di mulai dari pendidikan dasar.peserta Didik memahami matematika tidak hanya belajar menghitung namun mereka juga belajar berfikir secara logis.
Nama : Maria Novita Isa
BalasHapusKelas : 5A PGSD
Alasan guru mengajar matematika. matematika merupakan bahasa , bahasa yang universal sering di gunakan untuk menggambarkan Matematika, keterampilan dasar dalam matematika , matematika sebagai alat untuk berfikir.
Nama : Maria Novita Isa
BalasHapusKelas : 5A PGSD
Dalam pembelajaran matematika tentunya guru menggunakan beberapa metode , tentunya guru harus pandai dalam menggunakan fitur-fitur unik dalam Pembalajaran anak-anak usia SD mengalami fase perkembangan kognitif yang berbeda dimana mereka dapat memahami konsep abstrak yaitu; pembelajaran kontekstual, Pembalajaran interaktif, penggunaan alat peraga dan media dan pendekatan yang berbeda.
Nama : Maria Novita Isa
BalasHapusKelas : 5A PGSD
Masalah dan solusi dalam Pembalajaran matematika di sekolah dasar keuntungan dalam Pembalajaran matematika tentunya sangat membatu perkembangan peserta didik dimana pembelajaran yang di pengaruhi dalam kehidupan sehari-hari.dan kemudian ada masalah dalam pembelajaran seperti; fobia terhadap matematika, kesenjangan pemahaman dan kekurangan sumber budaya.
Nama : Maria Novita Isa
BalasHapusKelas : 5A PGSD
Tantangan dan peluang di era 4.0 dan society 5.0
Tentunya dalam era ini banyak penemuan untuk Pembalajaran matematika , teknologi seperti ini yang menggunakan aplikasi pembelajaran game edukasi,dan platform online dan kemudian tentukan mengalami beberapa masalah; ketergantungan terhadap teknologi, perbedaan individu,dan kurikulum yang padat.
Salah satu tantangan utama dalam pembelajaran matematika di era digital adalah memastikan bahwa penggunaan teknologi mendukung pemahaman konsep, bukan hanya memperkenalkan alat baru yang membingungkan siswa."Di era digital, pembelajaran matematika di sekolah dasar menawarkan banyak peluang dengan penggunaan aplikasi dan perangkat lunak matematika. Namun, tantangannya adalah memastikan semua siswa memiliki akses yang setara terhadap teknologi.saya khawatir ada kesenjangan dalam penggunaan teknologi antara sekolah yang memiliki akses dan yang tidak.
BalasHapusNama:Oktavia pega wete
HapusKelas: 5B
Npm:2286206019
Teknologi dapat membantu dalam memvisualisasikan konsep matematika yang sulit dipahami oleh siswa, tetapi penggunaan teknologi harus tetap diimbangi dengan pengajaran yang berbasis pada pemahaman konsep, bukan sekadar ketergantungan pada alat.dan menurut saya Keberhasilan pembelajaran matematika di era digital tergantung pada cara guru mengelola kelas dan menggunakan teknologi. Guru harus mampu merancang pembelajaran yang memperkaya pengalaman belajar siswa, bukan hanya menggunakan teknologi sebagai alat bantu semata
Nama: Rinda Puspitasari
BalasHapusNpm: 2286206014
Kelsa: 5A
Mengapa peserta didik harus di ajarkan matematika sejak awal sekolah dasar? Karna ada beberapa prinsip seperti;
1. Matematika itu bahasa universal karna angka dan simbol bukan hanya sekedar tulisan yang bisa di contoh saja, tetapi memiliki peran penting di kehidupan sehari²
2. Kemampuan berhitung ini adalah dasar dari matematika maka peserta didik harus bisa dan paham cara berhitung yang benar
3. Berfikir sistematis yang bertujuan agar peserta didik bisa menganalisis masalah dan mencari solusi yang efektif
Nama: Rinda Puspitasari
BalasHapusNpm: 2286206014
Kelas: 5A
Pembelajaran matematika saya lebih setuju pada pembelajaran kontekstual karna guru mengangkut paut nya materi pelajaran dalam kehidupan sehari-hari maka dari itu peserta didik lebih mudah mengingat materi yang di ajarkan oleh guru
Nama: Rinda Puspitasari
HapusNpm: 2286206014
Kelas: 5A
Dan penggunakan alat peraga atau media juga lebih memudahkan peserta didik paham dan mudah di ingat karna mempraktikannya secara langsung bukan materi saja yang di peroleh pada peserta didik tetapi ia juga mendapatkan teriori yang di berikan oleh guru
Nama: Rinda Puspitasari
BalasHapusNpm: 2286206014
Kelas: 5A
bener sekali masalah peserta didik adalah fobia terhadap matematika, biasa nya peserta didik mengalami pengalaman buruk atau terlalu banyak tekanan yang guru berikan bahkan ada beberapa guru yang monoton di saat mengajar, maka peserta didik fobia terhadap matematika
Nama: Rinda Puspitasari
BalasHapusNpm: 2286206014
Kelas: 5A
Menurut saya untuk membangun peserta didik eksaited pada matematika dengan cara mengapresiasi peserta didik karna telah mengikuti pembelajaran, memuji dengan kata-kata yang membuat peserta didik bangga pada diri nya, mengsangkut paut kan kegiatan sehari-hari dalam materi, menggunakan alat bantu visual, berlatih soal secara konsisten
Nama : Lovita Agustina
BalasHapusKelas : 5B
Npm : 2286206037
Tantangan belajar matematika di era digital ini adalah guru dapat memastikan kegunaan teknologi dapat mendukung konsep matematika dan memahami bahwa matematika tidak sesulit yang mereka bayangkan.misalnya guru dapat menggunakan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran matematika seperti guru membuat konten tiktok yang dimana konten itu menjelaskan mengenai rumus,ataupun soal matematika.di era digital ini gen -Z banyak yang lebih memilih menghabiskan waktu di tiktok dari pada belajar mengenai konsep matematika
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM : 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Menurut saya, pembelajaran matematika di era digital banyak sekali keuntungannya mulai dari dalam proses pembelajaran, dibantu teknologi seperti menampilkan PPT, bermain game digital yang bisa membantu pembelajaran untuk lebih menarik dan supaya peserta didik tidak bosan.Untuk pembelajaran kontekstual itu sangat baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran karena pembelajaran ini menghubungkan ke kehidupan nyata sehingga siswa menjadi lebih paham.Untuk untuk pembelajaran interaktif itu benar benar sangat sekali dibutuhkan karena peserta didik harus aktif dalam pembelajaran supaya menjadi lebih paham dan tidak hanya belajar melihat guru setelah itu ilmu yang disampaikan tidak dipahami.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM : 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Menurut saya, di era digital ini sangat membantu dalam proses pembelajaran untuk media pembelajaran. guru tidak hanya menggunakan buku tetapi bisa juga menggunakan proyektor seperti membuat PPT (PowerPoint) atau menampilkan video pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran yang disampaikan dan bisa membuat suatu proses pembelajaran seperti game based learning, yakni pembelajaran berbasis game yang bisa membuat peserta didik untuk lebih aktif lagi dalam pembelajaran dan tidak bosan dalam pembelajaran. dan juga pembelajaran ini dikaitkan dengan kehidupan nyata yang berkaitan dengan pembelajaran kontekstual sehingga peserta didik lebih mudah paham dalam pembelajaran tersebut.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM : 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Seperti yang disebutkan dalam artikel ini dalam masalah pembelajaran matematika itu ada yang pertama, fobia matematika di mana peserta didik tidak suka dengan matematika atau malah Mereka takut dalam pembelajaran matematika karena pernah mengalami suatu kegagalan yang membuat mereka tidak suka sekali dengan matematika seperti contohnya mereka pernah mendapat nilai yang tidak bagus dan guru malah menyalahkan mereka atau atau malah guru pernah mengejek siswa yang gabung tersebut di depan seluruh murid yang ada di kelas. Yang kedua ada kesenjangan pemahaman di mana setiap peserta didik itu memiliki pemahaman yang berbeda-beda ada yang pemahamannya cepat dalam menangkap ilmu yang disampaikan ada yang lambat atau juga ada yang sedang diartikan ini solusinya bisa menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek dimana semua siswa bekerja dalam dalam tugas yang diberikan oleh guru. Dan yang terakhir ada kekurangan sumber daya di mana setiap sekolah itu ada sumber daya yang lengkap ada sumber daya yang kurang sekali terutama di daerah terpencil yang teknologinya lambat untuk masuk ke daerah terpencil tersebut hal ini menjadi tantangan oleh guru dalam mengajar atau proses pembelajaran Karena guru menurut saya perlu ekstra sekali dalam pembelajaran dan bagaimana seorang guru menciptakan suasana kelas yang tidak bosan atau monoton.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM : 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Di era digital teknologi yang maju pada zaman sekarang banyak sekali pembelajaran baru yang bisa kita coba untuk belajar supaya lebih menarik dan lebih rajin lagi. Tetapi jangan pula kita ketergantungan terhadap teknologi karena banyak sekali dampak negatif dan positifnya dalam teknologi tersebut. kita harus bijak dalam menggunakan teknologi dan harus efektif serta efisien dalam penggunaan teknologi tersebut.jangan pula kita selalu bergantung terhadap teknologi yang semakin maju ini tanpa kita tahu atau sadar bahwa teknologi yang maju inilah yang mengatur kita bukan kita yang mengatur teknologi dengan bijak.
Nama : Winda Tuti Dayanti
BalasHapusNPM : 2286206057
Kelas : 5C PGSD
Tantangan di era digital banyak sekali terutama pada guru-guru di daerah terpencil yang belum optimal dalam menguasai teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran dalam memberikan pembelajaran yang berkualitas terhadap siswa. Guru-guru masih sulit dalam memberikan metode pembelajaran terhadap siswa. kebanyakan hanya menggunakan metode ceramah dan diskusi tanya jawab.mungkin hal ini bisa diatasi dengan guru mengikuti sosialisasi atau pelatihan tentang penggunaan digital teknologi untuk membuat proses pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran yang menarik atau bisa diganti model pembelajarannya.
nama : Maria Clarita Helmon
BalasHapuskelas : V A
Npm : 2286206005
menurut saya keterampilan dasar dalam matematika sangatlah penting dan di perlukan oleh siswa. Karena hal ini dapat membantu siswa untuk menerapkan konsep matematika dalam berbagai situasi , contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Ketika siswa diajarkan berhitung dalam pembelajaran matematika seperti penjumlahan dan pengurangan . maka pembelajaran itu akan di terapkan dalam kehidupan sehari-harinya. contohnya dalam mengelolah uang untuk berbelanja makanan atau minuman di kantin sekolah atau di warung-warung.
nama : Maria Clarita Helmon
BalasHapuskelas : V A
Npm : 2286206005
menurut saya perkembangan teknologi di zaman ini sangat membantu proses pembelajaran.
Guru menjadi lebih kreatif, membuat dan menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik minat belajar siswa terhadap pembelajaran matematika.
siswa juga lebih mudah untuk mengakses informasi tentang pembelajaran metematika. Namun, perkembangan teknologi ini juga memiliki dampak negatif jika tidak digunakan dengan baik dan tepat. Maka itu, bagi siswa/siswi perlu adanya pendampingan dari guru dan orang tua sehingga mereka dapat menggunakan dan memanfaat perkembangan teknologi zaman ini dengan tepat.
nama : Maria Clarita Helmon
BalasHapuskelas : V A
Npm : 2286206005
Dan dalam mengajar gurupun harus mampu dalam menciptakan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan sehingga daya tarik siswa dalam mengikuti pembelajaran terutama belajar metematika lebih semangat. Dengan suasana kelas yang menyenangkan bisa membantu mengatasi fobia siswa terhadapat matematika yang di anggap menakutkan.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Saya setuju, jika guru harus memahami prinsip dalam pembelajaran matematika, dengan mengetahuinya maka tidak ada pembelajaran yang terlewat. Karena menurut saya sendiri selain acuan pada rumus yang ada, seharusnya guru juga memberikan pembuktian mengapa rumusnya seperti itu dan memberikan variasi pertanyaan kalau bisa sesuai tingkatan, jangan cuma yang mudah aja. Guru sendiri harus menganggap bahwa matematika itu merupakan suatu bahasa yang bersifat universal, mau dimanapun negaranya simbol, angka dan notasi tetap sama. Sehingga penting sekali untuk mengenalkannya pada siswa.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Karena matematika tadi merupakan sebuah bahasa dengan simbol, angka dan notasi hal ini membuat matematika terasa abstrak bagi anak sekolah dasar. Sehingga masih membutuhkan sesuatu yang konkret sesuai konsep, misalnya dalam pengenalan konsep perkalian dapat membuat tempat dari botol bekas dan gambar untuk dimasukkan ke dalam botol. Kemudian guru akan mengajari jika 3×2=6 dengan mengambil 3 botol yang masing-masing berisi 2 gambar. Terus juga kita dapat membuat siswa mencoba atau membuktikannya sendiri. Hal ini membuat hal yang abstrak menjadi konkret.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Kemudian saya setuju sekali dengan pernyataan mengenai kesenjangan pemahaman karena kemampuan yang bervariasi. Selain itu ada daya tangkap materi yang berbeda pula antar individu. Menurut saya guru dapat mengkategorikan berbagai individu itu, dan membuat kelompok yang heterogen untuk mendukung kolaborasi semuanya. Sehingga anak yang lambat pahamnya selain belajar dengan guru dapat diajarkan dengan anak yang cepat paham.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
BalasHapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Karena sekarang sudah saatnya era digital untuk menarik perhatian siswa kita dapat menggunakan berbagai website atau video sebagai sumber belajar maupun media pembelajaran. Terutama dengan menggunakan platform yang dapat menyediakan permainan matematika sehingga para siswa aktif menjawab dan belajar. Namun, dibalik keuntungan yang dimiliki, dalam penggunaannya harus bijak agar tidak ketergantungan dan tentunya juga perlu mempertimbangkan gaya belajar anak yang berbeda-beda.
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Saya setuju jika pembelajaran matematika di sd penting karna disitu akan membentuk kemampuan analitis dan berpikir kritis siswa. Seperti yg di tuliskan diatas yaitu memahami matematika adalah bahasa universal. Bukan hanya belajar menghitung tapi juga siswa belajar memahami dan mengkomunikasikan konsep konsep melalui simbol, angka dan notasi.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Jadi penting untuk guru merancang pembelajaran yg tidak hanya berfokus pada penguasaan rumus tapi juga konsep nya di berbagai situasi. Dengan begitu siswa lebih memahami keterampilan dasar matematika. Jika awalnya sudah bagus, siswa akan lebih siap menghadapi di tingkat pendidikan lanjutanya.
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Pembelajaran interaktif yg juga ada kolaborasi antar siswa dn guru akan meningkatkan proses belajar mereka. Jika ada suasana kelas yang mendukung diskusi, bertukar ide, siswa tdk hnya belajar dari guru, ia bisa belajar dari teman-temannya. Dengn begitu siswa dpt juga mengembangkan keterampilan sosial mereka.
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Saya setuju sebagai pendidik harus berperan aktif dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan agar siswa mereka nyaman untuk belajar. Fobia matematika ialah masalah yg sering dihadapi siswa di sd. Rasa takut dan kurangnya rasa percaya diri terhadap pelajaran mtk bisa menjadi hambatan besar untuk mengembangkan yg di perlukan.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Dan kemampuan dan pemahaman siswa juga berbeda beda. Dengan menggunakan metode seperti kelompok atau pembelajaran berbasis proyek dapat membantu siswa belajar bersama sama. Siswa dapat berkembang sesuai dengan kemampuan yg mereka punya dan dukungan yg mereka butuhkan.
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Di era digital ini pastinya banyak peluang besar untuk meningkatkan pembelajaran melalui teknologi. Seperti aplikasi pembelajaran dan game edukasi yg akan membuat proses belajar menjadi lebih menarik. Jika memanfaatkan sumber daya yg ada pengalaman belajar siswa akan lebih variatif.
Nama : Auda Ratu Araiganie
HapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Dan saya setuju bahawa guru harus memastikan siswa belajar menggunakan teknologi secara efesien dan tidak bergantung sepenuhnya. Karena itu guru harus menyesuaikan metode pengajaran dan kebutuhan masing masing siswa. Dengan begitu siswa di pembelajaran matematika dapat di manfaat maksimal.
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Bagaimana pendapat saya terkait mengajar matematika di Sekolah dasar? Saya rasa dalam mengajar matematika sangat sulit dan tanggung jawabnya besar, karena ini tahap awal dimana siswa membangun fondasinya untuk keterampilan matematika jika salah dalam mengajarkan, ini bisa sangat fatal untuk mereka kedepannya. Jadi bisa menggunakan pendekatan benar dan pastinya menyenangkan, sehingga siswa bukan cuman terlibat kognitif nyaa tetapi mereka juga mereka nyaman berekplorasi dengan matematika.
Nama: Nur Annisha Puspita Sari
HapusNPM: 2286206095
Kelas: 5D
Saya setuju dengan beratnya tanggung jawab yang dipegang dalam mengajar di Sekolah Dasar terutam dalam pembelajaran matematika, terutama dalam menguatkan pondasi mereka terhadap konsep-konsep dasar yang ada. Karena sejatinya tiap anak berbeda dalam membutuhkan waktu untuk mengerti hingga memahaminya. Ditambah, karena pondasinya diajarkan salah dalam first Impression saya rasa akan sulit, karena yang mendapatkan perhatian paling besar adalah kesan pertama (pembelajaran pertama kali).
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Dan bagaimana agar efektif? Agar pemebelajaran matematika efektif bisa menggunakan beragam metode yg sesuai dengan siswa. Kecepatan dan cara belajar siswa pasti berbeda beda. Dan juga penggunaan alat peraga dan media yg menarik yg memudahkan siswa memahami konsep yg abstrak. Guru harus memastikan setiap siswanya mendapatkan penglaman belajar yg bermanfaat.
Nama : Auda Ratu Araiganie
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2286206110
Dan bagaimana aspek teknologi dalam mengatasi masalah matematika? Dalam mengatasinya bisa dengan menggunakan aplikasi pembelajaran, game edukasi dan macam2 platfrom online dengan pendekatan yg beragam dapat membuat prosea belajar mtk lebih menarik dan interaktif. Dengan menggunakankan itu bisa membantu mengurangi fobia matematika yg sering di alami mereka. dengan teknologi memungkinkan siswa memahami konsep yg sulit dengan adanya visualisasi dan simulasi yg jelas, dan bisa memberikan kesempatan mereka melakukannya di luar kelas, ini bisa mengatasi masalah matematika
Nama : Teguh Wijaya Kesuma
BalasHapusNPM : 2286206103
Kelas : 5D
Pada saat sekolah dasar pendidikan matematika adalah komponen yang diperlukan dan penting. Karena pembelajaran matematika bukan hanya belajar berhitung tapi juga belajar berpikir sistematis, logis, dan analitis. Itu sebabnya sebagai calon guru sekolah dasar harus memahami betapa pentingnya pendidikan matematika.
Nama : Teguh Wijaya Kesuma
BalasHapusNPM : 2286206103
Kelas : 5D
Makanya sangat penting buat anak-anak dari SD udah dikenalin sama bahasa matematika ini. Biar mereka ngerti kalau angka dan simbol itu bukan cuma coretan di papan tulis, tapi punya arti dan berguna banget di kehidupan sehari-hari. Misalnya, pas belanja, ngukur tinggi badan, atau bahkan main game.
Nama : Teguh Wijaya Kesuma
BalasHapusNPM : 2286206103
Kelas : 5D
Saya sangat setuju pembelajaran matematika di SD memang punya tantangan tersendiri. Anak-anak SD itu lagi dalam masa transisi pemahaman, dari yang konkret ke abstrak. Mereka mulai bisa mikir konsep-konsep yang nggak kelihatan, tapi tetap butuh pegangan yang nyata biar bener-bener ngerti.
Nama : Teguh Wijaya Kesuma
BalasHapusNPM : 2286206103
Kelas : 5D
Walaupun matematika itu penting banget dan punya banyak manfaat, guru SD seringkali menghadapi tantangan yang nggak mudah. Tiga masalah yang disebutkan pada materi di atas yaitu fobia matematika, kesenjangan pemahaman, dan kekurangan sumber daya memang sering jadi penghambat dalam pembelajaran matematika. Untuk mengatasi masalah-masalah ini diperlukan upaya dari berbagai pihak, mulai dari guru, sekolah, orang tua, hingga pemerintah.
Nama : Teguh Wijaya Kesuma
BalasHapusNPM : 2286206103
Kelas : 5D
Zaman sekarang belajar matematika jadi lebih asyik dan seru berkat teknologi. Aplikasi, game edukasi, dan platform online bikin pembelajaran jadi interaktif dan nggak ngebosenin. Tapi, di sisi lain, kemajuan ini juga membawa tantangan tersendiri contohnya ketergantungan pada teknologi.
Nama: Miftah Nur Hidayah
BalasHapusKelas: 5B
NPM: 2286206023
Pembelajaran matematika di sekolah dasar merupakan awal untuk membangun pondasi pemahaman konsep dan keterampilan berpikir logis siswa untuk pembelajaran matematika di jenjang yang lebih tinggi lagi. Pada anak di usia sekolah dasar ini, pembelajaran matematika tidak hanya berfokus pada operasi aritmatika dan penugasan saja tetapi dalam pembelajaran matematika dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta bagaimana cara pemecahan suatu masalah. Dengan memahami pentingnya pembelajaran matematika, diharapkan guru bisa merancang pembelajaran yang efektif sehingga siswa tidak hanya memahami konsepnya saja.
Nama: Miftah Nur Hidayah
BalasHapusKelas: 5B
NPM: 2286206023
Seperti yang dijelaskan pada artikel di atas, bahwa dalam pembelajaran matematika pasti terdapat tantangan. Salah satu yang paling sering terjadi yaitu siswa yang takut akan pembelajaran matematika ini. Rasa takut dan kurangnya kepercayaan diri siswa ini biasanya disebabkan karena pengalaman mereka yang terkesan negatif. Sekarang ini masih banyak siswa yang mendapatkan tekanan untuk mendapatkan nilai yang sempurna ataupun mereka mengalami pendekatan pembelajaran yang terlalu kaku, sehingga siswa menganggap bahwa pembelajaran matematika itu adalah pelajaran yang sulit.
Nama: Miftah Nur Hidayah
HapusKelas: 5B
NPM: 2286206023
Oleh karena itu, guru harus bisa menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan untuk siswa. Apalagi dengan adanya perkembangan teknologi pada era sekarang ini. Dengan menggunakan teknologi seperti game edukasi, platform online, ataupun aplikasi pembelajaran yang lain, guru dapat memberikan peluang yang besar untuk meningkatkan pembelajaran matematika menjadi lebih menarik. Siswa pun dapat termotivasi untuk belajar.
Nama:Resky Amelia
BalasHapusKelas:5D
Npm:2286206119
Hakikat matematika harus memiliki kemampuandalam membaca serta menulis ,berhitung karna hal itu paling mendasar yang harus siswa pahami.siswa juga tidak hanya menghapalkan rumus hingga siswa hanya dapat memahamai konsep secara menyeluruh dari pada hanya mengerjar nilai.siswa juga tau bahwa matematika sangat penting dalam kehidupan sehari-hari ,seperti menganalis masalah dan mecari solusi yang efektif.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Matematika adalah bahasa, pembelajaran matematika dapat mengkomunikasikan konsep yang kompleks dengan cara yang ringkas dan mudah dipahami oleh anak didik. Dengan penggunaan simbol, angka, dan notasi, M
mengajarkan matematika di usia sekolah dasar sangat berguna. Melalui cara seperti ini Anak- anak bisa memahami bahwa angka dan simbol bukan sekedar tulisan tulisan baik dibuku maupun dipapan tulis namun, angka dan simbol memiliki arti dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Pembelajaran matematika sangat penting diajarkan sebaik mungkin oleh pendidik pada saat usia dini, mulai dari anak usia sekolah desar. Karna, selain mengajarkan berhitung dan memecahkan soal aritmatika ternyata,
mata pelajaran ini juga akan membentuk kebiasan yang baik seperti dapat berpikir sistematis, logis, dan analitis. Selain itu, matematika juga sangat penting diajarkan seperti apa pun caranya agar anak didik di usia sekolah dasar bisa menyukai matematika dari pandangan positif anak akan membuat pembelajaran menyenangkan sehingga iya terus berusaha belajar dalam metematika.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Keterampilan dasar dalam pada materi ajar matematika. Keterampilan peserta didik untuk menerapkan konsep matematika dalam berbagai situasi bukan sekedar menghapal rumus semata. Namun, perserta didik dapat memahami konsep secara menyeluruh dari pada hanya mengejar nilai.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Metode pembelajaran di tingkat sekolah dasar, yaitu: pembelajran konseptual, pembelajran interaktif, penggunaan alat peraga dan media, pendekatan yang berbeda. Peran aktif dan kreatif guru sangatlah penting dalam hal proses ini agar menunjang keberhasilan penyampaian materi. Melalui, penerapan penggunaan uang, situasi kelas yang nyaman yang mendukung kolaborasi dan diskusi, penggunaan objek nyata, melakukan pendekatan yang sesuai kepada anak didik. Hal tersebut sangat penting diterapkan didalam kelas serta, guru juga dapat kolaborasi dengan idenya keretif nya sebaik mungkin.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Tantangan yang dialami seorang pendidik dalam proses belajar mengajar di sekolah. Adapun tantangannya seperti, kesenjangan pemahaman merupakan situasi dimana anak didik memiliki kemampuan yang berbeda serta, kurang nya sumber daya yang terdapat di daerah-daerah terpencil. Ketika guru dalam situasi ini guru dapat mengajarkan anak untuk dapat berusaha belajar dengan memberikan tantangan sesuai tingkat kemampuan anak, serta guru dapat membuat media yang kreatif agar pembelajran berlangsung menyenangkan.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Banyak peluang baru dengan teknologi seperti aplikasi pembelajran sangat membantu anak didik dalam belajar. Seorang pendidik dapat mengajarkan anak untuk dapat menggunakan teknologi dengan bijak. Agar anak dapat menggunakan teknologi dengan bijak yatu dengan mengajak anak untuk memanfaatkan teknologi untuk perkembangan diri nya, serta menjelaskan bahwa jika terlalu banyak menggunakan teknologi dengan hal yang tidak bermanfaat hal tersebut juga dapat menghambat perkembangan anak didik.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Pendidik yang berada di daerah pedalaman dengan adanya teknologi yang memudahkan guru harus bisa mengajarkan anak namun tantangan nya yaitu kurang memadai Naya akses jaringan. Namun, karena masih banyak daerah di Indonesia yang dimana akses jaringan yang kurang memadai. Seseorang Guru harus bisa memanfaatkan objek yang dilihat secara nyata untuk dijadikan media pembelajaran yang kreatif, serta tetap mengusahakan menggunakan teknologi agar perserta didik tidak ketinggalan dalam teknologi.
Nama : Julinorti Ungan Laing
BalasHapusNPM : 2286206114
Kelas : 5D PGSD
Langkah pertama menuju pembelajran yang efektif dan menyenangkan yaitu dengan adanya solusi masalah yang dihadapi guru di era digital. Sebagai calon guru menjadi tanggung jawab untuk dapat mengajar dengan sungguh-sungguh dengan kreativitas. Mengajarkan anak untuk berusaha sebisa mungkin adalah salah satu kebiasaan supaya dapat membuat anak terbiasa menghadapi tantangan situasi yang dihadapi di dunia nyata.
Nama: Gilang Huggin Alfirji
BalasHapusNPM: 2286206126
Kelas: 5 D
Menurut saya, mengajarkan matematika di sekolah dasar merupakan tantangan terbesar seorang guru. Yang paling penting, sesimpel apapun matematika guru harus memahami konsep dari ilmu itu. Tidak lucu untuk seorang guru sering salah mengajarkan matematika ke siswanya.
Nama: Gilang Huggin Alfirji
BalasHapusNPM: 2286206126
Kelas: 5 D
Pengajaran matematika dengan kontekstual adalah metode terbaik untuk mengajarkan matematika ke anak sekolah dasar. Dengan menggambarkan penggunaan matematika di kehidupan sehari-hari dan sedikit games matematika dapat menarik perhatian siswa. Dengan begitu pembelajaran tidak menjadi membosankan.
Nama: Gilang Huggin Alfirji
BalasHapusNPM: 2286206126
Kelas: 5 D
Untuk masa sekarang, penggunaan alat peraga dan media sangat dibutuhkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Dengan kemajuan teknologi banyak media interaktif yang dapat digunakan. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi ini dengan kreatif dan tepat sasaran. Penggunaan teknologi ini memudahkan guru untuk mengajarkan ke seluruh siswanya didalam kelas.
Nama: Gilang Huggin Alfirji
BalasHapusNPM: 2286206126
Kelas: 5 D
Seperti poin yang telah di sebutkan diatas, daya serap dan gaya belajar siswa sangat beragam. Inilah peran yang krusial untuk alat peraga dan media berbasis teknologi. Dengan teknologi, walaupun setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda namun dengan penggunaan teknologi yang tepat dapat memudah semua kalangan siswa memahami ilmu tersebut.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Anak anak yang duduk di sekolah dasar biasanya lebih mudah memahami matematika jika di kaitkan dalam kehidupan sehari - hari. Contoh pelajaran matematika jual beli sederhana dapat mengajarkan anak tentang penjumlahan dan pengurangan.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Di pembelajaran matematika anak tidak hanya belajar menghitung dan memecahkan soal,tetapi dalam pelajaran matematika anak juga belajar bepikir sistematis ,logis,dan analitis.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Matematika menggunakan bahasa yang universal untuk menggambarkan matematika.Matematika dapat mengkomunikasikan konsep yang kompleks dengan cara yang ringkas dan mudah di pahami melalui simbol,angka dan notasi.Anak harus di ajarkan bahasa matematika sejak ia duduk di sekolah dasar.Mereka harus menyadari bahwa angka dan simbol bukan hanya sekedar tulisan saja ,mereka memiliki arti dan peran dalam kehidupan sehari - hari.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Kemampuan berhitung,menulis,dan membaca adalah kemampuan dasar yang harus di miliki peserta didik.Namun kemampuan ini dapat mencakup kemampuan peserta didik untuk menerapkan konsep matematika.Pembelajaran matematika harus di rancang agar peserta didik dapat memahami konsep yang di ajarkan,jadi tidak hanya mengejar nilai saja tetapi mereka juga harus paham apa yang di ajarkan.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Keterbatasan alat peraga dan media pembelajaran adalah salah satu tantangan bagi guru.Apalagi di daerah sekolah terpencil yang masih belum memadai.Guru harus sekreatif mungkin membuat alat peraga dan usaha bagaimna peserta didik mudah mengerti apa yang di ajarkan.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Belajar matematika lebih mudah di pahami jika ada alat peraga dan media.Praktik dan melihat contoh secara langsung membuat peserta didik mudah mengerti dan mengingat.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Di era yang sudah maju ini guru harusnya didukung (difasilitasi) untuk menggunakan media seperti proyektor agar dapat menampilkan ppt dan video tidak lagi menggunakan buku.Hal ini juga dapat menghemat waktu guru.Jadi sebelum kita mengajar sudah siap semua apa yang mau kita ajarkan ke peserta didik tidak lagi harus menulis menulis kepapan tulis.
Nama : Maharani Ananta Putri
BalasHapusKelas : 5A
Npm : 2286206007
Sebagai guru juga harus menyiptakan suasana kelas yang sangat nyaman agar peserta didik dapat mudah memahami.Karena kelas yang misal bau tidak nyaman akan mengganggu siswa untuk berpikir.
Dari yang saya baca dan saya pahami, pembelajaran kontekstual sangat berperan dan berpengaruh. Pembelajaran kontekstual mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, tentunya anak akan lebih mudah paham. Maka dari itu, pembelajaran kontekstual merupakan metode pengajaran matematika yang menurut saya sangat efektif.
BalasHapusNama: Miftah Nur Hidayah
BalasHapusKelas: 5B
NPM: 2286206023
Teknologi saat ini memang telah membuka berbagai peluang baru untuk mempelajari matematika dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Aplikasi pembelajaran, game edukasi, dan platform online memungkinkan siswa menggunakan metode yang disesuaikan dengan gaya belajar mereka. Selain itu akses untuk menacari materi pembelajaran menjadi sangat luas.
Nama : Siti Nurkhaliza
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206099
Yang kita bisa lihat bahwa matematika bisa digunakan di kehidupan sehari-hari baik dalam menyelesaikan masalah dengan mencari solusi yang caranya bisa variatif.
Nama : Siti Nurkhaliza
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206099
Dari pembahasan yang di sampaikan bahwa matematika ini tidak lah sesulit itu jika penerapan yang di lakukan tepat , sesuai dengan materi dan lingkungan yang mendukung di tambah dengan ada alat alat peraga yang membuat pemahaman anak semakin dalam dan bayangan mereka tentang benda peraga tersebut semakin luas.
Nama : Siti Nurkhaliza
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206099
Dengan teknologi semakin berkembang ya banyak sekali permainan permainan yang berkaitan dengan matematika bahkan ada level nya, ada juga beberapa aplikasi yang bisa membantu anak atau kita yang kesulitan dalam tugas matematika jika dirumah , bisa menggunakan aplikasi yang memang ada tutor nya , ruang guru, quipper dll.
Nama : Siti Nurkhaliza
BalasHapusKelas : 5D
Npm : 2286206099
Jika anak menggunakan teknologi tetap harus di dampingi, baik dalam bermain atau mengerjakan tugas, karena dengan ada pendamping mereka bisa leluasa bertanya jadi tidak stres sendiri, pusing sendiri memikirkan jawaban yang belum sampai ke hasil. Kita juga sebagai pendamping tidak harus selalu aktif karena itu membuat mereka jadi susah eksplore, karena matematika bisa di gunakan untuk eksperimen dll.